Lionel Messi Beberkan Alasan Dirinya Enggan Tinggalkan Camp Nou



KampusBola.com –

Jakarta – Mega bintang Barcelona, Lionel Messi, baru-baru ini membeberkan alasan dirinya tidak ingin meninggalkan Camp Nou. Belakangan ini, sempat berembus kabar yang mengatakan bahwa Messi bakal bergabung ke Manchester City untuk reuni dengan sang mantan pelatih, Pep Guardiola.

Lionel Messi Beberkan Alasan Dirinya Enggan Tinggalkan Camp Nou

Terkait dengan kabar burung tersebut, Messi menegaskan tidak akan pernah meninggalkan Camp Nou. Messi juga menegaskan dirinya siap berjuang keras untuk klub yang berjuluk Blaugrana tersebut. Peraih lima kali Ballon d’Or tersebut pun menegaskan bahwa dia akan selalu berusaha untuk membuat perubahan di Barcelona.

Baca Juga : Iniesta Berharap Barcelona Bisa Pertahankan Sergio Busquets

“Saya tidak tergoda untuk meninggalkan Barca, tidak ada tempat lain sebaik Barca. Jika saya tidak ada di sini, saya tidak akan berada di mana pun,” kata Messi dilansir dari TyCSports (16/5/2018).

“Ini tim terbaik di dunia, kota terbaik di dunia, anak-anak saya sudah punya teman-teman mereka. Saya tidak butuh perubahan,” ujar penyerang 30 tahun tersebut.

“Saya berjuang untuk memenangi segalanya. Saya tidak perlu pergi ke tempat lain untuk membuktikan apa pun,” ujar Messi.

“Saya tidak suka melihat diri saya terjebak dalam permainan lama. Tetapi, saya telah memasukkan banyak hal baru ke dalam cara bermain,” ujar Messi menambahkan.

“Saya merasa baik dan cepat, tetapi ketika Anda muda, Anda melakukannya 500 kali pertandingan. Lalu hari ini, Anda mungkin akan lebih selektif lagi dalam memilih pertandingan,” kata Messi.

Diketahui Messi menjalani musim ke-14 bersama Barcelona. Bintang lapangan hijau asal Argentina tersebut masih memberikan andil yang sangat besar bagi Barcelona pada musim 2017-2018. Pemain yang biasa dijuluki La Pulga itu, telah mencetak 45 gol pada semua ajang dan membawa Barcelona memenangi Liga Spanyol serta Copa del Rey, di musim ini.

(Siti Rahma – Satupedia.com)

Mohamed Salah Disebut Sama Menakutkannya Seperti Messi



KampusBola.com –

Jakarta – Penjaga gawang AS Roma, Alisson menilai bahwa karakter Mohamed Salah sudah bisa dikatakan seperti Lionel Messi. Sebab Alisson menilai jika kedua pemain tersebut sama-sama menakutkannya. Bahkan, Salah sudah cukup layak untuk meraih gelar Ballon d’Or.

Mohamed Salah Disebut Sama Menakutkannya Seperti Messi

Alisson sendiri sudah merasakan betapa ganasnya Mohamed Salah pada pertemuan leg pertama semifinal Liga Champions di Anfield. Bahkan Allisom harus rela melihat gawangnya jebol dua kali oleh Salah. Pada laga tersebut, Roma harus menelan kekalahan dengan skor 5-2 dari Liverpool.

Baca juga : Iniesta Disebut Layak Dapatkan Gelar Ballon D’Or

“Salah punya bakat alami dan sekarang dia memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Tapi, kami bisa menghentikan dia dengan bermain sebagai tim. Messi adalah pemain terkuat yang pernah saya hadapi, tapi Salah sama menakutkannya dengan Messi,” ucap Alisson.

Salah memang tampil impresif di musim debutnya bersama Liverpool. Mantan pemain AS Roma tersebut tercatat sudah mencetak 43 gol di semua kompetisi dan masih akan terus bertambah hingga akhir musim nanti. Bahkan Salah juga telah memenangkan pemain terbaik versi PFA untuk musim 2017/18.

Alisson pun berpandangan jika Salah cukup berpeluang meraih gelar Ballon d’Or pada musim ini.

“Dengan musim yang dia miliki, dia bisa bersaing untuk meraih Ballon d’Or atau setidaknya bisa masuk tiga besar. Apalagi setelah dia bermain di Liga Champions dan juga Piala Dunia 2018,” papar kiper asal Brasil ini.

(Okto – Satupedia.com)

Tiga Gol Messi Antarkan Barcelona Selangkah ke Tangga Juara La Liga



KampusBola.com –

Catalunya – Lionel Messi sukses mencetak hattrick saat Barcelona menekuk tim tamu Leganes 3-1 di Stadion Camp Nou, Minggu (8/4/2018) dinihari WIB. Hasil ini membawa Barcelona selangkah lagi juara La Liga 2017/2018.

Tiga Gol Messi Antarkan Barcelona Selangkah ke Tangga Juara La Liga

Sebagaimana diberitakan Marca pada Senin (9/4/2018), Barcelona memimpin 1-0 melalui tendangan bebas melengkung, melewati pagar pemain Leganes, yang dilepaskan Lionel Messi pada menit 27.

