Eks Liverpool Ragu MU Bakal Gaet Ibrahimovic Lagi



KampusBola.com –

Inggris – Rencana Manchester United untuk memulangkan penyerang LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic disangsikan oleh mantan pemain Liverpool, Steve Nicol, Minggu(14/10).

“Ketika pertama kali saya mendengar rumor ini, saya kembali teringat situasi Beckham beberapa tahun yang lalu. Namun situasinya sangat berbeda dengan Zlatan saat ini. Dengar, bagi saya Zlatan meninggalkan United karena ia tidak mendapatkan kesempatan bermain. Apakah dia mau kembali ke United dan hanya menjadi pemain cadangan? Karena itulah yang menunggunya saat ini dan saya rasa karena alasan itu ia tidak akan kembali,” ujar Nicol.

“Zlatan adalah pemain yang memiliki kualitas yang menakjubkan dan ia bisa mengubah jalannya pertandingan dengan magis yang ia miliki. Karena itu para pelatih manapun di seluruh dunia akan ingin punya pemain seperti itu di bangku cadangan mereka,” tambahnya.

“Namun sekali lagi, saya berpegang kepada pemikiran saya bahwa dia tidak akan mau hanya menjadi pemain cadangan dan untuk pemain berusia 37 tahun, ia pasti tidak mau hanya menjadi pelapis.” tutupnya. (Yayan – satupedia.com).

Setelah Klopp, Giliran Bek Liverpool Anggap UEFA Nations League Konyol



KampusBola.com –

Inggris – Gelaran UEFA Nations League sebelumnya dianggap konyol oleh Jurgen Klopp, dan sekarang giliran bek Liverpool, Dejan Lovren yang menganggap gelaran pertandingan tersebut hanya membuat para pemain kelelahan, Jumat(12/10).

Berikut penuturan Jurgen Klopp beberapa waktu yang lalu,

“Orang-orang bertanya mengapa pertandingan hari ini [vs Manchester City] tidak intens, dan itu karena pemain kami seperti Jordan [Henderson] hanya punya waktu istirahat dua minggu setelah Piala Dunia. Saat ini para pemain kami harus kembali ke negara mereka masing-masing dan bermain di UEFA Nations League, yang merupakan kompetisi paling tidak masuk akal di dunia.”

“Kami harus memperhatikan pemain kami, dimana kami menelpon semua pelatih Tim Nasional dan meminta pemain kami untuk diistirahatkan. Namun mereka menjawab tidak bisa melakukan itu karena turnamen ini membawa tekanan yang besar bagi mereka.” imbuhnya.

Dan Lovren pun turut sependapat dengan manajer asal jerman tersebut, “Saya setuju dengan Klopp, Nations League adalah kompetisi yang konyol. Tidak ada gunanya memainkan laga-laga ini. Ini bukan kompetisi nyata yang harus Anda menangkan. Anda dapat memanggil laga-laga ini apa pun yang Anda inginkan, tetapi faktanya adalah mereka adalah laga-laga uji coba saja!”

(Yayan – satupedia.com).

Bek Liverpool Lega Mahrez Gagal Penalti



KampusBola.com –

Liverpool – Virgil van Dijk tampak semringah. Sebab, eksekutor penalti Manchester City, Riyad Mahrez, tidak mampu menyelesaikan tugasnua. Laga tersebur berlangsung di Anfield pada Minggu (7/10/2018).

Bek Liverpool Lega Mahrez Gagal Penalti

Sebagaimana diketahui, bek andalan Liverpool tersebut melanggar Leroy Sane di kotak terlarang pada menit ke-84. Wasit Martin Atkinson pun langsung memberikan hukuman penalti.

Jika Mahrez sukses mencetak gol, Van Dijk tentu bakal menuai banyak cibiran. Sebab, gol tersebut mungkin besar bisa membikin Liverpool menelan kekalahan perdana di Premier League musim ini.

“Melakukan diving bukanlah pilihan cerdas. Itu memang penalti dan seharusnya tak terjadi, tapi saya sangat senang kami tak kebobolan,” ujar Van Dijk kepada Sky Sports (08/10/2018).

