Insigne Impresif, Napoli Tumbangkan Crotone 2-1



KampusBola.com –

Jakarta – Napoli berhasil mengamankan poin penuh usai mengalahkan Crotone dengan skor 2-1 berkat sepasang assist Lorenzo Insigne, Senin (21/5) dini hari WIB. Napoli finis di peringkat kedua klasemen dengan mengemas 91 poin dan sekaligus mengirim Crotone ke Serie B pada musim depan.

Insigne Impresif, Napoli Tumbangkan Crotone 2-1

Tim asuhan Maurizio Sarri memang telah menyerah dalam persaingan Scudetto dengan Juventus. Sehingga Napoli pun memberikan kesempatan kepada Arkadiusz Milik dan Piotr Zielinski untuk menjadi starter.

Baca juga : Atletico Hanya Mampu Petik Hasil Imbang 2-2 Lawan Eibar

Sebenarnya Crotone butuh tiga poin untuk bertahan di Serie A. Sayangnya, Napoli ternyata tampil beringas sejak menit awal. Insigne mengirimkan umpan silang ke kotak penalti dan Milik pun berhasil menanduknya untuk membuka keunggulan Napoli.

Kemudian Insigne kembali menjadi aktor dengan melakukan aksi akrobatik untuk menjaga bola tetap bergulir, lalu menciptakan assist akurat untuk Jose Callejo untuk dikonversikan menjadi gol ke gawang Crotone.

Unggul dua gol, Napoli masih tetap mendominasi laga dan Callejon kembali melancarkan tembakan. Namun, Alex Cordaz mampu membelokkan jalur bola dan menggagalkan percobaan Milik setelahnya.

Pada babak kedua, Crotone berupaya untuk menggempur pertahanan Napoli. Ada beberapa kesempatan yang diciptakan oleh Marcello Trotta, namun bola hasil sepakannya masih mampu diredam oleh Napoli.

Akhirnya Crotone berhasil mencetak gol balasan di menit ke-90. Marco Tumminello melepas tendangan jarak jauh ke sudut gawang Pepe Reina. Namun, gol tersebut hanya menjadi hiburan dan Crotone tetap terdegradasi.

(Okto – Satupedia.com)

Milan Pesta 5 Gol Ke Gawang Fiorentina



KampusBola.com –

Jakarta – AC Milan berhasil meraih kemenangan besar dengan skor 5-1 atas Fiorentina pada laga pamungkas Serie A Italia, Senin (21/5) dini hari WIB. Hasil ini membuat harapan Gennaro Gattuso untuk membawa AC Milan finis di peringkat keenam Serie A Italia musim ini akhirnya terkabul.

Milan Pesta 5 Gol Ke Gawang Fiorentina

Fiorentina mampu unggul lebih dulu melalui Giovani Simeone pada menit ke-20. Namun AC Milan sukses membalikkan keadaan dengan mencetak lima gol balasan.

Baca juga : Insigne Impresif, Napoli Tumbangkan Crotone 2-1

Lima gol AC Milan tercipta melalui brace Patrick Cutrone, ditambah gol-gol Hakan Calhanoglu, Nicola Kalinic dan Giacomo Bonaventura. Kemenangan ini membuat Milan menutup musim di posisi keenam atau tempat terakhir untuk lolos langsung ke Liga Europa musim depan.

Pada babak pertama, Franck Kessie mulai memberikan ancaman ke gawang Fiorentina saat ia berhasil menembus area penalti lawan di menit ketujuh. Sayangnya, Marco Sportielli melakukan penyelamatan dan sepakan Cutrone pun masih melebar setelahnya.

Empat menit kemudian, giliran Kalinic yang membuang kesempatan dengan melepaskan tembakan langsung ke arah Sportiello dari jarak 20 yards.

Tak lama kemudian, Fiorentina mulai menyerang melalui Federico Chiesa dengan memberikan umpan di belakang Ricardo Rodriguez yang kemudian disambut Simeone untuk menaklukkan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar gawang.

Keunggulan Fiorentina ternyata hanya mampu bertahan tiga menit. Sebab Calhanoglu berhasil menyamakan kedudukan dengan melepaskan tendangan bebas mendatar yang tampak mengejutkan Sportiello.

