Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris



KampusBola.com –

Jakarta – Pelatih Timnas Tunisia, Nabil Maaloul mengaku tak gentar berada satu grup bersama Inggris yakni di Grup G Piala Dunia. Justru Tunisia bakal membuat kejutan menyakitkan kepada The Three Lions.

Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris

Nabil Maaloul

Tunisia saat ini berada di peringkat 27 Ranking FIFA dan mempunyai selisih 12 peringkat dari Inggris yang berada di posisi 15. Akan tetapi, statistik tersebut bukanlah menjadi patokan bahwa Inggris bisa mengalahkan Tunisia dengan mudah, seperti yang pernah terjadi pada Piala Dunia 1998.

Baca juga : Sederet Fakta Menarik Grup D Piala Dunia 2018 Yang Dihuni Oleh Argentina

Pelatih Timnas Tunisia, Nabil Maaloul meyakini bahwa pasukannya akan mampu membuat Inggris menangis. Salah satu faktornya adalah Maaloul mengaku telah memahami karakter para pemain The Three Lions karena sering menonton pertandingan Liga Primer Inggris.

“Di atas kertas, Inggris dan Belgia adalah dua tim favorit di grup ini. Namun kami akan berusaha memenangkan pertandingan dan menunjukkan kepada publik sepakbola dunia apa yang mampu dilakukan Tunisia,” ucap Maaloul seperti dikutip Mirror.

“Saya memantau Liga Primer Inggris setiap pekan. Dan saya merasa beruntung karena bisa mengetahui setiap pemain (Timnas Inggris),” imbuh komentator di beIN Sports tersebut.

Maaloul menilai jika Belgia adalah tim terbaik di Grup G. Sebab, Timnas Belgia mempunyai banyak pemain yang tampil di Liga Primer Inggris. Jadi mereka pantas menjadi favorit, dengan posisi kedua akan diperebutkan Tunisia dan Inggris.

“Saya pikir kami mampu bersaing dengan Inggris, dan bahkan berpeluang untuk mengalahkan mereka. Inggris adalah tim yang banyak diisi pemain muda yang bermain luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, saya pikir Tunisia mampu untuk meraih kemenangan,” pungkas Maaloul.

(Okto – Satupedia.com)

Thomas Vermaelen Berharap Arsenal Menang Atas Tottenham Hotspur

KampusBola.com –

London – Bek Barcelona, Thomas Vermaelen berharap Arsenal bisa meraih kemenangan atas Tottenham dalam pertandingan lanjutan Premier Lague akhir pekan ini.

Thomas Vermaelen Berharap Arsenal Menang Atas Tottenham Hotspur

Mantan kapten Arsenal, Vermaelen baru saja bermain bersama pemain Tottenham, Jan Vertonghen untuk mengawal jantung pertahanan Belgia saat melawan Jepang dalam jeda Internasional pada pekan ini.

Baca juga : Lacazette : “Itu Pertandingan Terbaik Saya Bersama Prancis”

Namun Vermaelen memilih untuk melupakan sejenak pertemanannya dengan Vertonghen, untuk siap mendukung penuh pada tim asuhan Arsene Wenger. Arsenal kini memang tidak dalam kondisi terbaik jelang pertandingan melawan Tottenham Hotspur. Pasalnya, mereka harus terlempar dari posisi empat besar setelah menelan kekalahan telak 1-3 dari Manchester City di Etihad sebelum jeda Internasional.

Meski dengan kondisi demikian, Vermaelen mengatakan di Sportsmole: “Well, saya berharap Arsenal menang, ini akan menjadi pertandingan yang berat, saya amat menantikannya.”

“Rival besar, pertandingan besar, dan semua pemain dari kedua klub bakal tidak sabar memainkan pertandingan ini.”

Pasca perandingan melawan Tottenham, Arsenal sudah dinantikan pertandingan melawan FC Koln di Liga Europa pekan depan.

Jan Vertonghen Kagum Dengan Sikap Hazard Yang Murah Hati



KampusBola.com –

Brussel – Bek Tottenham, Jan Vertonghen merasa kagum denga sikap rekan setimnya di Belgia, Eden Hazard yang murah hati. Saat itu Hazard memberinya kesempatan untuk menjadi kapten timnas Belgia ketika timnya meraih kemenangan 4-3 atas Bosnia.

Jan Vertonghen Kagum Dengan Sikap Hazard Yang Murah Hati

Pemain 30 tahun itu mencatatkan rekor dengan 95 penampilan di timnas dalam pertandingan tersebut dan Hazard juga memberinya kesempatan untuk menggunakan ban kapten dalam momen tersebut.

Vertonghen sangat senang dengan sikap rekan setimnya itu, namun dirinya tak mau memandang dirinya sendiri lebih baik dari pemain lainnya di timnas Belgia.

“Ya, itu memang benar. Dia menghampiri saya dan meminta saya mengenakan ban kapten,” tutur Vertonghen di Sportsmole.

“Saya kira itu sikap yang benar-benar baik darinya, namun saya menolak. Saya bukan orang yang ingin mendorong diri saya sendiri untuk mendapat sorotan atau tampak menonjol.”

“Saya dengar bahwa saya dikabarkan ingin bermain dengan jersey nomor 97 untuk memperingati itu di pertandingan melawan Siprus, tapi itu tidak benar. Saya hanya pria biasa yang ingin bermain, tak peduli apakah itu laga ke-95 atau 97.”

