Prediksi Piala Dunia 23 Juni 2018 : Korea Selatan vs Meksiko



KampusBola.com –

Jakarta – Korea Selatan bakal menghadapi Meksiko di Rostov Arena pada laga kedua babak penyisihan Grup F Piala Dunia 2018, Sabtu (23/6). Korea Selatan kini tengah berada dalam bahaya, sementara Meksiko cukup merasa nyaman dengan menempati posisi kedua.

Prediksi Piala Dunia 23 Juni 2018 : Korea Selatan vs Meksiko

Prediksi Piala Dunia 23 Juni 2018 : Korea Selatan vs Meksiko

Seperti diketahui bahwa Korea Selatan menelan kekalahan dengan skor 0-1 saat melawan Swedia pada laga pertama. Korsel kalah usai Swedia mendapatkan penalti yang sukses dituntaskan dengan baik oleh Andreas Granqvist. Korsel pun tak boleh kalah lagi jika masih ingin maju ke babak 16 besar.

Baca juga : Lucas Hernandez Merasa Kante Berada Dimana-mana

Tetapi, lawan mereka pada laga kedua ini terbilang sangat berat. Seperti diketahui bahwa Meksiko kini mendadak difavoritkan untuk menjadi juara grup. Sebab mereka mampu meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol tunggal Hirving Lozano saat melawan juara bertahan Jerman di laga pertama.

Meksiko sukses menundukkan Jerman berkat sebuah perencanaan yang matang dan dieksekusi dengan cermat. Bahkan Meksiko diprediksikan akan mengulangi performa yang sama untuk meraih kemenangan saat melawan Korea Selatan.

Korea Selatan pun harus waspada terhadap kecepatan yang dimiliki para pemain Meksiko, terutama striker Javier Hernandez di lini serang. Pemain yang memiliki julukan Chicharito tersebut telah memegang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Meksiko.

Chicarito kini hanya butuh satu gol untuk menggenapi torehan gol internasionalnya jadi 50. Pastinya ia tak akan membuang momen bagus untuk meraihnya saat melawan Korea Selatan.

Di sisi lain, Korea Selatan juga bertekad untuk bangkit dan berambisi untuk memenangkan laga kedua ini. Namun Korsel tak akan mudah mendapatkannya jika melihat performa Meksiko saat menaklukkan Jerman.

Bahkan catatan sejarah juga memihak pada Meksiko. Untuk diketahui bahwa Meksiko belum pernah kalah di pertandingan kedua Piala Dunia sejak Argentina 1978. Meksiko juga berhasil mengantongi kemenangan dalam semua laga kontra wakil-wakil Asia di Piala Dunia.

Prediksi Susunan Pemain :

Korea Selatan (4-3-3): Hyun-Woo; Min-Woo, Young-Gwon, Hyun-Soo, Yong; Ja-Cheol, Sung-yueng, Jae-Sung; Heung-Min, Shin-Wook, Hee-Chan.
Pelatih: Shin Tae-yong.

Meksiko (4-2-3-1): Ochoa; Gallardo, Moreno, Ayala, Salcedo; Guardado, Herrera; Lozano, Vela, Layun; Hernandez.
Pelatih: Juan Carlos Osorio.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Meksiko : 0-2

(Okto – Satupedia.com)

Prediksi Piala Dunia 23 Juni 2018 : Belgia vs Tunisia



KampusBola.com –

Jakarta – Belgia bakal menghadapi Tunisia di Spartak Stadium pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2018, Sabtu (23/6). Belgia sendiri berhasil tampil mengesankan saat menghabisi Panama dengan skor 3-0 pada laga pertama.

Prediksi Piala Dunia 23 Juni 2018 : Belgia vs Tunisia

Prediksi Piala Dunia 23 Juni 2018 : Belgia vs Tunisia

Kemenangan ini menjadi modal besar bagi Belgia untuk menatap laga kedua kontra Tunisia. Bahkan Belgia diprediksikan akan menampilkan performa seperti laga pertama yakni dengan permainan pendek dari kaki ke kaki dikombinasikan dengan umpan terobosan, serta tendangan dari luar kotak penalti.

