Xavi Anggap Pemain Asuhan Guardiola Memberi Dampak Baik Bagi Inggris



KampusBola.com –

Jakarta – Legenda Barcelona, Xavi Hernandez menyatakan bahwa pemain asuhan Pep Guardiola telah memberikan dampak positif bagi timnas Inggris. Xavi juga yakin jika Inggris bakal melangkah jauh dalam kompetisi Piala Dunia 2018 di Rusia.

Xavi Anggap Pemain Asuhan Guardiola Memberi Dampak Baik Bagi Inggris

Seperti diketahui bahwa empat pemain asuhan Guardiola di Manchester City dipercaya untuk masuk dalam skuad timnas Inggris. Empat pemain itu adalah Raheem Sterling, John Stones, Kyle Walker, dan Fabian Delph. Mereka juga ikut membantu Manchester City meraih gelar Premier League 2017-2018.

Baca juga : Demi Anaknya, Cavani Minta Jersey Salah

Xavi menganggap bahwa Sterling, Stones, Walker, dan Delph memiliki mental juara dan kualitas yang tangguh karena diasuh oleh Pep Guardiola. Hal tersebut akan banyak membantu timnas Inggris di Piala Dunia 2018.

“Jika Anda sebagai pemain mendengarkan dan ingin belajar, hampir tidak mungkin gagal berkembang di bawah asuhan Pep Guardiola,” kata Xavi seperti dikutip The Mirror, Senin (18/6/2018).

“Musim lalu, Manchester City bermain sangat luar biasa. Seperti Barcelona, mereka tampil dengan penguasaan bola. Jadi, saya yakin Timnas Inggris akan mengambil keuntungan dari itu,” ucap Xavi yang pernah bermain di bawah asuhan Guardiola di Barcelona.

Timnas Inggris berada di Grup G Piala Dunia 2018 bersama Belgia, Panama, dan Tunisia. Pasukan Gareth Southgate berhasil meraih kemenangan pada laga perdana kontra Tunisia dengan skor 2-1, Selasa (19/6/2018) dini hari WIB.

(Okto – Satupedia.com)

Perkuat Lini Serang, City Incar Gelandang Juventus



KampusBola.com –

Jakarta – Manchester City ingin memperkuat lini serang mereka pada musim depan. Untuk itu, City pun dikabarkan telah mengincar gelandang Juventus, Douglas Costa pada bursa transfer musim panas ini.

Perkuat Lini Serang, City Incar Gelandang Juventus

Manchester City memang berhasil tampil dominan di Liga Inggris musim lalu. Bahkan mereka juga berhasil menjadi juara EPL dengan menelan 2 kekalahan saja di sepanjang kompetisi musim 2017/2018.

Baca juga : Kiper Madrid Ingin Hadapi Spanyol di Piala Dunia 2018

Sayangnya, langkah mereka terhenti di babak perempat final Liga Champions musim lalu. Pada waktu itu, mereka disingkirkan oleh Liverpool di fase 8 besar. Dengan demikian, Guardiola pun ingin memperkuat lini serang mereka pada musim depan.

Seperti laporan dari Sport Mediaset, Guardiola telah menemukan kandidat untuk menambah ketajaman lini serang mereka musim depan. Mereka ingin mendatangkan gelandang Juventus, Douglas Costa.

Sebenarnya Costa bukanlah sosok yang asing bagi Guardiola. Sebab keduanya pernah bekerja sama di Bayern Munchen beberapa tahun yang lalu. Pada waktu itu, Costa merupakan salah satu pemain andalan Guardiola. Bahkan Costa menjadi langganan starter di sektor sayap Munchen sehingga mereka meraih kesuksesan di Bundesliga.

Akan tetapi Costa mulai tersingkir di lini serang Bayern pada musim lalu. Costa pun dipinjamkan ke Juventus dan tampil menggigit selama di Turin.

Manchester City harus bekerja keras untuk mendatangkan Costa, sebab sang gelandang kini sudah terikat kontrak permanen di Turin. Juventus memang baru saja mengaktifkan klausul pembelian permanen Costa dari Munchen. Dengan demikian, Costa pun akan terikat kontrak di Juventus hingga tahun 2022 mendatang.

Andai Guardiola tetap ngotot menginginkan Costa, maka ia harus siap membayar mahal. Kabarnya Guardiola sudah menyiapkan dana sebesar 88 juta pounds untuk mendatangkan Costa.

Costa bisa dibilang mampu tampil bagus bersama Juventus pada musim lalu. Costa tercatat telah menyumbangkan 6 gol dan 13 assist bagi Juventus di semua ajang.

(Okto – Satupedia.com)

Bos Manchester City Siap Terima Tantangan Raih Juara Lagi Musim Depan



KampusBola.com –

Jakarta – Manajer Manchester City, Josep Guardiola mengungkapkan bahwa dirinya siap menerima tantangan untuk menjadi juara Premier League yang kedua secara beruntun. Guardiola menyampaikan hal tersebut usai laga Liverpool kontra Huddersfield Town.

Bos Manchester City Siap Terima Tantangan Raih Juara Lagi Musim Depan

Pep Guardiola

Meskipun laga tersebut bakal menjadi pembuka pesta juara Premier League, namun Man City justru hanya bisa bermain imbang tanpa gol. Guardiola pun menyatakan jika hasil laga kali ini sebagai peringatan bahwa pertandingan Premier League bisa sangat berat.

