Perseru Serui Boyong Eks Pelatih Persiba



KampusBola.com –

Serui – Perseru Serui merekrut pelatih asal Brasil, Jaino Matos untuk tempati posisi direktur teknik. Nantinya Jaino Matos akan meningkatkan dengan prestasi tim senior dan junior.

Perseru Serui Boyong Eks Pelatih Persiba

Selain itu, Jaino Matos diharapkan bisa menambah analisis kekuatan Perseru. Mantan pelatih Persiba Balikpapan itu bertanggung jawab untuk pemain senior, tim U-19, hingga akademi.

“Setelah hampir dua bulan bertukar pikiran bersama keluarga, saya putuskan untuk memulai fungsi baru di sepak bola Indonesia yang lebih luas,” ujar Jairo Matos pada Rabu (17/3/2018).

“Banyak hal krusial yang butuh perhatian khusus. Mulai infrastruktir, protokol, sampai kriteria pemain dan pelatih,” tambahnya.

Baca juga: Meski Laga Kontra Persib Ditunda, Alfredo Vera Tegaskan Tidak Masalah

Jaino Matos berharap bisa bekerja dengan baik di Perseru. Terlebih Cendrawasih Jingga punya target bertahan di kasta tertinggi Liga 1.

“Saya ingin semua elemen di dalam Perseru bisa memiliki visi yang sama ke depan,” tandasnya. (Siti Rahma – satupedia.com)

Wanderley Siap Bawa Kembali Persiba ke Liga 1 2019



KampusBola.com –

Jayapura – Wenderley Machado da Silva mengaku siap membawa Persiba Balikpapan kembali ke kasta tertinggi musim 2019, jika diberi kesempatan melatih Persiba Balikpapan. Pelatih berdarah Brasil itu disebut-sebut menjadi kandidat kuat pelatih Beruang Madu musim 2018 di Liga 2.

Wanderley Siap Bawa Kembali Persiba ke Liga 1 2019

Wanderley

“Persiba tim besar, saya siap mengembalikan Persiba ke Liga 1 jika saya diberi kesempatan,” ujar Wanderley.

Mantan pemain Persid Jember dan Persibo Bojonegoro itu bahkan mengatakan, sudah mengenal beberapa pemain Persiba musim 2017.Wajar saja karena pelatih yang pensiun sebagai pemain pada 2006 lalu itu sudah malang-melintang menangani klub-klub di Indonesia.

“Saya pikir pemain-pemain Persiba cukup bagus dan saya sudah mengenal beberapa dari mereka, jadi tidak masalah,” ujarnya.

Sewaktu menanggani Persipura Jayapura di Liga 1 2017, Wenderley bahkan sukses mempersembahkan kemenangan di laga perdananya. Berkat racikannya, Boaz Solossa dkk mempecundangi Mitra Kukar dengan skor telak 6-0 di Stadion Mandala Jayapura.

“Bersama saya Persipura pernah tak terkalahkan selama 13 kali pertandingan di Liga 1,” terangnya.

Wenderley menambahkan, sebenarnya sejumlah klub Liga 1 juga mengiginkannya. Namun dirinya, masih memprioritaskan Persiba. (Siti Rahma – satupedia.com)

Absor-Gideon Way Siap Bela Persiba di Liga 2



KampusBola.com –

Balikpapan – Klub Persiba Balikpapan resmi terdegradasi dari kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 Indonesia musim 2017 karena berada diurutan 17 klasemen sementara dengan hanya meraih 27 poin. Walaupun pada laga terakhir menang 3-2 dari Mitra Kukar namun tidak dapat menolong mereka bertahan.

Absor-Gideon Way Siap Bela Persiba di Liga 2

Persiba

Terdegradasinya Persiba dapat membuat beberapa pilarnya hengkang ke klub yang masih bermain di Liga 1 jika ada yang menawarnya. Tetapi ada pula pemain yang menyatakan sikapnya untuk setia dengan Beruang Madu.

Salah satu punggawa Persiba, yakni Absor Fauzi yang menegaskan dirinya siap bertahan dengan klub yang bermarkas di Stadion Batakan itu. Mereka bahkan tidak minder untuk bermain di Liga 2 musim depan bersama Persiba.

“Tapi semua terserah keputusan manajemen soal kontrak saya diperpanjang atau tidak. Yang jelas kalau tenaga saya masih dibutuhkan oleh Persiba, saya siap tampil di Liga 2 musim depan,” kata Absor seperti dinukil dari laman Liga Indonesia.

Absor sendiri telah berseragam Persiba sejak musim 2010, sehingga tidak perlu diragukan lagi kesetiaan dari pemain berpostur 180 cm itu.

