Liverpool Diyakini Tak Akan Turunkan Skuat Terbaiknya Kontra West Brom



KampusBola.com –

Jakarta – Komentator Sky Sports, Paul Merson memprediksikan bahwa pelatih Liverpool, Jurgen Klopp tak akan menurunkan skuat terbaiknya saat menghadapi West Brom di laga Premier League akhir pekan nanti. Pasalnya Klopp akan menyimpan beberapa pemain untuk melawan AS Roma di Liga Champions.

Liverpool Diyakini Tak Akan Turunkan Skuat Terbaiknya Kontra West Brom

Liverpool memang dijadwalkan bakal menjamu AS Roma dalam laga leg pertama semi-final Liga Champions pada hari Rabu (25/4) mendatang. Namun sebelum itu, Liverpool harus menjalani laga tandang ke markas West Brom pada akhir pekan nanti.

Baca juga : Pogba Gagal Tampil Konsisten Sebab Terlalu Di Kekang

Sementara itu, West Brom mampu mengalahkan Manchester United pada akhir pekan kemarin. Namun West Brom diprediksikan tidak akan memberi perlawanan berarti kepada tim asuhan Klopp. Pasalnya, West Brom saat ini hanya menempati posisi terbawah klasemen Premier League.

Liverpool memang sudah hampir dipastikan bakal finis di empat besar, sebab posisi mereka saat ini masih terbilang aman karena unggul tujuh poin dari Chelsea yang berada di peringkat lima. Dengan demikian, Merson pun meyakini jika Klopp tidak akan menurunkan skuat terbaiknya sebagai persiapan jelang melawan Roma nanti.

“Liverpool sudah hampir dipastikan berada di empat besar, dan mereka harus mempersiapkan diri melawan Roma. Saya akan terkejut bila Liverpool menurunkan tim terkuatnya melawan West Brom,” ujar Merson kepada Sky Sports.

“Kami melihat apa yang terjadi saat Manchester City memainkan tim terkuatnya melawan Everton, dan mereka kalah dari Liverpool (di leg pertama). Saya pikir Klopp harus memainkan tim yang lebih sederhana,” tandasnya.

Pertandingan leg pertama kontra Roma bakal berlangsung di markas Liverpool, Anfield. Sementara AS Roma sendiri juga tampil cukup mengejutkan di Liga Champions karena baru saja menyingkirkan salah satu kandidat juara, Barcelona.

(Okto – Satupedia.com)

AS Roma Diyakini Bisa Kalahkan Liverpool Di Liga Champions



KampusBola.com –

Jakarta – Eks AC Milan, Serginho menyebutkan bahwa AS Roma telah mengantongi modal untuk menumbangkan Liverpool di semi final Liga Champions musim ini.

AS Roma Diyakini Bisa Kalahkan Liverpool Di Liga Champions

AS Roma memang telah membuat kejutan besar pada kompetisi Liga Champions musim ini. Sebab tim asuhan Eusebio di Francesco tersebut sukses melangkah ke babak semifinal usai berhasil menyingkirkan Barcelona.

Baca juga : Inilah Kelemahan Sriwijaya FC Ketika Berhadapan Dengan Persipura Jayapura

Sebenarnya Barcelona sempat dianggap bisa melangkah mulus ke babak semifinal, sebab mereka mampu unggul telak dengan skor 4-1 pada leg pertama babak perempat final di Camp Nou.

Namun saat menjalani leg kedua di Olimpico, Barca dibuat tak berdaya oleh para pemain Roma. Barca pun menelan kekalahan dengan skor 3-0. Agregat dari kedua pertandingan tersebut menjadi imbang 4-4, namun Roma berhak lolos dengan aturan gol tandang.

Kini AS Roma mendapatkan lawan berat di babak semifinal, mereka akan berhadapan dengan Liverpool yang musim ini tampil begitu hebat.

