Lacazette : “Itu Pertandingan Terbaik Saya Bersama Prancis”

KampusBola.com –

London – Striker Arsenal, Alexandre Lacazette merasa sangat bahagia saat membela Prancis dalam pertandingan melawan Jerman. Pada pertandingan tersebut Lacazette mencetak dua gol, meskipun harus berakhir imbang dengan skor 2-2.

Lacazette : "Itu Pertandingan Terbaik Saya Bersama Prancis"

Lacazette

Lacazette menandai penampilan yang ke-16 di level Internasional dengan mencetak brace ke gawang Jerman, ia juga membantu timnya untuk menahan imbang timnas yang memiliki tribute juara dunia di Cologne.

Baca juga : Fellaini Masih Enggan Tanda Tangani Kontrak Baru di MU

Setelah pertandingan, Lacazette pun tidak segan menyebutkan jika dirinya sudah memainkan salah satu pertandingan terbaiknya bersama Timnas Prancis.

“Itu adalah pertandingan terbaik saya bersama Prancis, tidak ada perdebatan mengenai hal tersebut,” tutur Lacazette menurut FFT.

“Pelatih Didier Deschamps mengatakan saya bermain bagus. Hal tersebut membuat saya kian termotivasi. Ini adalah salah satu pertandingan di mana saya benar-benar bermain sebagai penyerang tengah, posisi terbaik saya, di pertandingan besar. Saya amat bahagia.”

“Akan ada jeda panjang sebelum saya kembali bermain untuk Prancis. Anda bisa katakan saya meninggalkan pelatih dengan kenangan indah.”

Lacazette kini telah mencetak enam gol untuk Arsenal dalam 11 pertandingan musim ini. Sang striker diharapkan bakal kembali menunjukkan aksinya untuk membobol gawang saat Arsenal menjamu Tottenham di duel derby London Utara akhir pekan ini.

Boateng Punya Sederet Nama Bek Yang Menjadi Panutannya

KampusBola.com –

Munich – Bek Bayern Munchen, Jerome Boateng mempunyai sederet nama bek bintang yang telah menjadi panutannya selama ini, diantaranya adalah Sergio Ramos dan Gerard Pique.

Boateng Punya Sederet Nama Bek Yang Menjadi Panutannya

Boateng juga dinilai oleh banyak orang sebagai salah satu bek terbaik, berkat kinerjanya di Bayern maupun timnas Jerman. Dari sekian banyaknya trofi yang pernah ia raih, Boateng pun sempat memenangkan Piala Dunia, Liga Champions, dan lima gelar Bundesliga beruntun. Saat Boateng ditanyai pemain yang telah menjadi idolanya, ia pun menyebutkan dua nama bintang Spanyol.

Baca juga : Italia Disarankan Menunjuk Ancelotti Sebagai Pelatih Baru

“Sergio Ramos bukan hanya salah satu yang terbaik karena semua sukses yang ia raih, dia juga mencetak banyak gol vital,” tuturnya di Bild.

“Spanyol juga punya Gerard Pique dan Diego Godin juga hebat, punya reputasi hebat dan juga mampu menjadi andalan Atletico dan Uruguay.”

“Dari Italia, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci benar-benar berkelas, saya juga senang dengan aksi Samuel Umtiti, ada banyak bek tengah yang bermain di level tertinggi.”

Bierhoff Pastikan Bakal Menolak Tawaran Munchen Untuk Loew



KampusBola.com –

Berlin – Oliver Bierhoff pastikan bakal menolak tawaran dari Bayern Munchen untuk manajer timnas Jerman, Joachim Loew.

Bierhoff Pastikan Bakal Menolak Tawaran Munchen Untuk Loew

Bierhoff

Loew pernah disebut oleh Bild am Sonntag sebagai kandidat untuk menggantikan pelatih sementara Jupp Heynckes sebagai manajer baru Bayern di 2018, setelah Jerman selesai bermain di Piala Dunia.

