Juventus Gagal Menang di Kandang Crotone



KampusBola.com –

Jakarta – Juventus gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 saat berkunjung ke markas  Crotone dalam lanjutan Serie A Italia di Stadio Ezio Scida, Kamis (19/4) dini hari WIB.

Hasil ini membuat Juventus gagal mempertahankan selisih enam poin dari Napoli yang menempati tempat kedua. Bahkan perburuan Scudetto musim ini kembali terbuka sangat lebar bagi kedua tim.

Juventus masih tetap mendominasi permainan sejak awal, meskipun mereka tampil tanpa Miralem Pjanic dan Mario Mandzukic yang cemerlang ketika melumat Sampdoria pada pekan lalu. Bahkan mereka mampu membatasi ruang kreasi para pemain Crotone.

Tim asuhan Massimiliano Allegri mampu membuka keunggulan di menit ke-16 melalui Douglas Costa dengan sundulan setelah mendapatkan umpan silang dari Alex Sandro.

Costa melakukan pergerakan cantik di menit akhir babak pertama dengan melewati hadangan dua pemain Crotone, namun eksekusi akhirnya masih melenceng dari gawang Crotone.

Pada babak kedua, Juventus masih menampilkan permainan positif. Namun kelengahan pada menit ke-65 membuat Juventus kecolongan malalui gol salto indah Simy Nwankwo dari ujung kotak penalti.

Skor imbang 1-1 membuat Juventus semakin meningkatkan serangan. Bahkan sejumlah tekanan mereka lancarkan, namun Cordaz tampil cemerlang di bawah mistar Crotone dengan menggagalkan peluang Juventus.

Pada menit ke-83, Higuain mencoba membalas gol salto Nwankwo. Sayangnya aksi bomber asal Argentina itu masih belum optimal. Juventus mengerahkan segala tenaga di sisa waktu permainan, termasuk memainkan Federico Bernardeschi yang baru kembali dari cedera. Skor 1-1 sama kuat mampu bertahan hingga laga berakhir.

(Okto – Satupedia.com)

Gagal Tembus Skuad Utama, Barca Tawarkan Digne Ke Juventus



KampusBola.com –

Jakarta – Barcelona dikabarkan bakal menawarkan Lucas Digne kepada raksasa Serie A, Juventus pada musim panas mendatang. Apalagi Digne sendiri telah gagal menembus skuad utama Barca dan Juventus pun disebut telah lama mengincar sang pemain untuk diboyong ke Turin.

Gagal Tembus Skuad Utama, Barca Tawarkan Digne Ke Juventus

Lucas Digne

Digne memang sempat tampil gemilang bersama dengan AS Roma beberapa musim yang lalu. Pada waktu itu, Digne pun berhasil memikat hati Barcelona dan pindah pada tahun 2016 lalu. Sayangnya, perjalanan karir Digne di Barca tidak berjalan dengan mulus. Pasalnya Digne gagal menembus tim utama Barca dan kalah bersaing dengan Jordi Alba.

Baca juga : Montella Ingin Melanjutkan Petualangannya Bersama Sevilla Musim Depan

Dengan demikian, Barca pun telah bersiap untuk melepas Digne ke klub lain pada musim depan. Barca juga disebut siap melepasnya ke Juve jika memang mendapatkan tawaran yang menarik dari klub asal Turin.

Direktur Olahraga Juve, Fabrico Paratici diketahui telah lama mengincar Digne dan berupaya membawanya ke Juve.

Juventus saat ini memang membutuhkan tambahan tenaga di posisi bek kiri. Apalagi kontrak Kwadwo Asamoah bakal habis pada musim depan. Barcelona sendiri juga terancam kehilangan Alex Sandro yang diketahui menjadi incaran banyak klub papan atas Eropa lain.

Digne tercatat telah bermain pada 44 pertandingan bersama di semua kompetisi selama dua musim. Selain bisa bermain di posisi bek kiri, Digne juga bisa bermain sebagai bek tengah. Pastinya Digne akan menjadi pembelian yang menguntungkan bagi Juventus di musim depan.

(Okto – Satupedia.com)

Juventus Pukul Sampdoria Dengan Skor Telak 3-0



KampusBola.com –

Jakarta – Juventus berhasil mengalahkan Sampdoria dengan skor telak 3-0 dalam laga Serie A Italia pekan ke-32 di Allianz Stadium, Minggu (15/4) malam WIB.

Kemenangan ini membuat Juventus semakin nyaman berada di puncak klasemen dengan memiliki keunggulan enam poin atas Napoli yang hanya bermain imbang tanpa gol saat melawan AC Milan.

Pada babak pertama, Juventus mampu mendominasi permainan dalam 15 menit pertama, terutama melalui pergerakan liar Juan Cuadrado.

Sampdoria juga terlihat beberapa kali menebar ancaman yang salah satunya datang melalui aksi mantan pemain Juventus, Fabio Quagliarella. Setelah itu, tim asuhan Massimiliano Allgeri terlihat sangat nyaman meredam pola serangan dari tim tamu.

Jelang turun minum, Juventus mampu membuka keunggulan melalui Mario Mandzukic dengan tembakan voli selepas menyambut umpan Douglas Costa. Skor 1-0 untuk Juventus mewarnai papan skor di jeda turun minum.