Seperti diketahui bahwa Liverpool termasuk tim paling subur di Liga Champions musim ini. Namun Serginho yakin Roma mampu menahan laju Liverpool setelah melihat performa mereka saat melawan Barca.

“Inilah sepakbola. Tidak ada yang mengira Roma bisa mengatasi Barcelona setelah leg pertama tetapi sepakbola dimainkan di lapangan, di mana Roma terbukti menjadi tim yang dipersiapkan dengan baik dan matang,” katanya kepada Omnisport.

“Setelah kemenangan besar ini, mereka membuktikan mereka memiliki segalanya untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi itu,” seru Serginho.

“Bagi saya, Roma diundi dengan klub paling sulit, Liverpool, yang bermain sangat bagus. Tapi setelah apa yang Roma lakukan melawan Barcelona, ​​semuanya mungkin. Dan Roma memiliki segalanya untuk mengalahkan Liverpool dan maju ke final,” klaimnya.

(Okto – Satupedia.com)

Chiellini Tuding Wasit Bantu Kemenangan Real Madrid



KampusBola.com –

Jakarta – Bek andalan Juventus, Giorgio Chiellini menyampaikan bahwa ia tak terkejut dengan timnya yang tersingkir secara dramastis di tangan Real Madrid. Pasalnya Bayern Munchen pernah mengalami hal yang sama pada musim lalu.

Chiellini Tuding Wasit Bantu Kemenangan Real Madrid

Real Madrid berhasil memastikan diri lolos ke babak semi-final, meskipun menelan kekalahan dengan skor 3-1 pada leg kedua perempat-final di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB, namun unggul agregat 4-3.

Baca juga : Ronaldo Makin Kukuhkan Dirinya Sebagai Raja Gol di Liga Champions

Juventus pun nyaris memaksa laga hingga babak tambahan waktu setelah mampu mengatasi defisit kekalahan 3-0 di leg pertama dengan keunggulan 3-0 di leg kedua. Namun, Real Madrid mendapat hadiah penalti di masa injury time yang sukses dieksekusi Cristiano Ronaldo dengan baik.

Chiellini juga memberikan kritikan atas keputusan Michael Olivier yang memberikan hadiah tendangan 12 pas tersebut. Bahkan wasit tersebut juga memberikan kartu merah untuk kiper Gianluigi Buffon, yang melakukan protes keras terhadap keputusan penalti.

Putusan yang diberikan oleh wasit itu membuat Chiellini teringat dengan babak perempat-final yang kontroversial antara Real Madrid dan Bayern Munchen pada musim lalu. Munchen sendiri menelan kekalahan dengan skor 4-2 di Bernabeu dan kalah agregat 6-3 usai gol penentu Ronaldo di babak tambahan waktu yang dianggap dalam posisi off-side. Bahkan pada laga tersebut, Arturo Vidal juga mendapatkan kartu merah.

“Itu tidak mengejutkan. Bayern mengalaminya pada tahun lalu dan tahun ini adalah giliran Juventus,” ujar Chiellini kepada Mediaset Premium.

“Antara leg pertama dan leg kedua, segala sesuatunya bisa terjadi. Ini menggelikan kalau perancang wasit asal Italia menyebut segala sesuatunya berjalan bagus di Liga Champions.”

“Tidak ada yang berpikir kami bisa membalikkan keadaan, tapi kami yakin dan itu akan membantu kami untuk musim Liga Champions berikutnya. Ini akan menjadi tujuan kami di masa mendatang.”

(Okto – Satupedia.com)

Vazquez Klaim Dirinya Memang Dilanggar Oleh Benatia



KampusBola.com –

Jakarta – Lucas Vazquez mengklaim bahwa dirinya memang telah dilanggar oleh Medhi Benatia dan berbuah dengan hadiah penalti yang diberikan wasit untuk Real Madrid.

