Roberto Mancini Bertekad Bawa Italia Kembali Bersinar



KampusBola.com –

Jakarta – Roberto Mancini yang baru saja resmi menjadi pelatih baru timnas Italia menyatakan bahwa dirinya bertekad untuk membuat timnas Italia bersinar dan mampu mencapai level teratas di kancah dunia.

Roberto Mancini Bertekad Bawa Italia Kembali Bersinar

Mancini sendiri bakal memulai debutnya bersama Timnas Italia pada 28 Mei dalam laga uji coba kontra Uni Emirat Arab. Setelah itu, Italia bakal menghadapi tim-tim besar seperti Prancis dan Belanda.

Baca juga : Hoddle Minta Pelatih Ingris Duetkan Rashford Dengan Harry Kane

“Saya sangat bangga dengan apa yang terjadi pada diri saya. Saya kira bagi seorang pelatih, memimpin timnas adalah (pencapaian) maksimal dan saya sangat bahagia,” ujar Mancini.

“Sayangnya, dalam sepakbola, ada saat-saat sulit dan negatif. Jadi kami harus mencari cara untuk membawa Nazionale kembali sebagaimana seharusnya.”

“Italia selalu jadi salah satu timnas terbaik di dunia, oleh karenanya kami berharap seluruh komponen di tim kami bisa mencapainya.”

“Target dasar saya sama dengan timnas dan akan selalu sama, yakni membawa tim kembali selekasnya agar bisa bermain untuk menjuarai Euro lalu Piala Dunia. Tidak ada target lain.”

“Para pemain yang datang untuk tugas internasional profesional. Mereka tahu apa yang diperlukan dan apa yang harus dilakukan,” pungkasnya.

(Okto – Satupedia.com)

Mancini Merasa Bangga Jika Bisa Tangani Timnas Italia



KampusBola.com –

Saint Petersburg – Pelatih Zenit St Petersburg, Roberto Mancini mengakui bahwa dirinya bakal merasa sangat bangga jika bisa menangani timnas Italia. Namun, Mancini juga mengaku bahwa dirinya belum dihubungi oleh petinggi Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terkait jabatan pelatih Italia.

Mancini Merasa Bangga Jika Bisa Tangani Timnas Italia

Kursi kepelatihan timnas Italia memang masih kosong sejak FIGC memecat Gian Piero Ventura pada 15 November 2017. Saat ini, jabatan pelatih Italia dipegang oleh Luigi Di Biagio yang berstatus sebagai caretaker.

Baca juga : Sir Alex Yakin Fans Arsenal Bakal Merindukan Sosok Wenger

Beberapa nama sudah muncul sebagai calon pelatih dari Timnas Italia. Nama-nama yang kerap muncul adalah Carlo Ancelotti, Vincenzo Montella, Antonio Conte, hingga Roberto Mancini.

Seperti dikabarkan Calciomercato, FIGC telah sepakat untuk menunjuk Mancini sebagai alenatore Gli Azzurri berikutnya. Meski begitu, proses penunjukkan Roberto Mancini sebagai pelatih anyar Italia masih belum terealisasi sampai saat ini.

“Saya berada di posisi terdepan untuk menjadi pelatih Italia? Dari Zenit St Petersburg sulit untuk menyadari segalanya,” kata Mancini.

“Saya pribadi tidak pernah berbicara dengan federasi (FIGC), tetapi melatih timnas Italia akan menjadi sesuatu yang bergengsi dan menjadi sumber kebanggaan bagi saya, karena Italia adalah satu di antara tim paling penting di dunia,” lanjutnya.

“Jika suatu hari saya mendapat kesempatan untuk duduk di bangku pelatih timnas Italia, itu akan menjadi sesuatu yang indah. Namun, sampai kini belum ada apa-apa,” papar mantan pelatih Inter Milan itu.

(Okto – Satupedia.com)

Montella Ingin Melanjutkan Petualangannya Bersama Sevilla Musim Depan



KampusBola.com –

Jakarta – Vincenzo Montella mengaku bahwa dirinya ingin melanjutkan petualangannya bersama klub asal Spanyol, Sevilla pada musim depan. Montella juga menegaskan jika dirinya masih belum ingin kembali melatih di Italia.

Montella Ingin Melanjutkan Petualangannya Bersama Sevilla Musim Depan

Montella sendiri memulai karirnya sebagai pelatih Sevilla sejak bulan Desember 2017 yang lalu. ia mendapatkan kontrak hingga Juni 2019 mendatang. Bahkan Montella juga bisa meninggalkan Sevilla, sebab ada sebuah klausul khusus dalam kontrak yang sudah dia teken. Namun, Montella mengaku tidak mempedulikan klausul tersebut.

Baca juga : Manchester City Disarankan Bajak Gelandang Chelsea Musim Depan

“Saya merasa senang berada di sini dan saya punya kontrak hingga musim depan. Menang benar, ada klausul pelepasan tetap saya tidak mengetahuinya dengan detail. Anda harus tanya pada Presiden,” ucap Montella kepada Marca.

Sebenarnya, hasil yang diraih Montella bersama Sevilla di La Liga juga tidak begitu bagus. Seperti yang terlihat dalam catatan kemenangan Montella bersama Sevilla yang hanya meraih lima kemenangan saja dari 17 laga.