“Mereka tampil bagus, seperti kami, hingga momen penalti tersebut. Kami tak beruntung tak bisa mencetak gol, dan juga beruntung tak kebobolan, jadi saya rasa kami menggagalkannya satu sama lain,” lanjutnya.

“Tadi adalah laga berat melawan sang juara dan saya senang kami mempertahankan clean sheet. Kami ingin bangkit dari kekalahan kami atas Napoli dan saya rasa kami melakukannya,” tukas pemain asal Belanda itu. (Edy – satupedia.com)

Tim Dokter Ungkap Kondisi Cedera Naby Keita



KampusBola.com –

Naples – Dokter asal Italia, Ciro Mauro merilis kondisi teranyar gelandang Liverpool, Naby Keita usai mengalami cedera.

Tim Dokter Ungkap Kondisi Cedera Naby Keita

Keita sempat mendapat perawatan di rumah sakit usai menderita cedera saat The Reds melakoni duel lawan Napoli di ajang Liga Champions tengah pekan lalu.

Media Italia juga melaporkan bahwa sang pemain harus mendapat perawatan di unit kardiologi rumah sakit Antonio Cardarelli, Naples.

Mauro yang menjabat sebagai kepala departemen kardiologi di fasilitas medis sekaligus koordinator penerimaan gawat darurat, mengawasi langsung perawatan bintang baru Liverpool tersebut.

Kepada radio Italia, dalam pernyataannya mengatakan bahwa Keita harus menginap usai menjalani MRI dan pemindaian CAT pada tulang belakangnya setelah dia tergolek di San Paolo.

“Keita baru saja selesai ditangani. Dia harus terbang ke Liverpool pukul 2 siang. Dia tidak memiliki masalah kardiologis. Ini adalah trauma punggung yang cukup kuat,” ujar Dr Mauro (05/10/2018).

“Dia mejalani MRI dan scan CAT untuk mengetahui masalah tulang belakangnya. Ini tidak ada hubungangannya dengan kardiovaskular. Sang pemain tenang ketika dia pergi dan dokter Naples sudah memberinya tagihan pengobatan yang baik.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

Wijnaldum Yakin Ketajaman Salah Akan Kembali Seiring Waktu



KampusBola.com –

Liverpool – Pernyataan dukungan disampaikan oleh gelandang Liverpool, Giorginio Wijnaldum untuk Mohamed Salah. Pemain asal Belanda itu meyakini bintang asal Mesir tersebut akan kembali mengemas banyak gol bagi The Reds musim ini dan tidak berakhir sebagai sensasi satu musim saja.

Wijnaldum Yakin Ketajaman Salah Akan Kembali Seiring Waktu

Musim lalu Salah mencuri perhatian seluruh penggemar sepakbola di dunia. Di musim debutnya bersama Liverpool, sang winger mampu mendonasikan 42 gol bagi The Reds dan berujung dengan ganjaran sepatu emas Premier League.

Namun di awal musim ini, pemain berusia 25 tahun itu seakan kehilangan magisnya untuk mengulangi kesuksesannya seperti musim lalu. Setidaknya Salah baru mengemas 3 gol bagi The Reds, dan banyak pihak yang mulai meragukan konsistensi Salah.

Meski demikian Wijnaldum meyakini bahwa ketajaman rekan setimnya itu akan kembali muncul seiring berjalannya waktu. “Saya bilang kepada dia [Salah] ‘Mo, kamu bukan sensasi satu musim’ dan dia mengatakan ‘Ya, kamu benar’,” ujar Wijnaldum kepada Sportsmole (04/10/2018).

“Kami sering bercanda mengenai krisis golnya tersebut, namun Mo adalah orang yang bisa mengatasi tekanan. Dia tidak pernah takut akan tekanan. Dia menghadapi tekanan dengan baik dan ia tahu ia bisa melakukannya.”

“Musim lalu dia mendapatkan banyak tekanan untuk menjadi top skorer Liga. Ketika ia masih membuat 18 gol dia berkata ‘Saya mungkin akan mencetak 32 gol’ dan ia benar-benar melakukannya.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)