Vazquez Klaim Dirinya Memang Dilanggar Oleh Benatia

Real Madrid pun berhasil memastikan diri lolos ke babak semi-final. Meskipun menelan kekalahan dengan skor 3-1 di leg kedua perempat-final di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB, namun mereka unggul agregat 4-3.

Baca juga : RD Cari Cara Agar Bisa Dampingi Sriwijaya FC Hadapi Persipura

Juventus nyaris memaksa laga untuk dilanjutkan pada babak tambahan waktu setelah mampu mengatasi defisit kekalahan 3-0 di leg pertama dengan keunggulan 3-0 di leg kedua. Namun Madrid mendapat hadiah penalti di masa injury time yang berhasil dituntaskan Cristiano Ronaldo.

“Apakah itu penalti? Ya. Cristiano menendang bola ke arah saya di dekat titik penalti, dan ketika saya nyaris menyelesaikannya, sang centre-back datang dari arah belakang saya dan menjatuhkan saya. Tidak ada pertanyaan tentang itu,” ujar Vazquez kepada BeIN Sports.

“Protes Juve? Itu wajar, di menit terakhir. Pertandingan? Malam ini perlu menjadi pelajaran buat kami. Siapa pun yang rileks, akan membayarnya. Liga Champions tidak memaafkan siapa pun.’

“Kami tahu kami harus menderita hingga akhir dan gol-gol kami membawa kami ke semi-final, yang itu sebagai hal paling penting.”

“Undian? Kami harus siap siapa pun yang akan kami dapatkan dan menghadapi mereka dengan motivasi yang terbaik mungkin. Kami akan maju untuk mencapai final.”

(Okto – Satupedia.com)

Singkirkan Juventus, Carvajal : “Sekarang Kami Bisa Merayakannya”



KampusBola.com –

Jakarta – Bek Real Madrid, Dani Carvajal menyampaikan bahwa saat ini timnya bisa merayakan pesta karena telah berhasil menyingkirkan Juventus dari babak perempat-final Liga Champions.

Singkirkan Juventus, Carvajal : "Sekarang Kami Bisa Merayakannya"

Madrid berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0 di pertemuan pertama sepekan lalu. Namun Madrid justru kesulitan saat menghadapi Juventus di leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB tadi.

Baca juga : Buffon Merasa Juventus Tak Pantas Kalah Dengan Cara Memalukan

Pada laga tersebut, Juventus mampu menyamakan agregat berkat brace Mario Mandzukic dan gol Blaise Matuidi, sebelum Madrid mendapatkan penalti kontroversial yang dikonversi Cristiano Ronaldo di menit akhir dan menyegel kelolosan Los Blancos ke semi-final.

Seusai laga, Carvajal mengatakan: “Hari ini kami harus berselebrasi,” ujarnya kepada laman resmi klub. “Kami tidak mengira laga seperti ini akan terjadi, karena kami sempat unggul 3-0 (di leg pertama).

“Liga Champions itu penuh laga berat, kami mengalaminya hari ini dan sekarang kami bisa merayakannya. Kami sempat melakukan sejumlah kesalahan, kami tidak punya banyak peluang, kami harusnya bisa mencetak gol namun itu tidak benar-benar terjadi… itulah sepakbola.”

Carvajal juga memberikan komentar terkait insiden pelanggaran Medhi Benatia terhadap Lucas Vazquez di akhir laga yang membuat wasit Michael Oliver menjatuhkan hukuman penalti. Bahkan insiden tersebut juga berbuntut kartu merah untuk Gianluigi Buffon karena melakukan protes berlebihan.

“Ketika saya melihatnya secara langsung, saya kira dia (Benatia) melakukan kontak yang jelas,” lanjut Carvajal. “Lucas tepat berada di depan gawang dan jika Benatia tidak menjatuhkannya, dia akan mencetak gol.

“Cristiano mengonversi penalti hampir sepanjang waktu. Dia mendapatkan gol untuk tim, yang mana adalah hal terpenting.”

(Okto – Satupedia.com)