Pada babak kedua, Juventus masih melanjutkan dominasi permainan atas Sampdoria. Pada menit ke-60, giliran Benedikt Howedes yang membukukan gol perdananya bagi Juventus berkat sebuah sundulan sambil menjatuhkan badan setelah menerima umpan Costa.

Costa pun kembali menjadi kreator dari gol ketiga Juventus, yang dicetak oleh Sami Khedira pada menit ke-75. Juventus pun semakin nyaman dalam bermain setelah unggul tiga gol. Sementara Sampdoria masih sulit mengembangkan permainan. Skor 3-0 untuk kemenangan Juventus bertahan hingga laga berakhir.

(Okto – Satupedia.com)

Chiellini Tuding Wasit Bantu Kemenangan Real Madrid



KampusBola.com –

Jakarta – Bek andalan Juventus, Giorgio Chiellini menyampaikan bahwa ia tak terkejut dengan timnya yang tersingkir secara dramastis di tangan Real Madrid. Pasalnya Bayern Munchen pernah mengalami hal yang sama pada musim lalu.

Chiellini Tuding Wasit Bantu Kemenangan Real Madrid

Real Madrid berhasil memastikan diri lolos ke babak semi-final, meskipun menelan kekalahan dengan skor 3-1 pada leg kedua perempat-final di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB, namun unggul agregat 4-3.

Baca juga : Ronaldo Makin Kukuhkan Dirinya Sebagai Raja Gol di Liga Champions

Juventus pun nyaris memaksa laga hingga babak tambahan waktu setelah mampu mengatasi defisit kekalahan 3-0 di leg pertama dengan keunggulan 3-0 di leg kedua. Namun, Real Madrid mendapat hadiah penalti di masa injury time yang sukses dieksekusi Cristiano Ronaldo dengan baik.

Chiellini juga memberikan kritikan atas keputusan Michael Olivier yang memberikan hadiah tendangan 12 pas tersebut. Bahkan wasit tersebut juga memberikan kartu merah untuk kiper Gianluigi Buffon, yang melakukan protes keras terhadap keputusan penalti.

Putusan yang diberikan oleh wasit itu membuat Chiellini teringat dengan babak perempat-final yang kontroversial antara Real Madrid dan Bayern Munchen pada musim lalu. Munchen sendiri menelan kekalahan dengan skor 4-2 di Bernabeu dan kalah agregat 6-3 usai gol penentu Ronaldo di babak tambahan waktu yang dianggap dalam posisi off-side. Bahkan pada laga tersebut, Arturo Vidal juga mendapatkan kartu merah.

“Itu tidak mengejutkan. Bayern mengalaminya pada tahun lalu dan tahun ini adalah giliran Juventus,” ujar Chiellini kepada Mediaset Premium.

“Antara leg pertama dan leg kedua, segala sesuatunya bisa terjadi. Ini menggelikan kalau perancang wasit asal Italia menyebut segala sesuatunya berjalan bagus di Liga Champions.”

“Tidak ada yang berpikir kami bisa membalikkan keadaan, tapi kami yakin dan itu akan membantu kami untuk musim Liga Champions berikutnya. Ini akan menjadi tujuan kami di masa mendatang.”

(Okto – Satupedia.com)

Vazquez Klaim Dirinya Memang Dilanggar Oleh Benatia



KampusBola.com –

Jakarta – Lucas Vazquez mengklaim bahwa dirinya memang telah dilanggar oleh Medhi Benatia dan berbuah dengan hadiah penalti yang diberikan wasit untuk Real Madrid.

Vazquez Klaim Dirinya Memang Dilanggar Oleh Benatia

Real Madrid pun berhasil memastikan diri lolos ke babak semi-final. Meskipun menelan kekalahan dengan skor 3-1 di leg kedua perempat-final di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB, namun mereka unggul agregat 4-3.

Baca juga : RD Cari Cara Agar Bisa Dampingi Sriwijaya FC Hadapi Persipura

Juventus nyaris memaksa laga untuk dilanjutkan pada babak tambahan waktu setelah mampu mengatasi defisit kekalahan 3-0 di leg pertama dengan keunggulan 3-0 di leg kedua. Namun Madrid mendapat hadiah penalti di masa injury time yang berhasil dituntaskan Cristiano Ronaldo.

“Apakah itu penalti? Ya. Cristiano menendang bola ke arah saya di dekat titik penalti, dan ketika saya nyaris menyelesaikannya, sang centre-back datang dari arah belakang saya dan menjatuhkan saya. Tidak ada pertanyaan tentang itu,” ujar Vazquez kepada BeIN Sports.

“Protes Juve? Itu wajar, di menit terakhir. Pertandingan? Malam ini perlu menjadi pelajaran buat kami. Siapa pun yang rileks, akan membayarnya. Liga Champions tidak memaafkan siapa pun.’

“Kami tahu kami harus menderita hingga akhir dan gol-gol kami membawa kami ke semi-final, yang itu sebagai hal paling penting.”

“Undian? Kami harus siap siapa pun yang akan kami dapatkan dan menghadapi mereka dengan motivasi yang terbaik mungkin. Kami akan maju untuk mencapai final.”

(Okto – Satupedia.com)