Alami Cedera, Penjaga Gawang Manchester United Ini Harus Absen Di Piala Dunia 2018



KampusBola.com –

Manchester – Salah seorang kiper Manchester United (MU), Sergio Romero harus mengalami nasib sial. Pasalnya, dia dipastikan tak akan tampil dalam Piala Dunia 2018 mendatang. Hal tersebut lantaran dirinya kini masih menderita cedera.

Alami Cedera, Penjaga Gawang Manchester United Ini Harus Absen Di Piala Dunia 2018

Cedera di lututnya masih belum pulih sepenuhnya sehingga diputuskan timnas Argentina tidak akan memasukkan kiper MU berusia 31 tahun tersebut kedalam list pemainnya. Hal tersebut pastinya menjadi kabar buruk bagi Romero yang telah mengantongi 94 caps bersama dengan timnas Argentina.

Baca Juga : Mantan Pelatih Real Madrid Ini Remehkan Kekuatan Liverpool

Kemalangan Romero seolah semakin melekat. Di MU, dia pun nyaris jadi cadangan ‘mati’ lantaran sangat jarang dimainkan oleh sang pelatih, Jose Mourinho. Meski demikian, Romero tetap masuk dalam 23 pemain yang dipanggil Argentina untuk Piala Dunia. Dia ditemani oleh kiper Chelsea, Willy Caballero dan Franco Armani.

“Sergio Romero menderita penguncian di sendi pada lutut kanan sehingga membuat dia tak bisa main untuk Argentina,” tulis Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait kondisi kiper MU tersebut di akun resmi twitter mereka.

(Siti Rahma – Satupedia.com)

Roberto Mancini Bertekad Bawa Italia Kembali Bersinar



KampusBola.com –

Jakarta – Roberto Mancini yang baru saja resmi menjadi pelatih baru timnas Italia menyatakan bahwa dirinya bertekad untuk membuat timnas Italia bersinar dan mampu mencapai level teratas di kancah dunia.

Roberto Mancini Bertekad Bawa Italia Kembali Bersinar

Mancini sendiri bakal memulai debutnya bersama Timnas Italia pada 28 Mei dalam laga uji coba kontra Uni Emirat Arab. Setelah itu, Italia bakal menghadapi tim-tim besar seperti Prancis dan Belanda.

Baca juga : Hoddle Minta Pelatih Ingris Duetkan Rashford Dengan Harry Kane

“Saya sangat bangga dengan apa yang terjadi pada diri saya. Saya kira bagi seorang pelatih, memimpin timnas adalah (pencapaian) maksimal dan saya sangat bahagia,” ujar Mancini.

“Sayangnya, dalam sepakbola, ada saat-saat sulit dan negatif. Jadi kami harus mencari cara untuk membawa Nazionale kembali sebagaimana seharusnya.”

“Italia selalu jadi salah satu timnas terbaik di dunia, oleh karenanya kami berharap seluruh komponen di tim kami bisa mencapainya.”

“Target dasar saya sama dengan timnas dan akan selalu sama, yakni membawa tim kembali selekasnya agar bisa bermain untuk menjuarai Euro lalu Piala Dunia. Tidak ada target lain.”

“Para pemain yang datang untuk tugas internasional profesional. Mereka tahu apa yang diperlukan dan apa yang harus dilakukan,” pungkasnya.

(Okto – Satupedia.com)

Maradona Mendapat Jabatan Baru di Klub Belarusia



KampusBola.com –

Jakarta – Legenda tim nasional Argentina, Diego Maradona baru saja resmi ditunjuk untuk menjabat sebagai pimpinan klub Belarusia, Dinamo Brest. Maradona bakal memulai peran barunya di dunia sepakbola setelah gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang.

Maradona Mendapat Jabatan Baru di Klub Belarusia

Sebelumya, Maradona tercatat hanya pernah bekerja sebagai pelatih di klub Uni Emirat Arab (UEA), Al Fujairah yang sudah ia tinggalkan pada bulan lalu.

Baca juga : Inilah Momen Yang Dinantikan Febri Hariyadi Saat Ramadhan

Maradona kini telah mengikat kerja sama hingga tiga tahun ke depan dan akan menjalankan tugasnya dalam program pengembangan klub.

Dinamo Brest sendiri tercatat baru berhasil memenangkan satu trofi Liga Primer Belarusia, yang merupakan kasta tertinggi di negara pecahan Uni Soviet tersebut.