Baca juga : Gelandang Juventus Ingin Cicipi Atmosfer Premier League

“Pertandingan hari ini adalah bukti bahwa kami sebenarnya masih bisa bermain lebih bagus lagi. Cuaca hari ini cukup hangat, dan pertandingan menjadi berat. 11 pemain Huddersfield bertarung agar bisa bertahan di Premier League. Kami kehilangan fokus, tapi itu normal,” tegas Guardiola kepada Sky Sports.

Guardiola juga menambahkan bahwa dirinya sudah siap untuk merebut gelar juara lagi musim depan. Meskipun tantangan itu akan sangat berat dan hal itu sudah terbukti dengan kinerja Chelsea musim ini. Namun ia mengaku siap menjadi juara lagi.

“Kita sudah lihat apa yang terjadi dengan juara musim sebelumnya. Juara musim lalu bisa saja gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Bisa menjadi juara Premier League dua kali beruntun akan sangat berat tapi kami siap menerima tantangan itu.”

(Okto – Satupedia.com)

Tersingkir Dari Liga Champions, Pelatih City Ucapkan Selamat Pada Liverpool



KampusBola.com –

Jakarta – Manajer Manchester City, Pep Guardiola memberikan selamat kepada Liverpool atas kemenangan dari timnya yang telah memastikan tim asuhan Jurgen Klopp lolos ke babak semifinal Liga Champions. Pep juga berharap Liverpool akan jadi wakil Inggris yang bagus.

Tersingkir Dari Liga Champions, Pelatih City Ucapkan Selamat Pada Liverpool

Pep Guardiola

Kemudian Pep Guardiola juga menyatakan bahwa Manchester City harus segera pulih secara mental setelah tersingkir dari babak perempat-final Liga Champions di tangan Liverpool.

Baca juga : Disingkirkan AS Roma, Presiden Barcelona Sampaikan Permintaan Maaf

Manchester City menelan kekalahan dengan 3-0 di leg pertama di Anfield pada pekan lalu sehingga membuat langkah mereka cukup sulit untuk bisa membalikkan keadaan.

Meskipun sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Gabriel Jesus pada menit kedua, namun City justru menelan kekalahan 2-1 di leg kedua di Etihad Stadium, Rabu (11/4) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat tim asuhan Pep Gardiola tersingkir dengan kalah agregat 5-1.

“Ini adalah kompetisi di mana tim-tim sangat berimbang dan pengaruh keputusan wasit sangat penting. Kami akan datang lagi pada musim mendatang. Selamat kepada Liverpool, harapannya mereka bisa menjadi wakil Inggris yang bagus di semi-final,” ujar Guardiola kepada wartawan usai pertandingan.

“Kami memiliki sepuluh bulan yang menakjubkan. Kami harus pulih secara mental dalam enam pertandingan tersisa. Periode kemenangan dalam sepuluh bulan kami adalah luar biasa. Anda harus menganalisa dari pertandingan ke pertandingan.”

City tercatat telah menelan tiga kekalahan secara beruntun di berbagai ajang kompetisi, dua kali kekalahan di tangan Liverpool di ajang Liga Champions dan satu di tangan Manchester United di Liga Primer Inggris.

(Okto – Satupedia.com)

Guardiola Akui Kesulitan Bongkar Pertahanan Liverpool



KampusBola.com –

Jakarta – Manchester City harus menelan pil pahit kekalahan saat berkunjung ke markas Liverpool di Anfield. Tim asuhan Pep Guardiola pun dihajar dengan skor 0-3 oleh Liverpool pada pertandingan leg 1 perempat final Liga Champions 2017/2018, Kamis 5 April 2018 dini hari WIB.

Guardiola Akui Kesulitan Bongkar Pertahanan Liverpool

Pep Guardiola

Manchester City memang tak tampil dengan kekuatan terbaik pada laga tersebut, sebab penyerang andalan, Sergio Aguero masih absen. City pun terlihat sangat kesulitan dalam mencetak satu gol ke gawang Liverpool. Guardiola pun mengakui bahwa Manchester City kesulitan membongkar strategi pertahanan yang diterapkan Liverpool. Padahal, City sangat butuh gol tandang.

Baca juga : Pelatih Roma Tak Menyangka Kalah Telak di Kandang Barca

Guardiola juga menegaskan bahwa gol pertama dan kedua Liverpool lahir akibat kesalahan para pemainnya sendiri. Meskipun demikian, Guardiola tak secara spesifik menjelaskan di mana letak kesalahan para pemainnya.

“Itu adalah kesalahan untuk gol pertama. Dan untuk kedua kalinya, mereka mencetak gol yang fantastis. DI babak kedua kami bisa bereaksi dan bermain baik. Kami membutuhkan satu gol, tapi tidak bisa mencetak gol,” ujar Guardiola dikutip UEFA.com.

“Kami tidak menciptakan peluang yang jelas karena mereka bertahan dengan sangat dalam. Tak kebobolan sangat pentig bagi mereka. Kami akan melihat bagaimana dengan reaksi para pemain. Terima kekalahan dari Liverpool, dan kami akan melihat apa yang akan terjadi pekan depan,” katanya.

Bila berbicara terkait peluang Manchester City untuk lolos ke semifinal usai kekalahan telak ini, Guardiola juga mengakui bahwa leg kedua bakal berjalan sangat sulit. Namun Guardiola masih menyimpan asa jika City bisa bangkit dan membalikkan keadaan dalam pertemuan kedua.

“Kami tidak bisa menyangkal itu (sulit membalikkan keadaan). Tapi, kami masih memiliki 90 menit lebih (laga leg 2),” kata Guardiola.

City bakal menjamu Liverpool di Etihad Stadium pada leg 2 perempat final Liga Champions 2017/2018, 11 April 2018 mendatang.

(Okto – Satupedia.com)