Inilah Alasan Arema FC Batalkan Turnamen Mini



KampusBola.com –

Malang – Arema FC batal menggelar turnamen mini untuk mengisi masa rehat kompetisi Liga 1 2018. Batalnya rencana tersebut disebabkan ada larangan menggelar kegiatan besar selama berlangsungnya pesta olahraga Benua Asia, yaitu Asian Games 2018 yang terpusat di Jakarta, Palembang, dan sejumlah kota di Jawa Barat.

Inilah Alasan Arema FC Batalkan Turnamen Mini

Arema FC

Pelatih Arema FC, Milan Petrovic mengaku pasrah dengan keputusan tersebut. Namun, dirinya akan berkomunikasi dengan manajemen Arema FC untuk mencari solusi lain. ”Kami sudah bicara dengan manajemen untuk mencari solusi lain,” ujar Petrovic pada Senin (20/8/2018).

Keinginan kuat Petrovic menggelar turnamen mini atau sejumlah laga uji coba di masa rehat kompetisi cukup beralasan.

Saat ini Arema FC masih berkutat di papan tengah. Dengan adanya laga uji coba, skuat Arema FC diharapkan lebih siap ketika kompetisi kembali diputar pada pertengahan September nanti.

Baca juga: Bhayangkara FC Berikan Ucapan Selamat kepada Indra Kahfi

”Kami sudah menyiapkan analisa kelemahan dari 10 laga terakhir. Kami akan tunjukkan detail-detail tersebut kepada pemain untuk menjadi bahan pembelajaran,” katanya.

”Mungkin akan ada uji coba dengan beberapa tim kuat untuk memaksimalkan persiapan kami,” pungkasnya. (Siti Rahma – satupedia.com)

Setelah Libur Punggawa Arema FC Mengalami Penurunan Stamina



KampusBola.com –

Malang – Arema FC tampaknya harus berlatih lebih keras usai libur sepekan. Sebab, kondisi fisik para pemain hampir bisa dipastikan mengalami penurunan. Tanpa latihan intensif memang kondisi para pemain akan mengalami penurunan.

Keseriusan Arema Jalani 4 Laga Sisa Putaran Pertama Liga 1

Namun hal itu, sudah diantisipasi oleh tim pelatih Arema FC. Beberapa program latihan sudah disiapkan oleh tim pelatih Arema FC. Apalagi tim Singo Edan masih punya cukup waktu untuk bisa menyiapkan tim untuk mengarungi sisa kompetisi Liga 1.

“Kami sudah menyelesaikan bagian awal Liga 1. Kini kami tinggal berfikir menyiapkan untuk sisa kompetisi,” ucap Milan Petrovic, Selasa (14/8/2018).

Di sisi lain, pelatih 57 tahun itu mulai menaruh perhatian kepada para pemain yang jarang mendapat menit bermain. Milan mengakui mungkin beberapa dari mereka akan dicoba diturunkan untuk mendapat menit bermain.

“Kami ingin mencoba beberapa pemain seperti Agil, Nasir, dan beberapa nama lain. Mereka punya kemampuan dan layak dicoba,” pungkasnya. (Siti Rahma – satupedia.com)

Dejan Antonic Masih Ingin Terus Melatih Arema FC



KampusBola.com –

Malang – Satu poin yang diraih Borneo FC di kandang Arema FC (11/8/2018) melambungkan nama Dejan Antonic. Pelatih asal Serbia itu sangat cerdik dalam menyusun strategi untuk menahan Arema 2-2 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Dejan Antonic Akui Sangat Senang dengan Raih Satu Poin di Kandang Arema

Dejan Antonic

Padahal, pada hari yang sama, Arema sedang memburu kado manis untuk melengkapi perayaan ulang tahun ke-31.

Yang menarik, Dejan beberapa kali dikaitkan sebagai calon pelatih Arema pada dua musim silam. Pada laga ini, dia bisa memberi bukti layak jadi pelatih kepala di klub besar Indonesia.

Ketika disodori apakah dia berminat jika Arema menawarinya jadi pelatih, Dejan terkesan antusias.

“Tentu saya senang jika mendapat kesempatan melatih tim yang punya suporter besar. Saya juga punya hubungan baik dengan manajemen Arema. Jujur, saya juga punya banyak teman di Malang,” kata pelatih 49 tahun ini.

Sebenarnya Arema dan Dejan sudah saling berkomunikasi pada awal musim 2016. Namun, waktu itu Arema diserobot Persib Bandung yang memberikan kepastian lebih cepat.

Kini, Arema mulai condong menggunakan pelatih asing dari Eropa Timur. Sekarang yang didapuk jadi pelatih kepala adalah Milan Petrovic asal Slovenia.

