Chiellini Minta Italia Segera Lakukan Reformasi



KampusBola.com –

Roma – Bek Juventus, Giorgio Chiellini minta Italia untuk segera melakukan reformasi di sepakbola setelah mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2018, sebab itu merupakan kebutuhan untuk kembali lebih baik lagi.

Chiellini Minta Italia Segera Lakukan Reformasi

Chiellini

Seperti diketahui, Italia dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2018 setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia di play-off Piala Dunia. Kekalahan 0-1 di leg pertama tidak bisa dibalas oleh Italia, karena mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjadi tuan rumah di San Siro untuk leg kedua.

Baca juga : Demi Griezmann, Presiden Atletico Madrid Ingin Beli Neymar dan Mbappe

Kegagalan ini menjadi yang pertama kalinya timnas Italia untuk lolos ke Piala Dunia sejak tahun 1958 silam. Kegagalan ini sekaligus membuat pelatih Giampiero Ventura dipecat dari posisinya.

“Ada kekecewaan, itu normal. Masih segar dan kami tak cukup menyadari apa yang terjadi. Mungkin kami hanya bisa merasakannya 100 persen pada bulan Juni nanti, karena rasanya mustahil tak hadir di Piala Dunia,” ujarnya kepada  Corriere della Sera.

“Kami harus memastikan bahwa titik rendah ini adalah titik kelahiran kembali. Atmosfer San Siro adalah dasarnya, saya tak pernah merasakan cinta yang tulus seperti itu. Saya masih merinding mendengar lagu kebangsaan. Itu akan membantu kami melangkah ke 2020, dan memulainya kembali,” tambahnya.

“Sudah jelas bahwa kami harus memulainya kembali, namun merobek segalanya akan menjadi kesalahan. Tapi ini jelas bahwa kami butuh reformasi,” tandasnya.

(Okto – Satupedia.com)

Kiper Lazio Ikut Sakit Hati Melihat Buffon Gagal Bawa Italia Menuju Piala Dunia

KampusBola.com –

Roma – Kiper Lazio, Thomas Strakosha ikut merasa sakit hati melihat idolanya, Gianluigi Buffon menangis setelah gagal membawa Italia lolos menuju Piala Dunia 2018.

Kiper Lazio Ikut Sakit Hati Melihat Buffon Gagal Bawa Italia Menuju Piala Dunia

Seperti diketahui, Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia di babak play-off Piala Dunia. Kekalahan 0-1 di leg pertama tak mampu dibalas Italia, karena mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol ketika bermain di San Siro untuk leg kedua. Kegagalan ini menjadi kegagalan pertama Italia menembus Piala Dunia sejak tahun 1958 silam.

Baca juga : Pelatih Nantes Memarkir Dua Bus Untuk Hadapi PSG

“Ayah saya (legenda Albania, Foto Strakosha) adalah pahlawan saya, tapi idola saya selalu Buffon dan ini menyakitkan untuk melihat dia begitu sedih, karena seluruh Italia ingin lolos,” ujarnya.

“Sangat mengerikan melihat dia begitu sedih dan itu membuat saya sedih juga, bersama dengan semua orang Italia. Dia layak mendapatkan akhir yang berbeda dengan Nazionale,” tambahnya.

Strakosha juga sedih melihat rekan setimnya di Lazio yakni Ciro Immobile dan Marco Parolo yang masih merasa sedih ketika kembali ke klub untuk mengikuti sesi latihan.

“Saya melihat mereka di kemudian hari dan mereka sangat sedih. Saya tak terbiasa melihat mereka seperti itu, saya belum pernah melihat mereka begitu cemberut,” sambungnya.

“Ini adalah beban yang lebih berat lagi untuk dibawa karena Italia tak pernah absen dalam 60 tahun. Mereka telah memberikan semuanya, saya menonton pertandingannya, namun mereka hanya sedikit sial,” tandasnya.

Italia Disarankan Menunjuk Ancelotti Sebagai Pelatih Baru

KampusBola.com –

Roma – Ketua Asosiasi Pelatih Italia, Renzo Ulivieri memberikan saran kepada Italia untuk menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru Italia setelah Giampiero Ventura didepak dari kursi pelatih.

