Pelatih Timnas Inggris Tanggapi Penerapan VAR di Piala Dunia 2018



KampusBola.com –

Jakarta – Piala Dunia 2018 di Rusia secara resmi akan menerapkan teknologi VAR (Video Assistant Referee) untuk pertama kalinya dalam sejarah. VAR dianggap bisa membuat pertandingan bisa berjalan lebih adil bagi tim yang akan bertanding.

Pelatih Timnas Inggris Tanggapi Penerapan VAR di Piala Dunia 2018

Gareth Southgate

Akan tetapi, banyak pihak yang menilai VAR tidak begitu diperlukan di dalam dunia sepak bola. Salah satu yang menanggapi penerapan VAR di Piala Dunia 2018 adalah pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate.

Baca juga : Gelandang Barcelona Mengaku Senang Jika Ronaldo Cabut Dari Madrid

Southgate mengungkapkan bahwa dirinya bukanlah penggemar teknologi dan menurutnya olahraga haruslah diputuskan oleh wasit dan keputusan itu final.

Meskipun demikian, Southgate tidak mau menghalangi bantuan kepada wasit. Ia menilai bahwa VAR memang diciptakan untuk membantu wasit. Apabila dalam konteks tersebut, maka dia sangat setuju.

“Secara pribadi saya bukanlah pendukung teknologi (dalam olah raga) karena saya percaya itulah olah raga dan keputusan wasit haruslah final,” ungkap Southgate di marca.

“Namun jika kita akan memanfaatkan teknologi, maka kita harus membantu wasit dan itu hanya boleh digunakan dalam situasi yang jelas. Dan ke depan, harus ada sarana komunikasi yang lebih baik dengan fans di stadium.”

Southgate juga menambahkan jika dirinya tidak menampik bahwa bagaimanapun VAR memang menimbulkan kebingungan yang disebabkan karena kurangnya pemahaman.

“Kebanyakan kebingungan datang dari kurangnya pemahaman soal sesuatu yang terjadi. Saya menghadiri Piala Konfederasi dan saya melihatnya sendiri,” sambungnya.

“Saya juga melihatnya di FA Cup. Pada umumnya, keputusan yang dihasilkan memang tepat, tapi prosesnya yang menjadi masalah.”

(Okto – Satupedia.com)

Tanpa Wilshere, Ferdinand Anggap Lini Tengah Inggris Sudah Bagus



KampusBola.com –

Jakarta – Pelatih Inggris, Gareth Southgate memberikan keputusan yang cukup mengejutkan dengan tidak Jack Wilshere ke dalam skuat pilihannya. Rio Ferdinand menilai bahwa keputusan yang diambil oleh Southgate sudah tepat.

Tanpa Wilshere, Ferdinand Anggap Lini Tengah Inggris Sudah Bagus

Wilshere

Wilshere memang selalu menjadi pilihan utama Arsene Wenger dalam menjalani laga di setiap kompetisi pada musim ini. Bahkan ia tercatat telah mengoleksi 40 penampilan di semua kompetisi dengan mencetak dua gol dan tujuh assist.

Baca juga : Jarang Dimainkan MU, Herrera Ingin Kembali Ke La Liga

Akan tetapi, statistik dari Wilshere tidak membuat Southgate harus membawanya ke Rusia. Southgate sendiri lebih memilih pemain yang lebih muda seperti Dele Alli, Jesse Lingard, hingga pemain yang belum punya pengalaman, Ruben Loftus-Cheek.

Ferdinand menganggap jika keputusan untuk tidak membawa Wilshere adalah keputusan yang tepat. Sebab Wilshere dinilai tidak memiliki dampak besar dalam pertandingan yang dilakoninya bersama Arsenal.

“Kenapa anda ingin membawanya? Saya sepakat dengan pilihan lini tengah yang ia bawa,” ujar Ferdinand seperti yang dikutip dari Metro.

“Saya tidak yakin ada argumen. Dia tidak bermain cukup banyak dan tidak cukup berpengaruh dalam pertandingan seperti yang dilakukan oleh pemain-pemain itu dalam waktu yang lama,” lanjutnya.

“Saya telah bersama tim di mana ada pemain yang sedikit tidak bugar, dan itu memberikan ketidakpastian di dalam skuat. Bahkan dengan Wayne Rooney, Beckham di 2002, ini bisa membuat skuat tidak stabil,” pungkasnya.

Meskipun mampu mencatat banyak penampilan, namun Wilshere senndiri sempat absen lama karena mengalami cedera. Wilshere pun terpaksa harus absen selama 112 hari karena mengalami cedera parah pada tahun 2017 lalu.

(Okto – Satupedia.com)

Hoddle Minta Pelatih Ingris Duetkan Rashford Dengan Harry Kane



KampusBola.com –

Jakarta – Glenn Hoddle meminta Gareth Southgate untuk menerapkan formasi dua striker saat bertanding di Piala Dunia 2018 nanti. Pasalnya Hoddle ingin melihat Marcus Rashford berduet dengan Harry Kane di lini depan Inggris.

Hoddle Minta Pelatih Ingris Duetkan Rashford Dengan Harry Kane

Timnas Inggris saat ini memiliki striker paling tajam dan menarik, apalagi ada Raheem Sterling yang dianggap bisa berkontribusi lebih usai tampil gemilang dengan mengemas 18 gol dan 11 assists di Liga Primer musim 2017/18.