Akan tetapi, Montella mampu membawa Sevilla melangkah jauh di Liga Champions hingga mencapai ke babak delapan besar dengan menyingkirkan Manchester United. Tapi, langkah Sevilla terhenti setelah disingkirkan oleh Bayern Munchen.

Montella juga menegaskan bahwa kembali ke Italia sejauh ini masih belum menjadi prioritas utamanya. Apalagi jika mendapat panggilan untuk melatih tim nasional Italia. Sebab, nama Montella sendiri telah masuk daftar kandidat pelatih timnas.

“Saya hanya memikirkan untuk melatih sebuah klub, tapi sekarang saya juga hanya ingin melanjutkan petualangan bersama dengan Sevilla,” tandas Montella.

(Okto – Satupedia.com)

Hadapi Italia, Pelatih Inggris Tak Pedulikan Hasil Akhir



KampusBola.com –

Jakarta – Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate memang tidak memperdulikan hasil akhir saat menghadapi Italia dalam pertandingan persahabatan, Rabu (28/03/2018).

Hadapi Italia, Pelatih Inggris Tak Pedulikan Hasil Akhir

Gareth Southgate

Timnas Inggris sendiri membawa modal kemenangan atas Belanda dengan skor 1-0 kala bertandang ke Amsterdam, dalam laga persahabatan, Jumat (23/03/2018). Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak oleh gelandang Manchester United, Jesse Lingard, pada menit ke-59.

Baca juga : Bek AS Roma Tertantang Matikan Pergerakan Messi

Pada laga kontra timnas Italia, Gareth Southgate mengatakan bahwa timnya tak akan meremehkan lawannya. Namun Southgate menegaskan jika Italia tak akan mudah melawan timnas Inggris. Pasalnya Italia sendiri mengalami kekalahan 0-2 kala melawan timnas Argentina.

Kekalahan tersebut menjadi tanda bahwa Italia belum lepas dari keterpurukan usai gagal lolos ke putaran final Piala Dunia, November lalu.

Italia memang gagal lolos ke Piala Dunia usai disingkirkan timnas Swedia pada babak play-off dengan skor 0-2. Meskipun menjadi favorit memenangkan laga, namun Southgate tak terlalu mengharap timnas Inggris menuai kemenangan pada laga ini. Ia hanya ingin lebih mengetahui sejauh mana dampak dari strategi yang ia terapkan dalam permainan.

“Kami akan melakukan beberapa perubahan, namun kami juga akan memadukan dari apa yang kami peroleh sebelumnya,” tutur Southgate dikutip BolaSport.com dari laman Football Italia.

Saat melawan Belanda, Southgate telah mendapatkan sesuatu yang dapat dipelajari. Kini ia tengah fokus pada posisi kiper yang menurutnya persaingannya cukup kompetitif.

Selain Jordan Pickford yang telah dimainkan Jumat lalu, timnas Inggris masih memiliki Jack Butland, Nick Pope dan Joe Hart.

(Okto – Satupedia.com)

Tak Tampil di Piala Dunia 2018, Buffon Memilih Jagokan Argentina



KampusBola.com –

Jakarta – Italia harus absen terlebih dahulu pada putaran Piala Dunia 2018. Namun kiper Timnas Italia, Gianluigi Buffon memberikan pendapatnya terkait tim yang memiliki peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia tahun ini.

Tak Tampil di Piala Dunia 2018, Buffon Memilih Jagokan Argentina

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon mengakui bahwa Argentina telah menjadi salah satu di antara tim favorit juara bersama Brasil, Jerman, dan Spanyol.

Baca juga : Kroos Anggap Timnas Brasil Saat Ini Lebih Baik Dibanding 4 Tahun Lalu

Buffon memberikan pilihannya untuk Argentina juga dengan alasan tersendiri. Italia sendiri baru saja tumbang 0-2 dalam laga persahabatan di Stadion Etihad, Sabtu dini hari WIB (24/3/2018). Padahal, Argentina bermain tanpa sang bintang, Lionel Messi.

Pada laga tersebut, Buffon membuat sejumlah penyelamatan gemilang, meskipun pada akhirnya tetap tak bisa menghindarkan Italia dari kekalahan. “Kami harus mengakui keunggulan Argentina, mereka bermain bagus,” kata Buffon.

“Laga itu bisa berakhir imbang, 0-0, 1-1, atau 2-2, tapi mereka mampu memanfaatkan peluang sementara kami tidak. Italia masih dalam masa rekonstruksi setelah gagal ke Piala Dunia. Itu momen tak biasa dalam sejarah, tapi di era lain, Italia-Argentina bisa jadi akan bersua di semifinal atau bahkan final Piala Dunia,” tutur kiper Juventus itu.

Buffon juga menambahkan bahwa Argentina memiliki potensi besar, dengan pemain yang hebat dalam penyerang dan kuat dalam pertahanan. “Mereka jadi salah satu kandidat memenangi trofi pada musim panas nanti bersama Brasil, Jerman, dan Spanyol,” ujarnya.

(Okto – Satupedia.com)