Ingin Foto Bareng, Fans Wanita Justru Sodorkan Alat Pemuas Nafsu Pada Puyol



KampusBola.com –

Jakarta – Charles Puyol pergi ke Russia untuk menghadiri acara pengundian fase grup Piala Dunia 2018, Jumat (1/12/2017). Dalam sebuah kesempatan, Puyol diminta foto oleh sekelompok wanita, maka ia pun berhenti sejenak untuk meladeni permintaan fans.

Ingin Foto Bareng, Fans Wanita Justru Sodorkan Alat Pemuas Nafsu Pada Puyol

Puyol

Akan tetapi kejadian kurang menyenangkan dialami oleh bek legendaris FC Barcelona tersebut. Kejadian tersebut memang sangat di luar dugaan. Ada seorang perempuan dari kelompok tersebut ternyata menyodorkan alat pemuas nafsu ke arah wajah Puyol.

Baca juga : Mane Berpeluang Samai Catatan Fowler Saat Hadapi Everton

Petugas keamanan yang berada disitu, langsung bertindak dan menggiring wanita si pembuat onar untuk keluar.

Seperti diketahui, Puyol mulai membela tim utama Barca sejak mendapat promosi pada 1999 dan bertahab selama 15 tahun lamanya. Puyol pun tak pernah berganti-ganti klub sampai pensiun pada 2014. Pengabdian panjang sang legenda telah menorehkan hasil yang luar biasa, tercatat ia menghasilkan total 20 gelar juara.

(Okto – Satupedia.com)

Andai Gagal Di Piala Dunia 2018, Messi Ajak Pensiun Rame-Rame



KampusBola.com –

Barcelona – Pemain andalan Barcelona, Lionel Messi membuka peluang untuk dirinya dan seluruh rekan satu tim di Argentina untuk pensiun, andai mereka gagal di Piala Dunia 2018 Rusia.

Andai Gagal Di Piala Dunia 2018, Messi Ajak Pensiun Rame-Rame

Messi

Seperti diketahui, Argentina belum pernah memenangkan gelar internasional senior sejak Copa America 1993. Messi yang meraih lima Ballon d`Or telah mendapat kritik yang sangat pedas karena gagal mengantarkan Argentina mendapatkan gelar Internasioanl meski dirinya gemilang bersama Barcelona.

Baca juga : Messi Mengakui Bahwa Higuain Salah Satu Penyerang Terbaik Di Dunia

Messi sempat pensiun dari tugas internasional setelah kalah dalam final Copa America Centenario melawan Chile pada 2016. Bahkan Chile juga menggagalkan kesempatan mereka juara pada tahun sebelumnya.

Setelah itu, Messi dirayu kembali untuk bergabung bersama Timnas Argentina dan langsung mencetak hattrick saat melawan Ekuador dan memastikan Argentina lolos ke putaran final Piala Dunia di Rusia dengan memenangkan laga terakhir di kualifikasi.

“Orang-orang menanti kelompok ini pergi karena belum menang untuk waktu yang lama dan mereka yang mengkritik bosan selalu melihat wajah yang sama,” kata Messi kepada TyC Sports.

“Saya pikir ini kesempatan terakhir bagi kelompok ini. Ada banyak antusiasme. Jika kami melakukan yang buruk, seluruh tim nasional harus lenyap. Akan sangat sulit bagi siapa pun untuk melanjutkan karena kami sudah berada di sini selama beberapa tahun,” tambahnya..

Sejauh ini, Messi memang telah memenangkan delapan gelar La Liga dan empat Liga Champions bersama Barcelona. Namun dirinya tidak lagi memikirkan kegagalannya terdahulu bersama Timnas, meskipun dia merasa mereka pantas menang pada rintangan terakhir setidaknya dua kali.

“Saya tidak pernah lolos ke final sebelumnya, yang saya punya adalah kenangan. Kami layak memenangkannya karena, tanpa bermain bagus, kami memiliki peluang juara yang paling jelas, baik di Piala Dunia maupun Copa America,” lanjutnya.

“Saya harus meninjau ulang mereka untuk melihat kesalahan kami, jadi kami tidak mengulanginya, saya kira kami pantas memenangkan dua piala, setidaknya,” tambahnya.

Argentina kini tergabung di grup D bersama Islandia, Nigeria dan Kroasia di Piala Dunia 2018. Messi menganggap bahwa Argentina harus segera memperbaiki diri jika masih ingin menghadapi tantangan di Rusia.