Baca juga : Resmi Jadi Pelatih West Brom, Darren Moore Merasa Bangga

Banyak orang yang menyebutkan bahwa Sterling layak diandalkan pada Piala Dunia nanti, namun Hoddle memandang bahwa Rashford sebagai partner terbaik untuk Kane di lini depan.

“Saya harap dia (Southgate) bermain dengan dua penyerang di depan. Saya ingin melihat Rashford dan Kane,” kata Hoddle kepada ITV Sport.

“Sterling tampil hebat untuk klubnya namun dalam 19 laga dia gagal mencetak gol sebagai penyerang lubang atau penyerang utama untuk Inggris. Posisi tersebut benar-benar berbeda dari yang ia mainkan di City.

“Saya ingin melihat Rashford dan Kane. Itu akan mengerikan buat pertahanan manapun, dua pemain tersebut.

“Di dunia sepakbola, tidak banyak bek sentral yang terbiasa melawan mereka. Salah satu punya kecepatan dan satunya lagi punya kekuatan dan mereka berdua dapat melakukan tipuan.

“Mereka (Inggris) terbiasa dengan satu striker dan full-back yang diharuskan maju, dan saya pikir kami bisa menimbulkan sejumlah masalah.

“Dele Alli harus mengubah perannya sedikit, dia tidak akan dimainkan di belakang striker, dia harus menjadi salah satu dari tiga gelandang dan bermain sedikit berbeda namun tetap berkeliaran di kotak lawan.”

Dalam pagelaran Piala Dunia di Rusia nanti, Inggris tergabung dalam Grup G bersama Panama, Tunisia dan Belgia. Mereka bakal membuka pertandingan dengan menghadapi Tunisia di Volgograd Arena pada 19 Juni mendatang.

(Okto – Satupedia.com)

Defoe Sesumbar Bisa Menangkan Piala Dunia Jika Dipercaya Berkostum Inggris



KampusBola.com –

Jakarta – Striker Bournemouth, Jermain Defoe menyatakan jika dirinya bisa memenangkan Piala Dunia yang diselenggarakan di Rusia, Juni 2018 mendatang bila dipercacaya berkostum tim nasional Inggris.

Defoe Sesumbar Bisa Menangkan Piala Dunia Jika Dipercaya Berkostum Inggris

Jermain Defoe

Defoe sendiri merasa sangat yakin jika dirinya masih cukup bagus untuk membela timnas Inggris. Pastinya jika Gareth Southgate mau memberinya kesempatan untuk membuktikan diri.

Baca juga : Lupakan Juventus, Donnarumma Menatap Laga Derby Melawan Inter

“Saya akan datang dan memenangkan Piala Dunia, sesederhana itu,” tegas Defoe dikutip dari fourfourtwo.

“Anda masuk untuk satu menit, dua menit, dan jika ada peluang anda bisa mencetak gol. Dalam turnamen, bukan hanya soal pemain yang bermain, tetapi soal keseluruhan skuat.”

Defoe mengklaim bahwa dirinya masih dapat memberikan penampilan terbaiknya untuk Inggris dan tidak terima jika hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Pasalnya ia yakin masih ada banyak kemampuan dalam dirinya.

“Tidak ada pemain yang mau duduk di bangku cadangan. Jika anda sampai di titik saat anda menerima posisi cadangan maka anda seharusnya tidak bermain.  Saya yakin masih ada banyak gol dalam diri saya,” pungkasnya.

(Okto – Satupedia.com)

Hadapi Italia, Pelatih Inggris Tak Pedulikan Hasil Akhir



KampusBola.com –

Jakarta – Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate memang tidak memperdulikan hasil akhir saat menghadapi Italia dalam pertandingan persahabatan, Rabu (28/03/2018).

Hadapi Italia, Pelatih Inggris Tak Pedulikan Hasil Akhir

Gareth Southgate

Timnas Inggris sendiri membawa modal kemenangan atas Belanda dengan skor 1-0 kala bertandang ke Amsterdam, dalam laga persahabatan, Jumat (23/03/2018). Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak oleh gelandang Manchester United, Jesse Lingard, pada menit ke-59.

Baca juga : Bek AS Roma Tertantang Matikan Pergerakan Messi

Pada laga kontra timnas Italia, Gareth Southgate mengatakan bahwa timnya tak akan meremehkan lawannya. Namun Southgate menegaskan jika Italia tak akan mudah melawan timnas Inggris. Pasalnya Italia sendiri mengalami kekalahan 0-2 kala melawan timnas Argentina.

Kekalahan tersebut menjadi tanda bahwa Italia belum lepas dari keterpurukan usai gagal lolos ke putaran final Piala Dunia, November lalu.

Italia memang gagal lolos ke Piala Dunia usai disingkirkan timnas Swedia pada babak play-off dengan skor 0-2. Meskipun menjadi favorit memenangkan laga, namun Southgate tak terlalu mengharap timnas Inggris menuai kemenangan pada laga ini. Ia hanya ingin lebih mengetahui sejauh mana dampak dari strategi yang ia terapkan dalam permainan.

“Kami akan melakukan beberapa perubahan, namun kami juga akan memadukan dari apa yang kami peroleh sebelumnya,” tutur Southgate dikutip BolaSport.com dari laman Football Italia.

Saat melawan Belanda, Southgate telah mendapatkan sesuatu yang dapat dipelajari. Kini ia tengah fokus pada posisi kiper yang menurutnya persaingannya cukup kompetitif.

Selain Jordan Pickford yang telah dimainkan Jumat lalu, timnas Inggris masih memiliki Jack Butland, Nick Pope dan Joe Hart.

(Okto – Satupedia.com)