Namun, prestasi Arema saat ini masih belum stabil dan tertahan di papan bawah. Milan juga mulai digoyah karena menuai tiga kali beruntun hasil imbang di kandang sendiri.

Ada peluang bagi Dejan untuk bisa merapat ke tim Singo Edan. “Manajemen Arema punya nomor ponsel saya jika ingin komunikasi. Namun, untuk saat ini saya akan tuntaskan dulu di Borneo FC Karena saya profesional dan sesuai dengan kontrak kerja,” imbuhnya.

Saat ini Dejan bisa membawa Borneo FC berada di papan tengah. Perlahan tetapi pasti, tim berjulukan Pesut Etam ini bisa bersaing hingga ke papan atas karena performa Borneo FC kini mulai membaik.

“Tim ini perlahan bisa terus naik. Sekarang ada libur Asian Games dan semoga saat kompetisi dimulai lagi bisa melewati dua laga sulit sekaligus, melawan Persija Jakarta dan Persib Bandung,” kata Dejan Antonic. (Siti Rahma – satupedia.com)

Inilah Perasaan Matias Conti Setelah Mencetak Gol ke Gawang Arema FC



KampusBola.com –

Samarinda – Butuh waktu lama bagi striker asal Argentina, Matias Conti beradaptasi dengan sepak bola Indonesia.

Matias Conti

Penyerang milik Borneo FC terbukti menjadi kunci permainan Pesut Etam saat menahan imbang Arema FC di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018) kemarin.

Tak tanggung-tanggung, penyerang bernomor punggung 9 ini memborong dua gol dan memaksa Arema FC puas dengan skor 2-2.

Berkat aksinya itu, Conti diganjar predikat Man Of The Match di laga tersebut.

Conti girang usai adaptasinya berjalan lancar bersama Pesut Etam dan langsung berkontribusi dua gol dan satu assist dari 2 laga.

“2 gol yang sangat berkesan karena itu menjadi gol saya pertama untuk Borneo FC dan karir saya di Indonesia. Kuncinya semua hanya satu yakni kerja sama semuanya,” ucap Conti, Minggu (12/8/2018).

Conti yang pernah bermain di Malaysia bersama Pahang FA sejak 2013-2016 menilai tak kesulitan beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

“Saya, Renan Alves, dan Tijani Belaid adalah pemain baru. Tapi adaptasi kita berjalan sangat baik karena dukungan dari semua tim yang ada di Borneo FC,” katanya.

Selanjutnya Liga 1 2018 akan mendapat jatah libur Asian Games.

Kendati demikian Conti enggan terlena dengan libur di tengah kompetisi. Ia berjanji akan terus meningkatkan kemampuannya.

“Jeda 1 bulan kompetisi nanti ini bisa kita manfaatkan untuk terus meningkatkan taktik dan kekompakan dalam tim,” ungkapnya. (Siti Rahma – satupedia.com)

Arema FC Bakal Kembali Terkena Sanksi dari Komdis PSSI



KampusBola.com –

Malang – Aremania memecahkan rekor jumlah penonton kandang Arema FC musim ini saat mengadapi Persija Jakarta di pekan ke-19 Liga 1 2018 pada Minggu (5/8/2018).

Arema FC Bakal Kembali Terkena Sanksi dari Komdis PSSI

Arema FC

Total 44.912 lembar tiket terjual pada laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut. Bahkan jumlah penonton yang berada di dalam stadion diprediksi melebihi angka di atas. Itu terbukti dari membludaknya penonton hingga area Sentel Ban.

”Bisa dihitung, dari jumlah tiket yang terjual, pendapatan kotor panpel untuk laga kali ini mencapai Rp1,5 miliar, namun pendapatan ini masih harus dikurangi pajak dan biaya operasional pertandingan sekitar Rp250 juta,” ujar Ketua panpel Arema, Abdul Haris, Selasa (7/8/2018).

Baca juga: PSS Sleman Akhirnya Dapat Kepastian Terkait Nasib El Loco

Membludaknya penonton hingga area Sentel Ban membuat panpel pertandingan Arema FC terancam sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Terkait hal tersebut, Haris berharap Komdis PSSI tidak menjatuhkan sanksi berat untuk Arema FC.

”Sanksi denda sudah di depan mata, tentunya kami siap menghadapinya. Namun, kami berharap sanksi yang sekecil-kecilnya, karena kami juga sudah menyiapkan penjelasan yang mungkin bisa meringankan sanksi tersebut,” pungkas pria yang juga pengurus di UPTD Stadion Kanjuruhan Malang itu. (Siti Rahma – satupedia.com)