Deschamps Anggap Tak Mustahil Pogba Kembali Ke Juventus



KampusBola.com –

Paris – Kabar mengenai kembalinya Paul Pogba ke skuad Juventus sempat menjadi pusat pemberitaan dalam beberapa pekan terakhir. Pelatih Pogba di timnas Prancis, Didier Deschamps, menilai rumor mengenai kepindahan gelandang Manchester United bisa saja terjadi.

Deschamps Anggap Tak Mustahil Pogba Kembali Ke Juventus

Sejak diboyong ke Old Trafford tahun 2016 lalu, Pogba dinilai belum mampu memperlihatkan penampilan impresif seperti saat memperkuat Juventus dulu. Dengan dinilai tebusan yang mahal, tak jarang dirinya menjadi sasaran kritik dari sejumlah kalangan.

Episode negatif itu ternyata berlanjut hingga musim ini. Sejumlah laporan mengatakan bahwa sosok berusia 26 tahun itu sedang berselisih dengan sang pelatih, Jose Mourinho, dan disebut bakal hengkang pada bulan Januari mendatang.

Deschamps selaku juru racik timnas Prancis, meyakini bahwa kembalinya Pogba ke Turin masih mungkin terjadi. Sama halnya Ronaldo, Pogba kembali ke Juventus dianggapnya sebagai mimpi yang bisa menjadi nyata.

“Penggemar Juventus yang memimpikan kepulangannya? Mimpi adalah bagian dari hidup. Mungkin para penggemar tidak pernah memimpikan Cristiano Ronaldo, yang akhirnya bergabung,” ujar Deschamps kepada Gazzetta dello Sport (11/10/2018).

“Terkadang mimpi bisa menjadi nyata, tetapi jika dibandingkan beberapa tahun lalu, Juventus butuh uang banyak untuk membeli Pogba sekarang,” lanjutnya. (Edy – satupedia.com)

Legenda Juventus Anggap Penampilan Pogba di EPL Belum Meyakinkan



KampusBola.com –

Manchester – Eks punggawa timnas Belanda, Edgar Davids, belum bisa meyakini sepenuhnya kemampuan gelandang Manchester United, Paul Pogba.

Legenda Juventus Anggap Penampilan Pogba di EPL Belum Meyakinkan

Dua klub yang pernah diperkuat oleh Davids, Barcelona dan Juventus, kini disebut-sebut sangat meminati tenaga Pogba pada bursa transfer musim dingin Januari.

Walau telah beredar kabar bahwa hubungannya dengan pelatih Jose Mourinho telah sedikit mereda, namun rumor kepindahan gelandang yang kerap bergonta-ganti warna rambut itu dari Old Trafford tidak lantas mereda. Karena sejauh ini belum ada kepastian apapun dari Pogba bakal bertahan lama di United.

Dalam pernyataannya, Davids meminta Pogba untuk lebih bisa membuktikan kemampuannya di EPL seperti yang ia lakukan di Piala Dunia 2018 atau saat masih memperkuat Juventus.

“Saya sama sekali belum diyakinkan Paul Pogba,” ujar Davids kepada Canale 5 (11/09/2018).

“Ia banyak bermain di Inggris, itu benar, tapi saya mengharapkan lebih banyak lagi dari dia.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

Legenda MU Tak Senang Dengan Kritikan Yang Ditujukan Pada Pogba



KampusBola.com –

Manchester – Karena performanya dinilai tidak konsisten dalam dua tahun terakhir ini maka Paul Pogba kerab mendapatkan kritikan dari berbagai pihak, dan ternyata kritikan kepada Pogba tersebut membuat legenda Manchester United, Bryan Robson merasa tidak senang, Jumat(07/9).

“Paul adalah pemain top namun kritikan-kritikan yang masuk kepadanya tidak cukup adil. Setiap kali United mendapatkan hasil buruk, maka ia selalu menjadi sasaran. Namun hasil buruk itu adalah hasil permainan tim dan semua pemain bertanggung jawab untuk hal itu,” ujar Robson.

“Ketika orang-orang membicarakan performanya saat melawan Brighton, sebenarnya ada banyak pemain United yang bermain lebih buruk darinya. Namun lagi-lagi dia yang mendapat kritikan paling banyak. Paul adalah pemain yang luar biasa. Namun saat ini yang ia butuhkan adalah konsistensi dalam permainannya,” tambahnya.