Baca juga : Prediksi Piala Dunia 23 Juni 2018 : Korea Selatan vs Meksiko

Belgia sendiri memiliki skuat yang lebih mumpuni dibandingkan dengan Tunisia. Secara skill individu, pemain Belgia juga di atas rata-rata dibanding pemain Tunisia. Dengan demikian, Belgia pun diprediksikan bakal memenangi laga kontra Tunisia ini dengan mudah.

Sedangkan di kubu Tunisia, mereka menganggap laga ini bakal berjalan dengan sulit. Selain harus melawan Belgia yang memiliki materi pemain lebih bagus, Tunisia harus berusaha keras untuk menang demi menjaga asa lolos ke babak 16 besar.

Apabila hanya mampu meraih hasil imbang apalagi kalah, Tunisia akan sulit untuk lolos, meski di pertandingan terakhir hanya akan melawan Panama.

Perkiraan Susunan Pemain :

Belgia (3-4-2-1): Courtois; Vertonghen, Boyata, Alderweireld; Carrasco, Witsel, De Bruyne, Meunier; Hazard, Mertens; Lukaku.
Pelatih: Roberto Martinez.

Tunisia (4-1-4-1): Mustapha; Ali Maaloul, Meriah, Syam Ben Youssef, Bronn; Skhiri; Sliti, Badri, Sassi, Fakhreddine Ben Youssef; Khazri.
Pelatih: Nabil Maaloul.

Prediksi Skor Belgia vs Tunisia : 1-0

(Okto – Satupedia.com)

Pelatih Swiss Anggap Kemenangan Dramatis Atas Serbia Seperti Naik Roller Coaster



KampusBola.com –

Jakarta – Swiss sukses meraih kemenangan dramatis dengan skor tipis 2-1 atas Serbia pada laga kedua babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2018, Sabtu (23/6) dini hari WIB.

Pelatih Swiss Anggap Kemenangan Dramatis Atas Serbia Seperti Naik Roller Coaster

Sebenarnya Swiss telah tertinggal dari Serbia dengan skor 1-0 hingga babak pertama berakhir. Namun Swiss mampu bangkit dengan tekad yang luar biasa di babak kedua hingga mampu mencetak dua gol balasan melalui Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri.

Baca juga : Jadi Pahlawan, Shaqiri Ungkap Kunci Comeback Kemenangan Swiss

Pelatih Swiss, Vladimir Petkovic pun mengakui bahwa dirinya hampir putus asa terhadap keunggulan Serbia. Namun pasukannya tetap berjuang keras dan secara mengejutkan bisa bangkit untuk mendapatkan hasil positif. Petkovic pun mengibaratkan kemenangan dalam laga ini seperti permainan roller coaster.

“Mulanya saya merasa segalanya sudah habis. Namun, laga ini betul-betul menarik. Kami merasa naik-turun seperti sedang menaiki roller-coaster. Setelah tertinggal 1-0 di babak pertama, kami menemukan keseimbangan yang paling paripurna di babak kedua,” ujar Petkovic, dilansir Reuters.

“Satu hal yang saya sadari, kami perlu mengembangkan mentalitas seperti ini lagi ketika kami terjatuh. Kami harusnya bisa bereaksi seperti ini, karena begitu penting memiliki karakteristik positif seperti ini,” ungkapnya.

Setelah laga usai, Petkovic pun mengungkapkan rahasianya terkait komunikasi tim untuk skuad Swiss saat turun minum dalam kondisi tertinggal 1-0.

“Kami melakukan pembicaraan sehat, eh, mungkin lebih pantas dibilang monolog, ya, saat rehat babak pertama. Saya katakan kepada mereka bahwa kami takkan mengakhiri laga ini dengan hasil imbang,” jelasnya.

“Setelah babak pertama, tidak ada satu pun yang peracya bahwa kami mampu melakukannya. Tapi, dengan kepercayaan yang tersisa, kemenangan pun akhirnya terjadi,” pungkasnya semringah.

(Okto – Satupedia.com)

Cesc Fabregas Sebut Penampilan Ronaldo Tak Terlalu Fenomenal



KampusBola.com –

Jakarta – Cesc Fabregas tak memberikan terlalu banyak kredit terhadap kontribusi Cristiano Ronaldo untuk Portugal di Piala Dunia dan lebih memilih untuk membela Lionel Messi di tengah kesulitan Argentina di Rusia.