Empat menit menuju jeda, Fiorentina kembali kebobolan usai Cutrone mampu menanduk bola hasil umpan silang Calhanoglu di area penalti.

Pelatih Fiorentina, Stefano Pioli memang telah kehilangan Vitor Hugo akibat cedera di menit ke-29 dan ia melakukan pergantian dua pemain lainnya saat jeda, dengan menarik kapten German Pezzella dan kiper Sportiello, yang mendapat masalah pada kepalanya di babak pertama.

Pada babak kedua, kiper pengganti Bartlomiej Dragowski tak berdaya membendung sepakan Kalinic di mulut gawang di menit ke-49 usai menyelamatkan sundulan Cutrone di kesempatan sebelumnya.

Para pemain AC Milan semakin percaya diri dan menjauhkan skor pada sepuluh menit kemudian usai Cutrone kembali mengonversi assist Calhanoglu melalui kaki Dragowski.

Di sisa menit akhir laga, Bonaventura yang maju ke depan dan menendang bola dengan keras untuk menutup pesta gol Milan di laga pamungkas musim ini.

(Okto – Satupedia.com)

Dramatis, Inter Cetak Kemenangan 3-2 di Kandang Lazio



KampusBola.com –

Jakarta – Inter Milan berhasil mengunci kemenangan dengan skor 3-2 saat bertandang ke markas Lazio di Stadio Olimpico dalam laga pemungkas Serie A Italia musim ini, Senin (21/5) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Inter Milan berhasil merebut tiket terakhir ke Liga Champions musim depan.

Dramatis, Inter Cetak Kemenangan 3-2 di Kandang Lazio

Sebenarnya, kemenangan ini membuat poin Inter Milan sejajar dengan Lazio yakni sebesar 72 poin. Namun tim asuhan Luciano Spalletti unggul rekor head-to-head atas Lazio dan berhak tampil di Liga Champions usai tujuh tahun absen setelah finis di urutan keempat.

Baca juga : Drama 4 Gol, Madrid Ditahan Imbang Villarreal

Pada babak pertama, Lazio mampu mengawali pertandingan dengan positif. Sebab mereka mampu membuka keunggulan saat laga berjalan sembilan menit. Sebenarnya, tembakan Adam Marusic tak mengarah ke sasaran, namun bola membentur wajah Ivan Perisic dan berbelok masuk ke gawang Inter.

Pada menit ke-29, Inter berhasil menyamakan kedudukan usai memanfaatkan situasi kemelut di muka gawang Lazio. Danilo D’Ambrosio dengan mudahnya memperdaya Thomas Strakosha untuk membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Empat menit jelang turun minum, Inter kembali kecolongan gol melalui skema serangan balik cepat. Felipe Anderson mampu membelah pertahanan Inter dan dengan mudah meneruskan terobosan Senad Lulic untuk dikonversi menjadi gol. Skor 2-1 untuk keunggulan Lazio bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, drama pun terjadi pada menit ke-72 saat wasit memberikan penalti kepada Inter. Namun dengan bantuan VAR pun membantah klaim awal wasit yang menyebut bola menyentuh tangan Sergej Milinkovic-Savic dan menganulir keputusan wasit.

Namun enam menit kemudian, Inter kembali mendapat hadiah penalti dan saat ini memang terjadi karena Stefan De Vrij terlihat menjatuhkan pergerakan Mauro Icardi. Inter pun berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2, karena Icardi mampu mengeksekusi penalti dengan baik yang sekaligus membuatnya mengemas gol ke-28 musim ini.

Semenit kemudian, Lazio ternyata mendapatkan petaka usai Lulic menerima kartu kuning keduanya. Inter pun mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain dan berbalik memimpin pada menit ke-81 berkat tandukan Matias Vecino.

Di sisa menit pertandingan, Lazio pun berusaha keras untuk mencari gol penyeimbang kedudukan supaya bisa lolos ke Liga Champions. Justru mereka kembali kehilangan pemain di masa tambahan waktu saat Patric diusir wasit akibat emosi yang meletup. Skor 3-2 untuk keunggulan Inter Milan bertahan hingga laga berakhir.

