Zidane Menampik Sisihkan Bale dan Benzema



KampusBola.com –

Jakarta – Karim Benzema dan Gareth Bale memang sudah tidak lagi menjadi pujaan dari para pendukung Real Madrid belakangan ini. Apalagi kedua pemain juga semakin tersingkir dari tim utama karena performa buruk mereka sepanjang musim ini.

Zidane Menampik Sisihkan Bale dan Benzema

Benzema sendiri mulai kurang dipercaya mengisi lini depan Real Madrid karena mengalami paceklik gol di sepanjang musim ini. Meskipun berperan sebagai ujung tombak di lini serang Real Madrid, namun Benzema tercatat hanya mampu mencetak lima gol sepanjang musim ini. Bahkan Benzema kini mulai kehilangan kepercayaan dari para fans meski Zinedine Zidane sebagai pelatih terus membelanya.

Baca juga : Juventus Pukul Sampdoria Dengan Skor Telak 3-0

Sementara untuk Gareth Bale, pada musim ini ia kembali harus berkutat dengan cedera. Bale memang kesulitan untuk bermain reguler di setiap laga sejak musim lalu. Bahkan di sepanjang musim ini, Bale tercatat baru bermain dalam 16 pertandingan bersama Real Madrid.

Meskipun demikian, namun Zidane menampik anggapan jika dirinya telah menyisishkan Benzema dan Bale. Bahkan Zidane menilai bahwa kedua pemain masih menjadi pilar penting dalam skuat susunannya.

“Karim tidak akan pernah menyerah. Tentu saja dia akan senang jika berhasil mencetak gol dan dia sudah memiliki peluang untuk melakukan itu,” ungkap Zidane pada realmadrid.

“Yang kurang dari dia hanyalah gol, dia akan terus berjuang. Tahun ini sudah menjadi cukup sulit baginya dalam urusan mencetak gol.”

Terkait Bale yang tidak terdaftar pada skuat kemenangan Madrid atas Malaga (2-1) Senin (16/4) dini hari WIB tadi, Zidane pun beralasan bahwa keputusan tersebut hanyalah masalah teknis.

“Tidak membawa Bale hanyalah keputusan teknis sama halnya dengan pemain-pemain lain yang tidak ikut,” pungkas dia.

(Okto – Satupedia.com)

Zidane Menampik Rumor Bakal Copot Ban Kapten Ramos



KampusBola.com –

Madrid – Zinedine Zidane menampik rumor yang menyebutkan bawa ia akan mencopot ban kapten Sergio Ramos. Banyak yang menilai bahwa Ramos bukan “pemain tim” setelah terlihat berebut penalti dan Zidane pun menegaskan bahwa Sergio Ramos merupakan kapten terbaik untuk Real Madrid.

Zidane Menampik Rumor Bakal Copot Ban Kapten Ramos

Ramos memiliki dampak yang luar biasa di Madrid sejak didatangkan dari Sevilla pada 2005. Bahkan Ramos mendapat kepercayaan sebagai kapten klub menyusul kepergian Iker Casillas pada 2015.

Baca juga : Madrid Lebih Prioritaskan Boyong Kane Dibanding Lewandowski

Namun Ramos saat ini diminta untuk lebih menunjukkan semangat tim dengan memberikan penalti kepada Gareth Bale dalam kemenangan 3-1 atas Leganes, Rabu pekan lalu.

Sejumlah media juga menyoroti sikap Cristiano Ronaldo saat melawan Alavaes. Sang bintang memberikan eksekusi penalti kepada Karim Benzema, sebab belakangan ini kesulitan mencetak gol.

“Semua orang berhak atas pendapat mereka sendiri, tapi meragukan apa arti Ramos (untuk klub ini) menunjukkan kurangnya hormat,” kata Zidane kepada reporter dalam konferensi pers sebelum laga di Espanyol.

“Kami tahu siapa Sergio, demikian pula rekan setimnya. Ia figur yang sangat dicintai di sini dan selalu membuktikan itu. Ia kapten kami, kapten terbaik yang bisa dimiliki Real Madrid.

“Bagaimana bisa Anda memulai debat karena Cristiano memberikan penalti kepada Benzema, tapi Ramos mengekusi sendiri dan tidak memberikannya pada Bale?

“Tampak aneh memulai debat karena ini. Ia sangat dicintai. Tapi tidak hanya di ruang ganti, semua Madrid mencintainya. Ia pemain besar.”

(Okto – Satupedia.com)

Ingin Datangkan Icardi, Madrid Tawarkan Benzema Ke MU



KampusBola.com –

Jakarta – Real Madrid dilaporkan telah menawarkan Karim Benzema pada Manchester United untuk direkrut pada musim panas depan, menurut Diario Gol.

Ingin Datangkan Icardi, Madrid Tawarkan Benzema Ke MU

Benzema

Setelah menunjukkan performa di bawah standar selama musim 17/18, maka Benzema pun kerap mendapatkan kritikan. Bahkan ia dikabarkan sudah masuk dalam daftar para pemain yang akan dipaksa hengkang di akhir musim nanti.

Baca juga : Rooney Menilai City Bakal Mampu Samai Dominasi Barca

Kemungkinan Arsenal juga akan tertarik untuk merekrut Benzema, meskipun mereka sudah merekrut Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund.

