Carlton Cole Segera Merapat ke Klub Kasta Kedua Inggris



KampusBola.com –

Surabaya – Mantan penyerang Persib Bandung, Carlton Cole, dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan klub Divisi Championship atau kasta kedua Liga Inggris, Wimbledon. Kabar itu muncul setelah dirinya berlatih bersama dengan para pemain klub tersebut.

Carlton Cole Segera Merapat ke Klub Kasta Kedua Inggris

Carlton Cole

Cole merupakan salah satu transfer terburuk Persib. Dari lima laga, pemain yang awalnya diharapkan jadi sumber gol itu justru tak sesuai ekspektasi. Eks bomber Chelsea itu tak mencetak gol sama sekali.

Usai dilepas Maung Bandung – julukan Persib, Cole memang sampai saat ini belum punya klub anyar. Wimbledon dikabarkan bakal menjadi pelabuhan barunya.

Hal tersebut setelah dia terlihat berlatih di sana. Dia juga merasa cukup senang diberi kesempatan ikut melahap menu latihan tim asal London tersebut.

“Menyenangkan bisa kembali berlatih, terima kasih untuk Wimbledon AFC, suasana kerja yang hebat, masih ada kehidupan di sini,” tulis Cole pada Jumat (15/12/2017).

Meski begitu, sampai saat ini belum ada konfirmasi soal masa depannya. Cole hanya sekadar ikut berlatih atau akan segera mendapat kontrak dari Wimbledon. (Siti Rahma – satupedia.com)

Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris



KampusBola.com –

Jakarta – Pelatih Timnas Tunisia, Nabil Maaloul mengaku tak gentar berada satu grup bersama Inggris yakni di Grup G Piala Dunia. Justru Tunisia bakal membuat kejutan menyakitkan kepada The Three Lions.

Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris

Nabil Maaloul

Tunisia saat ini berada di peringkat 27 Ranking FIFA dan mempunyai selisih 12 peringkat dari Inggris yang berada di posisi 15. Akan tetapi, statistik tersebut bukanlah menjadi patokan bahwa Inggris bisa mengalahkan Tunisia dengan mudah, seperti yang pernah terjadi pada Piala Dunia 1998.

Baca juga : Sederet Fakta Menarik Grup D Piala Dunia 2018 Yang Dihuni Oleh Argentina

Pelatih Timnas Tunisia, Nabil Maaloul meyakini bahwa pasukannya akan mampu membuat Inggris menangis. Salah satu faktornya adalah Maaloul mengaku telah memahami karakter para pemain The Three Lions karena sering menonton pertandingan Liga Primer Inggris.

“Di atas kertas, Inggris dan Belgia adalah dua tim favorit di grup ini. Namun kami akan berusaha memenangkan pertandingan dan menunjukkan kepada publik sepakbola dunia apa yang mampu dilakukan Tunisia,” ucap Maaloul seperti dikutip Mirror.

“Saya memantau Liga Primer Inggris setiap pekan. Dan saya merasa beruntung karena bisa mengetahui setiap pemain (Timnas Inggris),” imbuh komentator di beIN Sports tersebut.

Maaloul menilai jika Belgia adalah tim terbaik di Grup G. Sebab, Timnas Belgia mempunyai banyak pemain yang tampil di Liga Primer Inggris. Jadi mereka pantas menjadi favorit, dengan posisi kedua akan diperebutkan Tunisia dan Inggris.

“Saya pikir kami mampu bersaing dengan Inggris, dan bahkan berpeluang untuk mengalahkan mereka. Inggris adalah tim yang banyak diisi pemain muda yang bermain luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, saya pikir Tunisia mampu untuk meraih kemenangan,” pungkas Maaloul.

(Okto – Satupedia.com)

Antusiasme Harry Kane Usai Melihat Hasil Drawing Piala Dunia 2018



KampusBola.com –

Jakarta – Proses pengundian grup di Piala Dunia 2018 sudah dilakukan pada Jumat (01/12/17) malam waktu Rusia. Acara pengundian ini dipandu oleh legenda Inggris, Gary Lineker, dan dibuka oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Antusiasme Harry Kane Usai Melihat Hasil Drawing Piala Dunia 2018

Harry Kane

Hasil dari pengundian tersebut membuat Inggris menempati Grup G bersama Belgia, Panama, dan Tunisia. Melihat kekuatan dari keempat tim di grup, nampaknya Inggris bakal memimpin Grup G di Piala Dunia 2018.

