Aleksandar Kolarov Berkeinginan Kembali Berseragam Lazio



KampusBola.com –

Manchester – Lazio jadi bagian penting dalam perjalanan karier Aleksandar Kolarov. Begitu kontraknya habis bersama Manchester City, Kolarov ingin kembali ke sana.

Aleksandar Kolarov Berkeinginan Kembali Berseragam Lazio

Aleksandar Kolarov

Kolarov bermain untuk Lazio sedari 2007 hingga 2010. Di klub ibukota itulah nama Kolarov naik lewat performa apiknya sebagai salah satu bek kiri terbaik di Italia.

Dia bikin 104 penampilan dan 11 gol di seluruh kompetisi yang lantas membuat City kepincut dan memboyongnya ke Etihad Stadium dengan banderol 16 juta poundsterling. Pada saat bermain di Manchester City, Kolarov makin menanjak kariernya dan merebut dua trofi Premier League selama di sana.

Namun, di usianya yang sudah menginjak 31 tahun, tak dipungkiri kecepatan Kolarov makin berkurang. Dia dianggap tak lagi kuat memenuhi tuntutan sang manajer Pep Guardiola.

Apalagi City tengah dikait-kaitkan dengan bek kiri baru seperti Benjamin Mendy (AS Monaco) dan Ryan Bertrand (Southampton). Terkait kelanjutan kariernya di City, Kolarov menyebut dia tidak akan melanjutkan kontraknya yang habis tahun depan dan merencanakan untuk “pulang” ke Lazio.

Baca juga : Leicester Dikabarkan Sedang Berburu Tanda Tangan Kelechi Iheanacho

“Saya tentunya ingin kembali ke Lazio. Saya memang tidak lagi muda tapi saya masih bisa unjuk gigi!,” ujar Kolarov.

“Ini serius, ketika saya selesai di City maka menyenangkan tentunya untuk mengenakan seragam putih-biru lagi,”sambungnya.

“Sekalipun itu sebagai manajer. Saya belum memutuskan apa yang akan dilakukan setelah pensiun tapi saya akan tetap di sepakbola.”

“Sepakbola di Inggris itu berbeda, stadion selalu full tapi saya merindukan Italia,” tuntas Kolarov.

Tujuh musim berseragam City, Kolarov punya 243 penampilan dengan total 21 gol di seluruh kompetisi.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Pep Guardiola Jika Musim Depan Gagal Lagi Akan Dipecat



KampusBola.com –

Manchester – Musim debut Josep Guardiola di Manchester City berakhir gagal total. Kalau sampai City nirgelar di musim depan, tak ada ampun lagi bagi pelatih Catalan itu.

Pep Guardiola Jika Musim Depan Gagal Lagi Akan Dipecat

Josep Guardiola

Di bawah arahan Guardiola pada 2016-17, the Citizens tidak mendapatkan satu gelar pun. Di level domestik, City finis ketiga di Premier League, terhenti di semifinal Piala FA dan tersingkir di babak keempat Piala Liga Inggris.

Sementara di Eropa, City secara tidak terduga terdepak di babak 16 besar. Menghadapi AS Monaco, City membuang keuntungan di leg I usai menang 5-3, sebelum akhirnya tersingkir karena kalah produktivitas gol tandang (agregat 6-6).

Pentolan band Oasis sekaligus suporter fanatik City, Liam Gallagher, mengultimatum Guardiola. Andai City gagal berprestasi di musim depan, maka Guardiola pun tak boleh kebal dari pemecatan.

“Sangat penting memenangi titel juara para musim depan, kami tidak bisa membiarkan Chelsea melakukannya lagi,” ungkap Gallagher.

Baca juga : Harry Kane Not For Sale

“Kalau kami [Manchester City] tidak memenangi apapun, maka dia tidak bisa bertahan.”

Salah satu kebijakan Guardiola yang disorot ialah mendepak kiper Joe Hart. Pengganti Hart, Claudio Bravo, pun tampil tidak menyakinkan di bawah mistar gawang City sehingga beberapa kali membuat blunder yang justru merugikan timnya.

“Dia salah karena terburu-buru melenyapkan Joe. Dia seperti menembaki kakinya sendiri,” imbu Gallagher.

Untuk memperbaiki performa City, Guardiola telah mendatangkan dua pemain sejauh ini. Mereka adalah kiper Ederson dan winger kanan Bernardo Silva.

Guardiola tercatat masih mengincar sejumlah pemain lain termasuk pemain bintang Arsenal Alexis Sanchez.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Hernan Reguera Yakin Aguero Akan Tetap Bermain Untuk Manchester City



KampusBola.com –

Manchester – Masa depan Sergio Aguero di Manchester City menjadi spekulasi. Tapi, pemain asal Argentina itu ditegaskan tak akan hengkang.

Hernan Reguera Yakin Aguero Akan Tetap Bermain Untuk Manchester City

Sergio Aguero

Aguero mulai kehilangan tempat di tim utama sejak kedatangan Gabriel Jesus di bulan Januari lalu. Di sepanjang musim lalu, dia bermain sebanyak 45 kali dengan kontribusi 33 gol di semua ajang.

Walau demikian, Aguero telah menegaskan komitmennya dengan the Citizens. Eks bomber Atletico Madrid itu sudah menyatakan tidak akan pergi di musim panas nanti.

Hernan Reguera merupakan agen dari Aguero kembali menegaskan komitmen kliennya. Dia meminta agar para fans City tak perlu khawatir soal masa depan Aguero, apalagi, kontraknya masih berlaku sampai 2019 mendatang.

Baca juga : Inilah Alasan Djanur Tidak Dapat Temani Anak Asuhnya saat Bersua PSM

“Fans City tak seharusnya mempunyai keraguan atau rasa takut,” kata Reguera.

