Persaingan Alisson dan Ederson di Skuad Timnas Brazil



KampusBola.com –

Manchester – Penjaga gawang Manchester City, Ederson menyimpan ambisi besar untuk merebut posisi Alisson sebagai penjaga gawang utama tim nasional Brasil.

Persaingan Alisson dan Ederson di Skuad Timnas Brazil

Rivalitas antar kedua kiper top tersebut semakin mengerucut pada musim 2018/19 usai mereka sama-sama merumput di Liga Primer Inggris. Mereka juga baru saja saling berhadapan pada pekan lalu saat The Citizens menyudahi laga tanpa gol menghadapi Liverpool di Anfield.

Alisson, yang diboyong oleh di Liverpool dengan nilai tebusan mencapai £65 juta pada musim panas lalu, adalah penjaga gawang nomor satu Brasil di Piala Dunia 2018. Namun, dengan prestasinya sebagai juara Premier League musim kemarin, Ederson ingin menjadi pilihan utama untuk laga uji tanding menghadapi Arab Saudi dan Argentina.

“Saya mengharapkan untuk membela Brasil melawan kedua tim tersebut dan saya menantikannya,” ungkap Ederson. “Saya pikir ada kesamaan di antara kami berdua. Alisson punya awal musim yang sangat positif di Liverpool.”

“Di sini, ia satu langkah di depan saya, telah bermain di Piala Dunia. Itulah mengapa saya terus bekerja keras. Brasil sangat baik dengan beberapa penjaga gawang. Yang dipanggil akan melakukan pekerjaan bagus. Mewakili Brasil datang dengan ekspektasi hebat, dan bermain akan jauh lebih hebat.”

“Saya senang bertemu Alisson ketika ia tiba di Inggris, kami pergi makan siang bersama-sama dan ia adalah teman saya,” lanjut pemain berusia 25 tahun tersebut.

“Ia telah memulai musim ini dengan sangat baik, ia memiliki kesempatan bersama Liverpool dan saya meyakini ia akan punya musim yang bagus dan ada persaingan hebat untuk titel Liga Primer.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

Jesus Kesal Tak Diizinkan Jadi Algojo Penalti



KampusBola.com –

Manchester – Penyerang muda Manchester City, Gabriel Jesus, masih belum melupakan insiden tak diizinkan Pep Guardiola untuk menjadi algojo penalti saat timnya bermain imbang tanpa gol menghadapi Liverpool.

Jesus Kesal Tak Diizinkan Jadi Algojo Penalti

The Citizens memperoleh hadiah penalti saat Virgil van Dijk terlihat menjatuhkan Leroy Sane di kotak terlarang. Hal tersebut membuat sang jawara Liga Primer Inggris memiliki peluang untuk memutus tren tidak pernah menang di Anfield sejak 2003.

Jesus yang awalnya sudah bersiap menjadi eksekutor, namun batal karena sang pelatih mengirimkan pesan melalui Benjamin Mendy bahwa ia ingin yang menuntaskan tugas tersebut adalah Riyad Mahrez.

Menurut Guardiola, ia mengaku terkesan dengan kemampuan penalti Mahrez saat sesi latihan. Keputusan itu diambil setelah Sergio Aguero, yang merupakan algojo utama, telah digantikan oleh pemain lain di pertengahan paruh kedua.

Namun poin absolut yang sudah ada didepan mata City pada menit ke-86 langsung sirna karena tendangan Mahrez justru melambung tinggi dari sasaran dan membuat pertandingan terpaksa berakhir dengan skor kacamata.

Usai Guardiola menyampaikan permintaan maaf karena lebih memilih Mahrez sebagai eksekutor, Jesus menyampaikan tanggapannya (10/09/2018) “Jelas saya tidak senang. Seperti Riyad [Mahrez], saya juga telah berlatih penalti.”

“Saya ingin untuk melakukannya, saya sudah percaya diri, jadi saya tidak senang ia tidak mengizinkan saya. Namun, penting juga bahwa kami tidak kalah.”

“Pep berbicara pada saya. Ini adalah bagian dari sepakbola, hal-hal semacam ini terjadi. Saya akan mendukung Riyad apabila manajer memilihnya lagi.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

Kiper City Sadar Betapa Sulitnya Mempertahankan Gelar



KampusBola.com –

Manchester – Penjaga gawang Manchester City, Ederson tak membantah bahwa mempertahankan gelar juara Premier League terasa lebih sulit untuk dilakukan.

Kiper City Sadar Betapa Sulitnya Mempertahankan Gelar

Musim lalu, pasukan arahan pelatih Josep Guardiola tampil sangat dominan di Premier League. Catatan apik tersebut adalah buah dari pembenahan tim yang dilakukan oleh sang pelatih pada musim panas 2017.