(Okto – Satupedia.com)

Hasil Serie A 22 Mei 2018 : Sassuolo vs AS Roma 0-1



KampusBola.com –

Jakarta – AS Roma berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0 atas Sassuolo di Stadio Citta del Tricolore pada laga pamungkas Serie A Italia, Senin (21/5) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Inter Milan memastikan diri untuk finis di peringkat ketiga klasemen Serie A dan berhak mengikuti Liga Champions musim depan.

Hasil Serie A 22 Mei 2018 : Sassuolo vs AS Roma 0-1

Gol semata wayang AS Roma tercipta melalui Gianluca Pegolo yang melakukan gol bunuh diri di akhir babak pertama. Hasil ini membuat AS Roma mampu mengumpulkan 77 poin dan unggul lima angka dari Lazio, yang menempati peringkat kelima.

Baca juga : Dramatis, Inter Cetak Kemenangan 3-2 di Kandang Lazio

Pada laga ini, AS Roma tak diperkuat Radja Nainggolan yang harus menjalani sanksi, sementara Alisson Becker, Gregoire Defrel, dan Bruno Peres sedang mengalami cedera.

Pada babak pertama, Inter Milan mendapatkan peluang melalui tendangan yang dilepaskan Patrik Schick pada menit ke-14, sayangnya bola hanya melambung di atas mistar gawang. Kemudian giliran Edin Dzeko yang mengancam gawang Sassuolo dengan sundulan kepala, namun masih melambung juga.

Pemain Sassuolo, Matteo Politano meminta hadiah penalti usai tendangannya mengenai tangan Maxime Gonalons, namun sang pengadil lapangan tidak memenuhinya.

Tak lama kemudian, Pegolo berhasil menghalau tembakan Dzeko. Giliran Lukasz Skorupski, yang menjalani debutnya di Serie A bersama AS Roma pada musim ini juga melakukan penyelamatan dengan menghalau tendangan Politano dengan satu tangan.

Akhirnya AS Roma berhasil membuka keunggulan saat menjelang babak pertama berakhir. Kostas Manolas mengirimkan umpan silang ke arah gawang, namun halauan Pegolo membuat bola justru masuk ke dalam gawangnya sendiri. Skor 1-0 untuk AS Roma bertahan hingga laga berakhir.

(Okto – Satupedia.com)

Napoli Tersinggung Dengan Pesta Perayaan Juara Juventus



KampusBola.com –

Jakarta – Napoli langsung memberikan kecaman terkait pesta perayaan juara Serie A Italia oleh para pemain Juventus yang dianggap telah menghina Lorenzo Insigne dan bersikap memalukan.

Napoli Tersinggung Dengan Pesta Perayaan Juara Juventus

Juventus menggelar pesta perolehan gelar ganda domestik mereka dengan parade bus di Turin, Minggu (20/5). Beberapa pemain menyiarkan secara langsung melalui laman media sosial masing-masing, salah satunya adalah Douglas Costa.

Baca juga : Mourinho Bakal Obral Pemain MU Di Bursa Transfer Musim Panas

Dalam sebuah video di Instagram Douglas Costa menunjukkan seorang tifosi Juventus mengusung hinaan pada Insigne dan lambang Napoli. Video tersebut memang telah diturunkan dari peredaran, tapi Napoli, yang harus puas di urutan kedua, merilis pernyataan resmi yang mengutuk ‘parade juara memalukan’ tersebut.

“Kami benar-benar marah melihat sikap memalukan dan penghinaan yang ditunjukkan beberapa pemain Juventus,” kicau Il Partenopei melalui laman Twitter mereka.

“Ada isyarat yang menyinggung martabat masyarakat dan individu Neapolitan seperti Insigne. Itu tidak bisa diterima.”

Tim asuhan Maurizio Sarri meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Crotone di laga penutup kampanye Serie A musim 2017/18. Napoli tetap finis di posisi Runer-up, sementara Crotone harus turun kasta.

(Okto – Satupedia.com)