Italia Disarankan Menunjuk Ancelotti Sebagai Pelatih Baru

Renzo Ulivieri

Pada saat ini, kursi pelatih timnas Italia memang tengah lowong. Setelah Italia gagal untuk menembus putaran final Piala Dunia 2018, Giampiero Ventura pun akhirnya dipecat sebagai pelatih. Sebab Ventura dianggap sebagai seseorang yang bertanggung jawab atas kegagalan yang pertama kalinya sejak tahun 1958 itu.

Baca juga : Mourinho Mengeluh Jones Cedera Saat Memperkuat Inggris

Ada beberapa nama yang kini telah muncul sebagai calon pengganti Ventura. Mulai dari Roberto Mancini, Antonio Conte hingga Carlo Ancelotti menjadi beberapa nama yang dijagokan bakal menduduki kursi pelatih Italia.

“Ancelotti? Dia akan menjadi solusi paling sederhana an dia akan disukai semua orang,” ujar mantan bos Bologna tersebut.

“Piala Dunia? Tak lolos adalah sebuah masalah. Tavecchio? Saya percaya pada proyek ini,” tandasnya.

Eks Presiden Milan Ikut Sedih Melihat Italia Tak Tampil di Piala Dunia 2018

KampusBola.com –

Milan – Mantan Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi ikut merasa sedih saat melihat Italia dipastikan tak tampil di Piala Dunia 2018.

Eks Presiden Milan Ikut Sedih Melihat Italia Tak Tampil di Piala Dunia 2018

Kegagalan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam tempo 60 tahun terakhir ini, telah membuktikan bahwa sepakbola Italia mengalami penurunan prestasi saat ini.

Baca juga : Owen Optimistis Liverpool Dapat Juarai EPL Musim Ini

Skuat asuhan Giampero Ventura itu telah gagal untuk melewati fase playoff melawan Swedia. Italia pun kalah dengan agregat tipis 1-0. Kegagalan itu membuat publik sepakbola Italia sakit dengan sangat mendalam seperti yang juga dirasakan oleh Berlusconi.

“Saya mencintai Italia, saya mencintai citra kami dan saya mencintai sepakbola,” serunya kepada Il Messaggero.

“Kemarin malam, seperti jutaan orang Italia lainnya, saya merasa sangat sakit, teramat sangat sakit,” ujar Berlusconi.

Sementara itu, Giampero Ventura mengaku tak mau mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih. Namun, federasi sepakbola Italia disebut bakal segera menurunkan secara paksa pelatih 69 tahun itu dari kursi pelatih.

Bek MU Girang Bisa Singkirkan Italia



KampusBola.com –

Manchester – Bek Manchester United, Victor Lindelof merasa sangat bahagia usai dapat menyingkirkan Italia menuju Piala Dunia 2018.

Bek MU Girang Bisa Singkirkan Italia

Swedia mempunyai modal keyakinan yang begitu tinggi dengan kemampuan mereka, hal itulah yang menjadi kunci sukses timnya sanggup menyingkirkan Italia di babak play-off Piala Dunia.

Baca juga : Gabbiadini Sulit Mempercayai Italia Tak Lolos Ke Piala Dunia 2018

Swedia telah memastikan diri maju ke putaran final Piala Dunia tahun depan untuk kali pertama sejak 2006 setelah menahan imbang dengan skor 0-0 di San Siro semalam, sekaligus melengkapi kemenangan 1-0 secara agregat.

Gol dari Jakob Johansson pada pertandingan leg pertama menjadi pembeda kedua tim dalam 180 menit. Lindelof pun ikut andil dalam dengan memberikan kontribusi penting dalam menjegal laju Italia.

Sebelumnya Lindelof kerap dikritik karena penampilannya yang mengecewakan di klub, namun kini pemain 23 tahun tersebut memberikan pujian atas kesolidan timnya.

“Untuk pertama kalinya saya lolos ke Piala Dunia, dan saya amat bahagia,” tutur Lindelof di FFT.

“Kami tahu datang ke sini bakal sulit, namun usai pertandingan pertama di kandang, kami percaya bisa melakukannya. Kami bekerja amat keras. Saya tidak tahu bagaimana menggambarkan tim ini. Kami tahu kami bisa melakukannya.”

“Kami selalu yakin kami bisa pergi ke Piala Dunia dan di sanalah kami sekarang.”

(Okto – Satupedia.com)