Madrid sudah menyiapkan sejumlah alternatif untuk menggantikan Benzema, apabila sang pemain nantinya telah pergi. Salah satunya calon penggantinya adalah striker Inter Milan, Mauro Icardi.

Tercatat sudah beberapa kali, Icardi dikaitkan dengan Real Madrid. Namun Inter nampaknya tidak ingin melepas sang pemain dengan mudah. Bahkan direktur Piero Ausilio yang meminta sendiri pada Icardi untuk tidak terpengaruh dengan semua rumor yang beredar dan tetap fokus di lapangan. Sedangkan manajer timnas Argentina, Jorge Sampaoli menyatakan bahwa sang pemain sangat berminat untuk membela Madrid.

Real Madrid hanya mampu bermain imbang dengan skor 2-2 saat melawan Levante pada pekan lalu.

(Okto – Satupedia.com)

Paulinho Samai Koleksi Gol Trio BBC Musim Ini



KampusBola.com –

Barcelona – Gelandang Barcelona, Paulinho berhasil menyumbangkan satu gol di menit ke-90 ketika timnya meraih kemenangan dengan skor 3-0 atas Leganes pada pertandingan pekan ke-12 La Liga Spanyol, di Stadion Municipal de Butarque, Sabtu (18/11/2017).

Paulinho Samai Koleksi Gol Trio BBC Musim Ini

Paulinho

Paulinho memang sempat diragukan kualitasnya sejak direkrut Barcelona pada Agustus 2017. Salah satu faktor yang membuat publik meragukan performa Paulinho adalah saat sang gelandang Brasil memperkuat Tottenham Hotspur dan tak menemukan permainan terbaknya.

Baca juga : Barcelona Ajukan Banding Untuk Kartu Kuning Pique dan Suarez

Akan tetapi, Paulinho mampu menjawab semua keraguan publik dengan bermain apik dan lumayan produktif dalam mencetak gol. Kini Paulinho telah mengemas total empat gol dari 11 pertandingan La Liga sejak berseragam Barcelona.

Torehan gol Paulinho ternyata telah menyamai torehan dari trio BBC milik Real Madrid yang juga mendulang empat gol musim ini. Perinciannya, masing-masing satu gol datang dari Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo, serta dua sisanya oleh Gareth Bale.

Performa gemilang Paulinho memang secara tidak langsung telah mampu mempengaruhi permainan Barcelona. Kinerja bagus Paulinho telah membuat Barcelona menempati posisi puncak klasemen sementara La Liga dengan mengemas 34 poin.

(Okto – Satupedia.com)

Morata Ungkapkan Rasa Kecewanya Kepada Real Madrid



KampusBola.com –

London – Penyerang Chelsea, Alvaro Morata membeberkan tentang keputusan kembali ke Real Madrid dengan setumpuk rasa kecewa. Akan tetapi, dirinya tidak punya banyak pilihan karena harus hengkang sesuai klausul pelepasan yang berada di kontraknya.

Morata Ungkapkan Rasa Kecewanya Kepada Real Madrid

Seperti diketahui, Morata pindah dari Madrid untuk bergabung dengan Juve pada tahun 2014 silam. Setelah dua musim membela Si Nyonya Tua hingga ia mendapatkan banyak pengalaman bagus. Namun, Madrid memilih untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali yang ada dalam kontraknya pada tahun 2016.

Baca juga : Spalletti Minta Inter Pasang Fokus Penuh Hadapi Hellas Verona

Pada saat itu, Morata tak punya banyak pilihan dan terpaksa pindah ke Madrid. Kemudian, Morata mengaku bahwa dirinya mendapatkan perlakuan yang tidak tidak menyenangkan dari Madrid. Ia merasa masih diperlakukan seperti seorang bocah.

“Mengapa saya kembali ke Madrid? Karena ada kontrak yang harus saya hormati,” ucap Morata kepada Gazzetta dello Sport.

“Itu adalah sebuah penyesalan yang besar. Saya mendapati dirinya seperti pada titik awal. Mereka perlakukan saya seperti bocah, seperti saat saya belum pindah ke Juve selama dua musim,” sambung pemain yang kini membela Chelsea tersebut.

Sejatinya, Morata kembali ke Madrid dengan harapan bisa menjadi striker utama untuk klub yang sudah dibelanya sejak kecil. Sayangnya, Zinedine Zidane lebih memilih sosok Karim Benzema yang dipercaya sebagai penyerang utama.

Sementara itu, Morata kini merasa sudah lagi tidak pantas diperlakukan sebagai pemain muda. Karena dirinya sudah punya pengalaman yang besar bersama Juve dengan meraih gelar juara dan sudah siap jadi pilihan utama di Madrid.

“Saya datang ke Juventus sebagai bocah lak-laki dan meninggalkan mereka sebagai seorang pemain sesungguhnya. Saya tidak akan pernah melupakan Juventus dan Italia,” tandas pemain berusia 24 tahun tersebut.

Selama membela Juve, Morata mampu mengantarkan tim meraih dua gelar scudetto, satu Supercoppa Italiana, dua Copa Italia dan sekali melaju ke final Liga Champions.

(Okto – Satupedia.com)