Tidak hanya Absor, tenyata gelandang Persiba, Gideon Way, juga menegaskan kalau ia ingin tetap memperkuat Beruang Madu musim depan.

“Jangan khawatir, hati saya masih di Persiba. Jadi, walau harus tampil di Liga 2, kalau saya masih dibutuhkan dengan senang hati akan bergabung. Saya ingin membantu Persiba segera kembali ke Liga 1,” tegas Gideon.

Mitra Kukar Tegaskan Hanya Berfokus pada Laga Kontra Persiba



KampusBola.com –

Kutai – Mitra Kukar tak ingin terganggu persoalan protes Bhayangkara FC terkait legal dan tidak legalnya Mohamed Sissoko saat kedua tim bersua di Aji Imbut beberapa waktu lalu.

Mitra Kukar Tegaskan Hanya Berfokus pada Laga Kontra Persiba

Mitra Kukar

Para pemain Naga Mekes lebih fokus menatap pertandingan derby versus Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Jumat (10/11/2017).

Setelah mendapat jatah libur dua hari, Bayu Pradana cs kembali melakoni sesi latihan rutin di Stadion Aji Imbut mulai Senin (6/11/2017). Memiliki jeda waktu relatif panjang, membuat jajaran pelatih Naga Mekes leluasa menyusun program latihan. Untuk latihan awal, menu fisik menjadi santapan yang harus dilahap anak-anak Kota Raja.

“Menghadapi Bhayangkara FC kemarin menjadi salah satu pertandingan terberat untuk tim ini. Pemain harus berjuang habis-habisan, agar tak menelan kekalahan,” terang pelatih fisik Mitra Kukar Asep Suryadi pada Selasa (7/11/2017).

Bersua Beruang Madu di laga pamungkas, Mitra Kukar mematok poin sempurna. Hasil tersebut mutlak harus didapat agar tak tergusur dari posisi 10-besar klasemen akhir Liga 1 2017.

Baca juga: Risna Prahalabenta Bingung Lanjutkan Karir Sepak Bolanya

Dengan 44 poin saat ini, Mitra Kukar jauh dari kata aman. Lengah di tikungan akhir, PS TNI, Persib Bandung, dan Sriwijaya FC bisa menyalip.

“Lawan Persiba menjadi sangat penting untuk posisi akhir di klasemen. Saya harap, anak-anak bisa menutup kompetisi dengan raihan positif,” kata asisten pelatih Mitra Kukar, Sukardi. (Siti Rahma – satupedia.com)

Laga Mitra Kukar Kontra Persiba Diprediksi Sangat Emosional



KampusBola.com –

Kutai – Laga terakhir Mitra Kukar di Liga 1 2017 akan menjadi partai emosional pagi empat pemain. Mereka adalah Geri Mandagi, Bayu Pradana, Joko Sidik, dan Muhammad Bachtiar. Maklum saja, mereka merupakan sosok pemain yang pernah besar bersama Persiba Balikpapan.

Laga Mitra Kukar Kontra Persiba Diprediksi Sangat Emosional

Meski kini keempat pemain tersebut berkostum Mitra Kukar, perasaan sedih tetap dirasakan tatkala Beruang Madu dipastikan terdegradasi. Tak pelak, pertandingan pamungkas antara Persiba melawan Mitra Kukar di Stadion Batakan, Balikpapan, Jumat (10/11/2017), bakal sangat emosional bagi mereka.

Musim ini prestasi tim kebanggaan Kota Minyak itu menurun drastis. Sempat bergairah pada putaran kedua, Marlon da Silva cs harus menerima kenyataan turun kasta. Keputusan menjadi tim musafir di awal kompetisi, menjadi penyebab utama Beruang Madu terdegradasi.

Padahal, untuk tim di Indonesia bermain di kandang merupakan salah satu keuntungan terbesar mendulang kemenangan. Dukungan suporter tentu lebih banyak ketimbang bermain di luar daerah. Hal itu yang dialami Persiba pada awal musim.

Baca juga: Mitra Kukar Tegaskan Hanya Berfokus pada Laga Kontra Persiba

Bermain di Stadion Gajayana, Malang, skuad asuhan Haryadi tetaplah asing meskipun berstatus sebagai tuan rumah. Menyikapi hal itu, kiper Mitra Kukar, Geri Mandagi cukup menyayangkan. Penjaga gawang berdarah Manado itu menilai, Persiba tak pantas berada di Liga 2.

“Sedih sekali, saya pernah menjadi bagian dari mereka (Persiba). Tapi semua sudah terjadi, seandainya mereka mau ngotot di awal bermain di Balikpapan, mungkin ceritanya akan beda,” terang kiper yang pernah mencetak gol lewat tandukan kala berseragam Persiba. (Siti Rahma – satupedia.com)