“Namun semuanya kembali lagi ke Eden, yang menunjukkan kemurahan hatinya dan saya berterima kasih padanya untuk itu.”

(Okto – Satupedia.com)

Pelatih Belgia Belum Informasikan Kondisi Cedera Fellaini Ke Mourinho



KampusBola.com –

Brussel – Pelatih Belgia, Roberto Martinez, belum memberikan informasi terkait kondisi cedera Marouane Fellaini kepada Manajer Manchester United, Jose Mourinho.

Pelatih Belgia Belum Informasikan Kondisi Cedera Fellaini Ke Mourinho

Roberto Martinez

Sebelumnya sempat dikabarkan jika sang gelandang mengalami cedera lutut yang cukup parah ketika Belgia menang 4-3 atas Bosnia pekan lalu. Martinez kemudian memberikan konfirmasi jika Fellaini mengalami cedera ligamen lutut, yang kemungkinan besar akan membuat sang gelandang absen dalam waktu yang cukup lama.

Baca juga : Bek City Jalani Perawatan di Sebuah Klinik di Barcelona

Sejauh ini, masih belum ada konfirmasi resmi terkait perkiraan waktu pemulihan cedera Fellaini, namun Pelatih Belgia mengatakan bahwa ia belum memberikan informasi kepada Mourinho terkait situasi tersebut.

“Saya tak menjalin komunikasi dengan Jose Mourinho terkait Marouanne,” tuturnya di The Mirror.

Fellaini tercatat sudah tampil tujuh kali untuk United di semua level kompetisi dan mencetak empat gol selama musim ini.

(Okto – Satupedia.com)

“Sengit, Belgia Tundukkan Bosnia Dengan Skor 4-3”



KampusBola.com –

Jakarta – Dalam duel babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Stadion Grbavica, Sarajevo pada Sabtu (7/10/2017) harus berlangsung sangat sengit, namunakhirnya Belgia bisa menundukkan Bosnia-Herzegovina dengan skor 4-3.

"Sengit, Belgia Tundukkan Bosnia Dengan Skor 4-3"

“Sengit, Belgia Tundukkan Bosnia Dengan Skor 4-3”

Gol Belgia ditorehkan oleh Thomas Meunier (4′), Michy Batshuayi (59′), Jan Vertonghen (68′), dan Yannick Ferreira-Carrasco (84′). Sedangkan Gol Bosnia-Herzegovina dicetak oleh Haris Medunjanin (30′), Edin Visca (39′), dan Dario Dumic (82′).

Baca juga : Danny Higginbotham Yakin Morata Akan Bersinar Bersama Hazard

Pada babak pertama, Belgia tidak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Thomas Meunier yang mencetak gol melalui kaki kanannya usai memaksimalkan umpan Eden Hazard.

Bosnia-Herzegovia yang tetekan tidak mau mengendurkan semangat untuk keluar menyerang balik. Tercatat dua kali mereka mampu mengancam gawang Thibaut Courtois melalui Haris Medunjanin, sayangnya kedua peluang pada menit ke-9 dan 24 tersebut sama-sama masih bisa dimentahkan.

Petaka datang pada laga yang baru memasuki menit ke-29 saat Belgia kehilangan Marouane Fellaini karena mengalami cedera dan pemain Manchester United tersebut digantikan Leander Dendoncker.

Selang satu menit ketika Belgia harus kehilangan Fellaini, mereka justru kebobolan. Haris Medunjanin yang akhirnya bisa menaklukkan Courtois yang tidak bisa menahan bola melalui tendangan kaki kanan dari sisi kanan kotak penalti Belgia.

Pada menit ke-39 Bosnia-Herzegovina berbalik unggul melalui Edin Visca usai menerima bola operan kiper Asmir Begovic.

Tak tinggal diam, Belgia berusaha bangkit dari ketertinggalan pada babak kedua. Secara bergantian Michy Bathsuayi, Leander Dendoncker, dan Toby Alderweireld mengancam gawang Bosnia yang dijaga Asmir Begovic.

Namun mereka belum bisa memaksimalkan peluang menjadi gol. Sehingga pada menit ke-59, akhirnya Batshuayi memecah kebuntuan Belgia lewat gol jarak dekatnya.

Pada menit ke-70, Belgia kembali mengambil keunggulan melalui Jan Vertonghen yang menyambut sepak pojok Yannick Carrasco dengan tendangan kaki kanan.

Sementara itu, Gol tersebut membuat Vertonghen mencatatkan penampilan ke-96 buat negaranya yang sudah menyamai rekor terbanyak sepanjang masa di timnas Belgia milik Jan Ceulemans.

Laga tersebut berjalan semakin sengit lagi usai Bosnia-Herzegovina kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-82. Melalui Sundulan Dario Durmic dari jarak dekat yang gagal dihalau Courtois.

Belgia yang ingin memperoleh poin maksimal pun tidak bisa tinggal diam. Alhasil, Yannick Carrasco membawa pasukan Roberto Martinez kembali unggul satu menit kemudian. Skor tipis 4-3 dengan keunggulan Belgia bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Perolehan tiga poin tersebut membuat Belgia merajai klasemen Grup H dengan kokoh usai memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

(Okto – Satupedia.com)