“Di mata saya, dia selalu memiliki sikap yang baik di setiap pertandingan. Dia punya kemampuan yang bagus dan tinggal bagaimana ia bisa mengeluarkan kemampuannya itu setiap minggu karena itu berpengaruh bagi peluang juara MU,” tutupnya.

(Yayan – satupedia.com).

Fisik Pogba Dinilai Belum 100 Persen Usai Piala Dunia



KampusBola.com –

Manchester – Paul Pogba belum juga memperlihatkan penampilan apik seperti saat dirinya memperkuat timnas Prancis di Piala Dunia 2018 kemarin. Mantan penjaga gawang Manchester United, Peter Schmeichel, menilai bahwa kondisi fisik gelandang berusia 26 tahun itu masih belum sepenuhnya kembali.

Fisik Pogba Dinilai Belum 100 Persen Usai Piala Dunia

Usai mengantar Prancis menjuarai Piala Dunia di Rusia, publik berharap penampilan apiknya itu menular saat memperkuat Setan Merah. Namun nyatanya hingga pekan keempat, ekspektasi publik terhadap Pogba belum terbayarkan.

Schmeichel yang juga pernah merasakan berjuang di ajang Piala Dunia sangat paham penyebab menurunnya penampilan mantan pemain Juventus itu di level klub. Legenda asal Denmark itu menganggap bahwa Pogba kesulitan karena masih merasakan kelelahan usai gelaran Piala Dunia lalu.

“Paul kembali dari Piala Dunia setelah memenangkannya, dia kembali terlalu cepat dan itu sangatlah sulit,” ujar Schmeichel seperti yang dikutip dari Talksport (04/09/2018).

“Saya memang belum pernah sampai final, tapi setidaknya hingga semifinal dan kembali dengan waktu istirahat yang pendek. Anda merasakan hal itu sudah berjalan selama tiga atau empat pekan lalu menghilang,” lanjutnya.

“Anda benar-benar menurun dan untuk mengembalikannya membutuhkan waktu. Sayangnya, kalender sepak bola sudah seperti itu dan membuat pemain yang mencapai final tidak akan mendapatkan waktu istirahat cukup,” tambahnya.

“Harapannya nanti di tengah musim ada kesempatan untuk memberikan pemain-pemain ini (salah satunya Pogba) kesempatan untuk sedikit bernafas,” tutupnya. (Edy – satupedia.com)

Performa Paul Pogba Jelek Saat Bela Manchester United, Paul Scholes Sarankan Begini



KampusBola.com –

Manchester – Salah seorang legenda Manchester United, Paul Scholes mengakui jika Paul Pogba adalah seorang gelandang yang memiliki kualitas tinggi meski sebelumnya sering melempar kritik. Kualitas yang dimiliki Pogba memang terbukti ketika membawa timnas Prancis menjadi juara dalam Piala Dunia 2018 silam.

Performa Paul Pogba Jelek Saat Bela Manchester United, Paul Scholes Sarankan Begini

Performa yang ditunjukkannya itu membuat publik heran, mengapa dia justru bermain buruk bersama dengan Manchester United pada musim lalu. Scholes lantas meminta Pogba untuk lebih menggunakan otaknya dalam bermain, agar tak tampil baik secara angin-anginan dan jadi pesepakbola terbaik.

“Tidak ada keraguan bila kualitas Pogba adalah nyata. Dia menunjukkannya di Piala Dunia 2018 kemarin bahwa dia bisa bermain [bagus],” tutur Scholes, seperti dikutip beIN Sports.

Baca Juga : Jelang Laga Melawan Arsenal, Atletico Madrid Bakal Turunkan Pemain Lapis Kedua

“Pogba sangat kuat, dia cocok dengan skema apapun. Dia bisa berlari, dia memiliki teknik yang juga hebat, kemampuan yang hebat. Tapi dia perlu menggunakan otaknya sedikit lebih banyak untuk menjadi pesepakbola terbaik.

“Pogba butuh konsistensi, karena dia seperti pemain yang hanya tampil baik di setiap tiga atau empat partai. Jika klubnya menginginkan gelar juara [Liga Primer Inggris], itu tidaklah cukup, tidak cukup,” pungkasnya.

(Siti Rahma – Satupedia.com)