Milan Pesta 5 Gol Ke Gawang Fiorentina



KampusBola.com –

Jakarta – AC Milan berhasil meraih kemenangan besar dengan skor 5-1 atas Fiorentina pada laga pamungkas Serie A Italia, Senin (21/5) dini hari WIB. Hasil ini membuat harapan Gennaro Gattuso untuk membawa AC Milan finis di peringkat keenam Serie A Italia musim ini akhirnya terkabul.

Milan Pesta 5 Gol Ke Gawang Fiorentina

Fiorentina mampu unggul lebih dulu melalui Giovani Simeone pada menit ke-20. Namun AC Milan sukses membalikkan keadaan dengan mencetak lima gol balasan.

Baca juga : Insigne Impresif, Napoli Tumbangkan Crotone 2-1

Lima gol AC Milan tercipta melalui brace Patrick Cutrone, ditambah gol-gol Hakan Calhanoglu, Nicola Kalinic dan Giacomo Bonaventura. Kemenangan ini membuat Milan menutup musim di posisi keenam atau tempat terakhir untuk lolos langsung ke Liga Europa musim depan.

Pada babak pertama, Franck Kessie mulai memberikan ancaman ke gawang Fiorentina saat ia berhasil menembus area penalti lawan di menit ketujuh. Sayangnya, Marco Sportielli melakukan penyelamatan dan sepakan Cutrone pun masih melebar setelahnya.

Empat menit kemudian, giliran Kalinic yang membuang kesempatan dengan melepaskan tembakan langsung ke arah Sportiello dari jarak 20 yards.

Tak lama kemudian, Fiorentina mulai menyerang melalui Federico Chiesa dengan memberikan umpan di belakang Ricardo Rodriguez yang kemudian disambut Simeone untuk menaklukkan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar gawang.

Keunggulan Fiorentina ternyata hanya mampu bertahan tiga menit. Sebab Calhanoglu berhasil menyamakan kedudukan dengan melepaskan tendangan bebas mendatar yang tampak mengejutkan Sportiello.

Empat menit menuju jeda, Fiorentina kembali kebobolan usai Cutrone mampu menanduk bola hasil umpan silang Calhanoglu di area penalti.

Pelatih Fiorentina, Stefano Pioli memang telah kehilangan Vitor Hugo akibat cedera di menit ke-29 dan ia melakukan pergantian dua pemain lainnya saat jeda, dengan menarik kapten German Pezzella dan kiper Sportiello, yang mendapat masalah pada kepalanya di babak pertama.

Pada babak kedua, kiper pengganti Bartlomiej Dragowski tak berdaya membendung sepakan Kalinic di mulut gawang di menit ke-49 usai menyelamatkan sundulan Cutrone di kesempatan sebelumnya.

Para pemain AC Milan semakin percaya diri dan menjauhkan skor pada sepuluh menit kemudian usai Cutrone kembali mengonversi assist Calhanoglu melalui kaki Dragowski.

Di sisa menit akhir laga, Bonaventura yang maju ke depan dan menendang bola dengan keras untuk menutup pesta gol Milan di laga pamungkas musim ini.

(Okto – Satupedia.com)

Mirabelli Pastikan Donnarruma Masih Menjadi Aset Berharga Milan



KampusBola.com –

Milan – Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma kini tengah mengalami masalah terkait masa depannya di San Siro. Direktur Olahraga AC Milan, Massimiliano Mirabelli pun menganggap bahwa cukup berlebihan jika banyak pihak yang terus menanyakan masa depan Donnarumma di San Siro.

Mirabelli Pastikan Donnarruma Masih Menjadi Aset Berharga Milan

Seperti Laporan dari Football-Italia, Donnarumma kembali dirumorkan bakal meninggalkan Milan. Apalagi AC Milan juga telah mendatangkan kiper baru Pepe Reina dari Napoli dengan status bebas transfer pada musim depan.

Baca juga : Cech Minta Arsenal Tak Ulangi Kesalahan MU Saat Memilih Pelatih Baru

Namun Mirabelli berani memastikan jika Donnarumma masih menjadi aset berharga dan pihak Milan juga akan membuat penawaran baru bagi Donnamrumma supaya tetap tinggal di San Siro.

“Tampaknya, terlalu dibesar-besarkan. Jika ada klub tertarik, akan membuat penawaran. Tetapi, kami akan melihat penawaran tersebut menarik atau tidak. Donnarumma adalah bagian dari sepakbola Italia, ia sangat berharga,” kata Mirabelli.

“Jika seorang pemain ingin meninggalkan klub, ada dual hal. Mereka harus memberitahu kami dan harus ada penawaran yang memuaskan,” tambah Mirabelli.

Mirabelli juga berharap Donnarumma masih mau memperkuat AC Milan di musim-musim mendatang. Mirabelli mengaku jika pihaknya belum menemui dirinya soal ketertarikan klub lain hingga saat ini.

“Donnarumma belum datang kepada kami untuk memberitahu jika ia ingin pergi. Kami akan bekerja untuk memperkuat tim bukan membongkarnya,” jelas Mirabelli.