“Sergio bertahan di City. Dia tetap aman,” tegasnya.

Belakangan ini muncul kabar ketertarikan Paris Saint-Germain pada Kun Aguero. Reguera kembali menenangkan para fans City terkait rumor itu.

“Tak pernah ada tawaran. Mereka tak pernah mempresentasikan kesempatan untuk hengkang dari City,” tegasnya.

“Seperti yang saya bilang, dia bahagia dan akan bertahan,” imbuh Reguera.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Selama Kondisi Masih Memungkinkan, David Silva Masih Ingin Bertahan Di City



KampusBola.com –

Canary – David Silva mengaku ingin bertahan selama mungkin di Manchester City. Tapi hal itu bakal dilakukan jika kondisi fisik Silva masih memungkinkan.

Selama Kondisi Masih Memungkinkan, David Silva Masih Ingin Bertahan Di City

David Silva

Silva memasuki musim ketujuhnya bersama City setelah pertama kali berseragam klub itu pada 2010. Dibeli dari Valencia, Silva jadi salah satu pemain bintang klub asal Manchester tersebut.

Selama membela City, Silva sudah memberikan dua gelar Premier League, satu trofi Piala FA, dan dua trofi Piala Liga Inggris. Ada total 51 gol dibuat dari 296 penampilan di seluruh kompetisi.

Di umur yang sudah menginjak 31 tahun, Silva rupanya belum kehilangan antusiasme sama sekali membela City dan berharap bisa bertahan lebih lama dari kontraknya saat ini yang berlaku sampai 2019.

Pasalnya Silva begitu nyaman bermain untuk City meski dia sadar bahwa itu harus ditunjang kondisi fisik yang oke demi bersaing di kompetisi seketat Premier League. Meski boleh dikatakan Silva jarang mendapat cedera parah semasa memperkuat City.

Baca juga : Aksi Oscar Membuat Rusuh Pada Sebuah Laga Liga Super China

Silva paling lama menepi selama sembilan pertandingan atau sekitar 45 hari. Itu pun terjadi di musim 2015/2016 saat mendapat cedera engkel.

“Saya sangat bahagia di City dan saya ingin bertahan selama mungkin di sini,” ujar Silva.

“Tentu saja itu tergantung kondisi fisik saya, kualitas permainan saya, dan jika klub menginginkan saya bertahan di sini,” sambungnya.

“Saya ingin bertahan di sana sampai pensiun tapi Premier League adalah kompetisi yang sangat sulit, sangat menuntut fisik dibanding liga-liga lain seperti La Liga, jadi semuanya tergantung itu.”

(Reno – satupedia.com)



Source link

Joe Hart Akan Mencari Klub Baru Di Musim Depan



KampusBola.com –

Glasgow – Joe Hart mengaku kariernya di Manchester City sudah selesai. Kini Hart akan fokus mencari klub baru untuknya musim depan. Hart memang sudah kehilangan tempatnya sejak kedatangan Pep Guardiola musim ini sebagai manajer City. Guardiola menganggap Hart tak cocok dengannya dan memilih Claudio Bravo.

Keputusan Joe Hart Sudah Benar

Joe Hart

Sepanjang musim 2016/2017, Hart menghabiskan waktu sebagai pemain pinjaman di Torino, sementara Guardiola ternyata mengalami masalah akut dengan kiper-kipernya, Bravo dan Willy Caballero, yang tak tampil prima sepanjang musim.

Pada akhirnya Guardiola memilih mendatangkan kiper Benfica, Ederson, yang memecahkan rekor transfer penjaga gawang termahal di dunia pekan lalu dengan banderol 40 juta euro. Sementara Caballero sudah dilepas setelah kontraknya berakhir.

Itu artinya Ederson dan Bravo akan bersaing jadi kiper utama City musim depan. Inilah yang lantas membuat Hart berpikir bahwa kariernya di Etihad Stadium sudah selesai dan dia pun memilih untuk pergi musim panas ini.

“Saya tentu akan memberi jawaban yang membingunkan Anda, tapi untuk saat ini belum ada apapun,” ujar Hart.

Baca juga : Dinahkodai Klopp, Liverpool Berkembang

“Orang-orang sedang fokus ke laga internasional dan terkait itu, para pemain pun juga fokus ke sana. Setelah hari Selasa, saya tidak tahu yang lain bagaimana, tapi setelah itu saya baru bisa menjalin komunikasi dan orang-orang baru bisa memulai semuanya,” sambungnya.

“Saya tentu lebih suka menahan informasi soal masa depan saya, tapi saya tidak punya apapun untuk disembunyikan. Situasi saat ini begitu menarik dan kuncinya adalah kesabaran. Saya beruntung fokus terbelah dengan tugas internasional dan kita lihat setelah itu.”

“Dunia kiper itu dunia yang aneh. Anda lihat saja tim-tim top dunia yang sudah punya striker bagus, mereka malah mencari striker top lainnya lagi.”

“Tapi jika Anda sudah punya kiper top, maka Anda tidak akan mencari kiper top lainnya. Ini seperti permainan catur dan situasi saya berbeda dengan yang lain, dan kita lihat saja apa hasilnya serta bagaimana prosesnya.”

“Kita semua butuh stabilitas dalam hidup. Saya bukan anak-anak lagi. saya tidak bisa terus dipinjamkan seperti pemain 19 atau 17 tahun. Saya sudah 30 tahun dan segalanya sudah teratur. Saya suka stabilitas. Ada situasi ideal untuk bisa menyelesaikan ini, tapi tidak ada yang sempurna. Ini karier yang pendek dan sepakbola itu gila, jadi saya harus bersiap untuk apapun,” tutupnya.

(Reno – satupedia.com)



Source link