Baca juga : Juanfran Minta Atletico Tak Berharap Terlalu Banyak Pada Costa

Joachim Loew sukses membawa timnya mencatat rekor sempurna di Kualifikasi Piala Dunia setelah menang atas Azerbaijan, namun ia juga disebut bakal siap meninggalkan perannya meski tak peduli dengan apapun yang terjadi di Rusia.

Meskipun kontrak Loew berakhir hingga 2020, namun media Jerman menyebut jika dirinya punya klausul khusus yang bisa membuatnya pergi di musim panas berikutnya.

“Semuanya bisa terjadi di sepakbola. Anda tak bisa mencoret apapun. Tak diragukan lagi, Jogi bisa menangani tim manapun di dunia ini dengan kualitasnya, dan saya kira banyak yang tertarik,” tutur Bierhoff di ARD.

“Joachim punya kontrak sampai 2020, dan jika Bayern datang kami akan langsung menolak mereka.” Tambah Bierhoff.

(Okto – Satupedia.com)

Menang 5-1 Atas Azerbaijan, Jerman Catat Rekor Apik



KampusBola.com –

Jakarta – Raihan kemenangan dengan skor 5-1 atas Azerbaijan pada laga pamungkas, Senin (9/10) dini hari WIB, membuat Jerman catat rekor yang apik dan sukses lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

Menang 5-1 Atas Azerbaijan, Jerman Catat Rekor Apik

Selebrasi Tim Jerman

Dalam sejarah kualifikasi zona Eropa, Sang juara bertahan berhasil mencetak selisih gol +39  yang menjadi rekor terbaik. Tim polesan Joachim Low juga menyapu bersih sepuluh laga kualifikasi dengan kemenangan.

Baca juga : Bermasalah Dengan Tinggi Badan, Insigne Sempat Putus Asa

Jerman mengakhiri rangkaian perjalanan menuju Rusia 2018 dengan total 43 gol dan hanya empat kali kebobolan. Catatan selisih gol tersebut ternyata melampaui catatan Rumania dengan +33 gol-nya pada kualifikasi Piala Dunia 1998.

Dari sepuluh hasil laga kualifikasi, Kemenangan tertinggi yang termasuk di antaranya saat Jerman menang 8-0 dan 7-0 atas San Marino yang selalu kalah di seluruh laga kualifikasi dan mencatat selisih gol -49 gol, meskipun saat menghancurkan Norwegia 6-0.

(Okto – Satupedia.com)

Joachim Loew Bangga Bawa Jerman Lolos ke Rusia 2018



KampusBola.com –

Belfast – Joachim Loew merasa bangga telah membawa Jerman lolos ke Rusia 2018. Loew tak segan memuji para pemainnya yang sudah melakukan tugas dengan baik usai timnya memastikan tempat di putaran final Piala Dunia 2018 dengan kemenangan 3-1 atas Irlandia Utara.Joachim Loew Bangga Bawa Jerman Lolos ke Rusia 2018

Di babak kualifikasi saat ini, sang juara dunia mencatat sembilan kemenangan beruntun dan dapat dipastikan bakal finis di puncak Grup C. Dengan hal tersebut maka Jerman masuk dalam turnamen akbar antarnegara untuk ke-19 kalinya sepanjang sejarah.

Baca juga : Hat-Trick Robert Lewandowski Ke Gawang Armenia Cetak Rekor Baru

Start apik Jerman tak lepas dari performa gelandang Bayern Munchen, Sebastian Rudy, dengan tendangan jarak jauhnya dalam dua menit awal, sebelum Sandro Wagner mencetak gol di menit ke-21.

Joshua Kimmich melakukan tendangan voli untuk mencetak gol di menit-menit akhir, dan Loew mengaku amat senang dengan penampilan yang ditunjukkan timnya tersebut.

“Saya puas,” tutur Loew di Goal International.

“Kami menggandakan keunggulan dengan amat cepat. Di Rep. Ceska kami juga unggul cepat namun kemudian kehilangan kontrol. Itu tidak terjadi hari ini.”

“Kami merasa di atas lapangan bahwa kami punya segalanya untuk mengontrol permainan di babak kedua. Dan di situlah kami sedikit melamban.”

(Okto – Satupedia.com)