Messi mencatatkan gol kedua pada laga tersebut setelah menerima umpan pendek Philippe Coutinho di menit 32. Striker Argentina itu lalu menerobos lini pertahanan Leganes dan melepaskan tendangan keras.

Keunggulan pasukan Ernesto Valverne nyaris bertambah apabila tendangan Pique yang meneruskan serangan Suarez tidak melebar pada menit 60.

Namun, pertandingan kembali terbuka saat tim tamu mencetak gol 2-1 melalui sepakan bekas gelandang Liverpool, Nabil El Zhar, yang menyambut bola operan Gabriel pada menit 68.

Meski demikian, upaya Leganes untuk mencari gol penyama kedudukan pupus setelah Lionel Messi membukukan hattrick pada menit 87. Messi mengontrol bola menggunakan dadanya kemudian menggiring bola melewati dua bek Leganes lalu menyontek bola masuk ke gawang Cuellar. (Siti Rahma – satupedia.com)

Tak Tampil di Piala Dunia 2018, Buffon Memilih Jagokan Argentina



KampusBola.com –

Jakarta – Italia harus absen terlebih dahulu pada putaran Piala Dunia 2018. Namun kiper Timnas Italia, Gianluigi Buffon memberikan pendapatnya terkait tim yang memiliki peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia tahun ini.

Tak Tampil di Piala Dunia 2018, Buffon Memilih Jagokan Argentina

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon mengakui bahwa Argentina telah menjadi salah satu di antara tim favorit juara bersama Brasil, Jerman, dan Spanyol.

Baca juga : Kroos Anggap Timnas Brasil Saat Ini Lebih Baik Dibanding 4 Tahun Lalu

Buffon memberikan pilihannya untuk Argentina juga dengan alasan tersendiri. Italia sendiri baru saja tumbang 0-2 dalam laga persahabatan di Stadion Etihad, Sabtu dini hari WIB (24/3/2018). Padahal, Argentina bermain tanpa sang bintang, Lionel Messi.

Pada laga tersebut, Buffon membuat sejumlah penyelamatan gemilang, meskipun pada akhirnya tetap tak bisa menghindarkan Italia dari kekalahan. “Kami harus mengakui keunggulan Argentina, mereka bermain bagus,” kata Buffon.

“Laga itu bisa berakhir imbang, 0-0, 1-1, atau 2-2, tapi mereka mampu memanfaatkan peluang sementara kami tidak. Italia masih dalam masa rekonstruksi setelah gagal ke Piala Dunia. Itu momen tak biasa dalam sejarah, tapi di era lain, Italia-Argentina bisa jadi akan bersua di semifinal atau bahkan final Piala Dunia,” tutur kiper Juventus itu.

Buffon juga menambahkan bahwa Argentina memiliki potensi besar, dengan pemain yang hebat dalam penyerang dan kuat dalam pertahanan. “Mereka jadi salah satu kandidat memenangi trofi pada musim panas nanti bersama Brasil, Jerman, dan Spanyol,” ujarnya.

(Okto – Satupedia.com)

Barcelona Pecundangi Athletic Bilbao 2-0



KampusBola.com –

Jakarta – Barcelona berhasil meraih kemenangan atas Athletic Bilbao dengan skor 2-0 dalam lanjutan La Liga Spanyol jornada 29, Minggu (18/3) malam WIB.

Barcelona Pecundangi Athletic Bilbao 2-0

Barcelona memborong dua gol pada babak pertama melalui Paco Alcacer dan Lionel Messi. Sementara di babak kedua, Bilbao tampil begitu disiplin dan tak tercipta gol lagi hingga akhir laga.

Baca juga : Ronaldo Cetak 4 Gol, Madrid Lumat Girona 6-3

Kemenangan ini membuat Barca semakin memantapkan diri di puncak klasemen, dengan keunggulan 11 poin dari Atletico Madrid yang menempati peringkat kedua. Sementara Bilbao sendiri turun ke peringkat 12.

Pada babak pertama, Barca memulai pertandingan tanpa diperkuat Luis Suarez karena terkena skorsing akumulasi kartu. Maka Paco Alcacer pun diturunkan sebagai pengganti, untuk mendampingi Lionel Messi di lini depan.

Alcacer langsung membawa Barca unggul 1-0 saat laga baru berjalan delapan menit. Setelah menerima umpan datar dari Jordi Alba, Alcacer pun langsung menendang bola dengan manis untuk menjebol gawang Bilbao.

Barca sukses menggandakan skor menjadi 2-0, melalui gol bintang utamanya, Lionel Messi, pada menit ke-30. Setelah menerima umpan dari Ousmane Dembele, Messi secara mengejutkan melepas tembakan kencang menyusur tanah dari luar kotak penalti yang merobek gawang Bilbao.

Messi melakukan seleberasi unik dengan tarian yang kemungkinan ditujukan pada anak ketiganya yang baru lahir pekan lalu.

Pada babak kedua, Bilbao mampu memberikan perlawanan, terutama dengan masukanya Ander Iturraspe sebagai jangkar permainan. Dia membuat tempo permainan jadi lebih lambat, juga memfilter segala gelombang serangan Barca.

Barca pun gagal menambah gol di babak kedua, tapi Bilbao juga tak bisa memberi balasan. Skor 2-0 untuk Barcelona pun bertahan hingga pertandingan usai.

(Okto – Satupedia.com)