Baca juga : Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris

Harry Kane yang merupakan striker Timnas Inggris dan Tottenham Hotspur juga ikut menyimak hasil pengundian yang dilakukan beberapa jam lalu. Ia semakin Antusias saat melihat timnya berada di Grup G bersama dengan tiga negara lainnya.

“Belgia, Tunisia, dan Panama! Sangat bersemangat untuk #World Cup dan bertemu Jan Vertonghen, Alderweireld Tobi, dan Mousa Dembele,” tulis Kane dalam akun Twitter-nya.

Ketiga pemain yang disebutkan Kane merupakan rekan setimnya dari Tottenham Hotspur. Dengan demikian, Kane bertemu rekan setimnya namun kini bakal membela negara berbeda tentu akan memberi sensasi lain yang jarang dirasakan Kane selama ini.

Kane bakal ikut andil dalam kompetisi Piala Dunia 2018 dengan membela Inggris. Banyak orang yang mengabarkan bahwa Kane merupakan penyerang yang harus diwaspadai seluruh lawan yang bertemu Inggris di Piala Dunia mendatang.

(Okto – Satupedia.com)

Alves Menyebut Jesus Sebagai Penerus Ronaldo di Brazil



KampusBola.com –

London – Jelang pertandingan uji coba melawan Inggris di Wembley, Dani Alves menyebutkan jika rekannya di timnas Brasil, Gabriel Jesus bisa di ibaratkan sebagai penerus Ronaldo.

Alves Menyebut Jesus Sebagai Penerus Ronaldo di Brazil

Jesus telah mencetak gol ke-8 untuk timnas Brasil pekan lalu dalam kemenangan saat melawan Jepang dengan skor 3-1, dan tampaknya striker Manchester City tersebut bakal memainkan peran vital di Rusia 2018.

Baca juga : Bek MU Girang Bisa Singkirkan Italia

Jesus merupakan jebolan dari akademi Palmeiras, yang kini sudah mencetak tujuh gol pada musim perdananya di Premier League telah membuat Alves yakin untuk membandingkannya dengan legenda Real Madrid. Alves pun mengatakan pemain berusia 20 tahun itu tak akan terbebani dengan perbandingan tersebut.

“Saya tidak bercanda ketika saya menyebutnya Ronaldo baru. Mereka berdua punya gaya yang mirip,” tutur Alves menurut FFT.

“Dia sudah menjadi pemain yang hebat dan akan lebih hebat lagi di masa mendatang.”

“Atas semua yang sudah dia lakukan, semua yang sudah dia raih, takkan ada tekanan. Dia melakukan apa yang dia sukai.”

(Okto – Satupedia.com)

Jelang Hadapi Inggris, Manajer Jerman Mulai Khawatir



KampusBola.com –

London – Manajer timnas Jerman, Oliver Bierhoff mengungkapkan bahwa perkembangan kualitas pemain muda Inggris telah membuat timnya mulai khawatir.

Jelang Hadapi Inggris, Manajer Jerman Mulai Khawatir

Timnas Jerman

Meskipun Inggris tak pernah menjadi juara Piala Dunia sejak 1966, namun masa depan sepakbola mereka tampak mulai bersinar setelah para pemain muda Three Lions sukses meraih trofi juara Piala Dunia U17 dan U20.

Baca juga : Pintu Real Madrid Terbuka Untuk Neymar

Bierhoff pun menilai bahwa hal tersebut telah menjadi kekhawatiran tersendiri untuk Jerman, menjelang laga uji coba kedua tim di Wembley.

“Memikirkan timnas senior Inggris, dari luar anda seperti mendapat kesan bahwa ini adalah tim anyar dengan banyak pemain muda, dan variasi karakter. Selain itu banyak pemain senior yang sudah pensiun,” tutur Bierhoff menurut FFT.

“Ada perubahan dan saya bisa lihat bahwa mereka semakin percaya diri dengan prestasi tim U20 dan U17. Hal tersebut menunjukkan bahwa sepakbola Inggris terus berkembang. Sering sekali kita lihat banyak pemain muda yang sukses menjadi pemain penting di masa mendatang.

“Ya, kami khawatir soal Inggris, karena kualitas pemain mereka akan semakin hebat.”

“Saya yakin dengan adanya St George’s Park, dengan investasi yang ada, pelatih, dan juga pendidikan, mereka akan bisa mengejar ketertinggalan. Hal seperti ini memang butuh waktu. Kami memulainya di 2000 dan hasil akhirnya muncul di 2010, dengan banyak talenta baru berbakat.”

(Okto – Satupedia.com)