(Okto – Satupedia.com)

Fans Milan Kesal Donnarumma Sering Melakukan Blunder Fatal



KampusBola.com –

Jakarta – Fans AC Milan nampak kesal dengan Gianluigi Donnarumma, sebab sang kiper sering melakukan blunder fatal seperti yang terjadi saat menhadapi Atalanta, Minggu (13/5/2018) atau Senin dini hari WIB.

Fans Milan Kesal Donnarumma Sering Melakukan Blunder Fatal

Dalam laga tersebut, Donnarumma gagal mengantisipasi tandukan dari Kessie hingga bola yang sebenarnya sudah berada di tangan harus terlepas dan menggelinding masuk ke gawangnya.

Baca juga : De Bruyne Anggap Mustahil City Bisa Raih 100 Poin Lagi

Saat AC Milan bertemu Juventus di final Copa Italia, Donnarumma juga membuat blunder fatal hingga tim asuhan Gennaro Gattuso menelan kekalahan dengan skor 0-4.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, suporter AC Milan menolak mengambil jersey Donnarumma di akhir laga AC Milan kontra Atalanta karena kesal dengan penampilan sang kiper.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa para fans AC Milan hanya mengambil kaos Bonucci, Abate, dan pesepakbola lainnya yang berada dekat sektor mereka setelah peluit akhir laga dibunyikan. Para fans Milan nampak menolak untuk mengambil baju Donnarumma dari tangannya.

Kemudian, Donnarumma pun kembali ke ruang ganti sambil memegang kausnya dan terlihat sangat kecewa.

Kondisi ini membuat Donnaruma berada di tengah-tengah badai usai melakukan banyak kesalahan. Sebelumnya, para fans AC Milan juga tidak melupakan masalah yang dibuat Donnarumma dan agennya Mino Raiola selama negosiasi kontrak musim panas lalu. Akhirnya mereka menandatangani kesepakatan senilai 6 juta euro per tahun.

(Okto – Satupedia.com)

Lakukan Blunder Fatal, Bonaventura Berikan Pembelaan Pada Donnarumma



KampusBola.com –

Jakarta – Gelandang AC Milan, Giacomo Bonaventura membela Gianluigi Donnarumma yang melakukan blunder fatal saat menjalani laga kontra Juventus di final Coppa Italia kemarin. Bonaventura menyatakan bahwa blunder itu adalah hal yang wajar.

Lakukan Blunder Fatal, Bonaventura Berikan Pembelaan Pada Donnarumma

AC Milan sendiri memang sempat merasa optimis bakal menumbangkan Juventus. Apalagi tim asuha Gennaro Gattuso tersebut juga bisa menahan serangan dari tim asuhan Massimiliano Allegri.

Baca juga : Dorong Wasit, Arda Turan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain 16 Laga

Namun pertahanan pun Milan akhirnya runtuh setelah laga berjalan sekitar satu jam. Dalam tempo sekitar 20 menit mereka pun kebobolan empat gol. Apalagi dua gol di antaranya terjadi karena blunder Donnarumma yakni gol Douglas Costa dan gol kedua Mehdi Benatia. Setelah laga usai, Donnarumma pun nampak sangat begitu sedih.

“Donnarumma membuat beberapa kesalahan, seperti yang kita semua lakukan. Saya belum pernah melihat seorang penjaga gawang yang tidak membuat satu kesalahan pun,” serunya pada Rai Sport.

Bonaventura pun meminta rekan-rekannya agar segera melupakan kekalahan itu. Sebab mereka juga telah dinanti oleh dua laga krusial di Serie A dengan menghadapi Atalanta dan Fiorentina. Dua laga tersebut harus dimenangkan oleh Milan untuk bisa meraih tiket ke Liga Europa musim depan.

“Sekarang kami memiliki dua pertandingan penting Serie A yang akan datang dan ada banyak hal yang dipertaruhkan, jadi kami harus segera menghapus malam ini dari pikiran kami,” tegasnya.

(Okto – Satupedia.com)

Juventus Juarai Coppa Italia Usai Benamkan Milan 4-0



KampusBola.com –

Jakarta – Juventus berhasil menjuarai Coppa Italia yang keempat secara beruntun usai mengalahkan AC Milan dengan skor 4-0 pada partai final yang berlangsung di Stadio Olimpico, Kamis (10/5) dini hari WIB.

Empat gol Juventus diciptakan oleh Mehdi Benatia dengan dua golya pada menit ke-56 dan 64, dua gol lainnya dicetak Douglas Costa dan bunuh diri Nikola Kalinic.

Laga final musim ini menjadi pertemuan kelima bagi kedua tim di final Coppa Italia. Juventus sendiri sudah meraih tiga kemenangan sebelumnya, yakni pada 1942, 1990, dan 2016, mereka hanya menelan satu kekalahan yakni pada 1973.

Juventus saat ini masih memiliki potensi besar untuk meraih gelar Serie A Italia pada akhir pekan ini. Mereka kini unggul enam poin atas sang rival, Napoli dengan kompetisi menyisakan dua pertandingan lagi. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu berpeluang meraih scudetto yang ketujuh secara beruntun.