Cesc Fabregas Sebut Penampilan Ronaldo Tak Terlalu Fenomenal

Dalam tulisan Fabregas pada kolom BBC Sport, ia mengatakan bahwa penampilan Ronaldo sebenarnya tidak terlalu fenomenal. Meskipun sang kapten Portugal tersebut berhasil mengemas empat gol dari dua laga awal. Fabregas mengungkapkan hal tersebut karena Ronaldo hanya mencetak gol melalui bola mati, penalti atau kesalahan lawan.

Baca juga :  Persipura Jayapura Resmi Pecat Peter Butler

Fabregas pun mengklaim jika Ronaldo tak perlu bekerja terlalu keras untuk tim. Sehingga Ronaldo pun terlihat sangat menonjol di turnamen Piala Dunia kali ini.

“Sekarang ini, Cristiano Ronaldo memiliki peran sangat berbeda untuk Portugal – ia tetap di depan dan Anda tidak lagi melihatnya berlari di lapangan. “Ia salah satu nama besar di Rusia yang mencatat awal yang bagus di Piala Dunia ini, dalam hal gol, dengan torehan empat sejauh ini.

“Ya, ia main bagus, tapi jika Anda benar-benar melihat apa yang telah ia lakukan, ia mencetak satu penalti, satu tendangan bebas, satu gol dari sepak pojok dan satu lagi tembakan yang seharusnya David De Gea amankan. Anda tak dapat mengatakan ia dan Portugal telah menunjukkan kombinasi hebat atau sepakbola tiki-taka untuk mencetak gol-gol bagus.

“Anda harus memberinya kredit, namun gol-gol dia datang dari bola mati, penalti atau kesalahan.”

Pada kesempatan yang sama, Fabregas juga memberikan sanjungan kepada mantan rekan setimnya di Barcelona, Lionel Messi.

“Kisah yang sama untuk Messi lawan Kroasia, namun ini bukan kesalahan dia,” papar Fabregas. “Seperti yang saya katakan di analisis TV usai kekalahan Argentina, mereka terlihat seperti tim yang hancur.

“Jadi ini sangat sulit untuknya. Ia tidak memiliki kualitas di belakangnya, ketika ia butuh seseorang yang dapat membantunya membangun permainan.”

(Okto – Satupedia.com)

John Stones Bertekad Raih Jatah Tiket Ke Babak 16 Besar Saat Lawan Panama



KampusBola.com –

Jakarta – John Stones menyatakan bahwa Inggris saat ini tengah berambisi untuk memastikan diri lolos dari fase grup Piala Dunia 2018. Dengan demikian, maka pertandingan kedua pada akhir pekan ini harus bisa dimenangkan lagi.

John Stones Bertekad Raih Jatah Tiket Ke Babak 16 Besar Saat Lawan Panama

Seperti diketahui, Inggris telah menumbangkan Tunisia dengan skor 1-0 pada laga perdana. Sedangkan pada laga kedua, mereka akan menghadapi Panama, Minggu (24/6) malam WIB. Kemenangan akan membuat tim asuhan Gareth Southgate memiliki peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar.

Baca juga : Cesc Fabregas Sebut Penampilan Ronaldo Tak Terlalu Fenomenal

Inggris juga butuh bantuan Belgia untuk mengalahkan Tunisia dan memastikan diri lolos dari babak penyisihan grup.

“Sangat bagus jika bisa menyelesaikan kualifikasi pada akhir pekan ini–itu adalah tujuannya. Kami ingin melewati babak penyisihan grup secepat mungkin,” ujar Stones kepada Evening Standard.

“Jelas itu adalah kasus satu pertandingan pada satu waktu dan kami tidak bisa melihat telah melewatinya. Tapi, jika kami memiliki mentalitas yang tepat dan fokus semua energi kami pada Panama, kami akan menyelesaikan pekerjaan itu. Kami akan tahu hasil dari pertandingan Tunisia-Belgia sebelum kami bermain, jadi kami akan tahu apakah itu mungkin atau tidak.”

“Itu pastinya menjadi motivasi besar bagi kami jika Tunisia tidak menang. Kami datang ke sini untuk lolos ke putaran berikutnya. Jika kami bisa melakukan itu di dua ketimbang tiga pertandingan, menjadi lebih baik.”

(Okto – Satupedia.com)