Dinamo Brest masih tertahan di urutan kedelapan klasemen musim 2017/18 ini, namun mereka berhasil melaju ke partai final Piala Belarusia dan akan menghadapi raksasa BATE Borisov.

(Okto – Satupedia.com)

Dorong Wasit, Arda Turan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain 16 Laga



KampusBola.com –

Jakarta – Mantan gelandang Barcelona, Arda Turan dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak 16 laga oleh federasi sepakbola Turki. Pada saat ini, Arda Turan memang telah memperkuat Istanbul Basaksehir.

Dorong Wasit, Arda Turan Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain 16 Laga

Laga antara Istanbul Basaksehir kontra Sivasspor di ajang Super Lig Turki pada pekan lalu memang berlangsung dalam tempo tinggi dan diwarnai banyak pelanggaran keras. Laga tersebut berakhir dengan skor imbang berkat gol bunuh diri kiper Basaksehir.

Baca juga : Conte Disebut Memang Ingin Tinggalkan Chelsea

Gol tersebut pun diprotes oleh Turan karena ia meilai bahwa bola belum melewati garis gawang. Turan pun mendatangi asisten wasit dan ternyata protes itu tak digubris oleh sang asisten wasit.

Dengan rasa kesal, Turan pun langsung mendorongnya dan aksinya tersebut ternyata berbuntut sanksi disiplin yang berat. Federasi sepakbola Turki pun memutuskan untuk memberikan sanksi jangka panjang, 16 laga.

Rincian dari 16 laga tersebut adalah sanksi 10 laga diberikan karena menyerang asisten wasit, tiga karena menghina sang asisten dan tiga sisanya diberikan karena Turan juga sempat melontarkan kata-kata ancaman kepadanya.

Dengan sanksi tersebut, maka Turan pun dipastikan tak akan bisa main bagi timnya hingga pertengahan musim depan. Bahkan Turan juga dikenai denda sekitar 6.800 Pounds.

Turan sendiri mulai bergabung dengan Basaksehir pada Januari lalu dengan status pinjaman dari Barca. Sejauh ini, ia telah mencetak dua gol dari 11 pertandingan di liga bersama Basaksehir.

Sementara itu, Basaksehir kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Super Lig dengan koleksi 66 poin. Mereka hanya tertinggal tiga angka saja dari Galatasaray yang ada di puncak klasemen.

(Okto – Satupedia.com)

Hobi Makan Keripik Kentang, Mantan Bek MU Ini Terancam Jadi Pengangguran



KampusBola.com –

Jakarta – Mantan bek Manchester United, Alexander Buttner memang sempat diproyeksikan menjadi bek masa depan pada klub yang bermarkas di Old Trafford. Namun karena hobi Buttner yang suka makan kripik kentang telah membuat karirnya di klub Belanda, Vitesse Arnhem justru terancam dan bisa menjadikannya pengangguran.

Hobi Makan Keripik Kentang, Mantan Bek MU Ini Terancam Jadi Pengangguran

Alexander Buttner sendiri dibeli dari klub Liga Belanda, Vitesse Arnhem pada era musim terakhir Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Manchester United pada musim 2012-2013. Namun, dia tercatat hanya bermain 28 kali sampai kemudian dijual pada 2014 ke Dynamo Moskwa.

Baca juga : Tak Pedulikan Hasil, Klopp Hanya Ingin Liverpool Maksimal Lawan City

Buttner pun sempat bermain untuk klub Liga Belgia, Anderlecht, sebelum kembali ke klub lamanya, Vitesse Arnhem. Namun karir Buttner untuk Vitesse juga tidak cemerlang, bahkan ia sudah dua bulan tidak bermain untuk Vitesse.

Salah satu penyebabnya adalah jumlah lemak yang ada ditubuhnya sangat tinggi. Hobinya mengonsumsi keripik kentang sebagai cemilan terindikasi jadi faktor utamanya.

Dilansir dari Mirror, persentasi lemak tubuh Buttner 10 hingga 12 persen lebih tinggi dari yang diharuskan. Bahkan Vitesse pun dikabarkan berniat menjual Buttner karena persoalan tersebut.

Kasus terkait Buttner dengan keripik kentang ini ternyata bukan yang pertama. Sebab pada musim 2013-2014, pelatih Manchester United saat itu, David Moyes telah melarang jajanan tersebut beredar di tempat latihan.

Bahkan Moyes pun sempat mengeluarkan kebijakan tersebut karena mendapati salah satu anak buahnya, yakni Buttner telah menikmati keripik kentang.

(Okto – Satupedia.com)