Hingga kompetisi usai, Manchester Biru hanya tersentuh dua kekalahan saja. Hal itulah yang membuat mereka mampu membuat keunggulan hingga 19 poin dari Manchester United yang ada di peringkat kedua.

Namun di awal musim ini kiprah mereka di Liga Premier Inggris kurang begitu mulus. Nasib yang sama juga mereka alami di laga perdana Liga Champions menghadapi Lyon.

“Kami memiliki kapasitas untuk mengatasi situasi ini, jelas kami lebih memilih untuk memulai Liga Champions dengan kemenangan tetapi ini tentang menjaga kepala kami tetap terangkat, fokus pada pertandingan berikutnya dan menampilkan sepakbola yang telah kami mainkan selama ini,” ucapnya seperti dilansir Sportsmole (21/09/2018).

“Kami sadar itu akan sulit, musim lalu kami memiliki musim yang hampir sempurna, mencapai target kami, dan memecahkan rekor dan menang akan sangat sulit,” ucapnya.

“Betapa sulitnya banyak tim mempertahankan gelar juara menunjukkan betapa kompetitifnya divisi ini dan betapa sulitnya untuk menang. Tetapi saya pikir jika kita dapat mempertahankan gaya, etika, dan cara kerja yang sama, kita akan memiliki peluang untuk memenangkan liga,” cetusnya. (Edy – satupedia.com)

Guardiola Konfirmasi Cedera Pergelangan Kaki Aguero



KampusBola.com –

Manchester – Juru racik Manchester City, Josep Guardiola mengkonfirmasi bahwa penyerang andalannya, Sergio Aguero mengalami cedera pada pergelangan kaki. Namun, pelatih asal Spanyol itu berharap cedera yang dialami Aguero tidak parah.

Guardiola Konfirmasi Cedera Pergelangan Kaki Aguero

Cedera Aguero dialami kala City menumbangkan Fulham dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris yang berlangsung di Etihad Stadium, Sabtu (15/09/2018) malam WIB. Dalam duel tersebut, City menang dengan tiga gol tanpa balas.

Aguero yang diturunkan sejak menit awal terpaksa ditarik keluar pada menit ke-57 karena merasa kurang nyaman dengan kakinya. Ia kemudian digantikan oleh Gabriel Jesus.

Kondisi itu membuat pemain asal Argentina tersebut diragukan tampil dalam laga perdana Liga Champions musim ini melawan Lyon. Namun, City akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait cedera sang pemain tersebut.

“Ada sesuatu di pergelangan kakinya. Dia melompat untuk menyundul umpan dan ketika jatuh, dia merasakan sesuatu,” kata Guardiola kepada Sky Sports (16/09/2018).

“Dia mengakhiri babak pertama dan memulai babak kedua dengan sedikit rasa tidak nyaman.”

“Dia bisa saja terus bermain tetapi karena kami sudah menang 3-0, kami tidak ingin mengambil risiko. Kami lihat saja besok (apakah dia bisa bermain pada hari Rabu).” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

Guardiola Puas Kontribusi Bernardo Silva Saat Lawan Fulham



KampusBola.com –

Manchester – Nahkoda tim Manchester City, Pep Guardiola menyampaikan pujian terkait peran yang ditunjukkan oleh Bernardo Silva pada pertandingan menghadapi Fulham kemarin malam WIB. Sang pelatih menilai gelandang berusia 24 tahun itu benar-benar tampil luar biasa pada laga tersebut.

Guardiola Puas Kontribusi Bernardo Silva Saat Lawan Fulham

Usai kehilangan Kevin De Bruyne karena cedera, Pep terpaksa mencari alternatif untuk mengisi lini tengahnya. Pada laga melawan Fulham tadi malam, mantan manager Barcelona itu memutuskan untuk menurunkan Bernardo Silva di lini tengah.

Walau Silva tak mengemas gol atau assist di laga tersebut. Namun ia dinilai menjadi salah satu motor permainan The Citizens saat meladeni tim promosi tersebut.

“Saya rasa seorang pelatih tidak bisa lebih senang daripada saya saat melihat apa yang dia [Silva] lakukan,” ujar Pep seperti yang dikutip Goal International (16/09/2018).

“Dia layak mendapatkan semua jam bermain yang ia mainkan sekarang. Dia adalah contoh yang bagus untuk semua pemain kami, karena saya tidak lupa bagaimana sikapnya musim lalu. Dia banyak bermain, tetapi tidak sebagai starter dan saya tidak akan pernah lupa bagaimana sikapnya kepada rekan-rekan setimnya.”

“Dia adalah pria yang pintar, karena jika ia berduel satu lawan satu secara fisik, dia pasti kalah 10 kali dari 10 percobaan. Namun dia sangat cerdas Namun dia sangat pintar, karena dia mencari lawan yang lebih tidak stabil untuk dihadapi.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)