“Kami harus memperbaiki jika bercita-cita menjadi juara dunia. Hari ini kami sedikit jauh dari menjadi juara, tapi ada saatnya kami mempersiapkannya,” imbuhnya.

“Brasil sangat bagus, Spanyol memiliki pemain hebat, Jerman kuat, Prancis memiliki tim yang bagus. Dan hari ini mereka semua berada pada level yang lebih tinggi dari kami,” tandasnya.

(Okto – Satupedia.com)

Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris



KampusBola.com –

Jakarta – Pelatih Timnas Tunisia, Nabil Maaloul mengaku tak gentar berada satu grup bersama Inggris yakni di Grup G Piala Dunia. Justru Tunisia bakal membuat kejutan menyakitkan kepada The Three Lions.

Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris

Nabil Maaloul

Tunisia saat ini berada di peringkat 27 Ranking FIFA dan mempunyai selisih 12 peringkat dari Inggris yang berada di posisi 15. Akan tetapi, statistik tersebut bukanlah menjadi patokan bahwa Inggris bisa mengalahkan Tunisia dengan mudah, seperti yang pernah terjadi pada Piala Dunia 1998.

Baca juga : Sederet Fakta Menarik Grup D Piala Dunia 2018 Yang Dihuni Oleh Argentina

Pelatih Timnas Tunisia, Nabil Maaloul meyakini bahwa pasukannya akan mampu membuat Inggris menangis. Salah satu faktornya adalah Maaloul mengaku telah memahami karakter para pemain The Three Lions karena sering menonton pertandingan Liga Primer Inggris.

“Di atas kertas, Inggris dan Belgia adalah dua tim favorit di grup ini. Namun kami akan berusaha memenangkan pertandingan dan menunjukkan kepada publik sepakbola dunia apa yang mampu dilakukan Tunisia,” ucap Maaloul seperti dikutip Mirror.

“Saya memantau Liga Primer Inggris setiap pekan. Dan saya merasa beruntung karena bisa mengetahui setiap pemain (Timnas Inggris),” imbuh komentator di beIN Sports tersebut.

Maaloul menilai jika Belgia adalah tim terbaik di Grup G. Sebab, Timnas Belgia mempunyai banyak pemain yang tampil di Liga Primer Inggris. Jadi mereka pantas menjadi favorit, dengan posisi kedua akan diperebutkan Tunisia dan Inggris.

“Saya pikir kami mampu bersaing dengan Inggris, dan bahkan berpeluang untuk mengalahkan mereka. Inggris adalah tim yang banyak diisi pemain muda yang bermain luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, saya pikir Tunisia mampu untuk meraih kemenangan,” pungkas Maaloul.

(Okto – Satupedia.com)

Antusiasme Harry Kane Usai Melihat Hasil Drawing Piala Dunia 2018



KampusBola.com –

Jakarta – Proses pengundian grup di Piala Dunia 2018 sudah dilakukan pada Jumat (01/12/17) malam waktu Rusia. Acara pengundian ini dipandu oleh legenda Inggris, Gary Lineker, dan dibuka oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Antusiasme Harry Kane Usai Melihat Hasil Drawing Piala Dunia 2018

Harry Kane

Hasil dari pengundian tersebut membuat Inggris menempati Grup G bersama Belgia, Panama, dan Tunisia. Melihat kekuatan dari keempat tim di grup, nampaknya Inggris bakal memimpin Grup G di Piala Dunia 2018.

Baca juga : Pelatih Tunisia Tak Gentar Satu Grup Dengan Inggris

Harry Kane yang merupakan striker Timnas Inggris dan Tottenham Hotspur juga ikut menyimak hasil pengundian yang dilakukan beberapa jam lalu. Ia semakin Antusias saat melihat timnya berada di Grup G bersama dengan tiga negara lainnya.

“Belgia, Tunisia, dan Panama! Sangat bersemangat untuk #World Cup dan bertemu Jan Vertonghen, Alderweireld Tobi, dan Mousa Dembele,” tulis Kane dalam akun Twitter-nya.

Ketiga pemain yang disebutkan Kane merupakan rekan setimnya dari Tottenham Hotspur. Dengan demikian, Kane bertemu rekan setimnya namun kini bakal membela negara berbeda tentu akan memberi sensasi lain yang jarang dirasakan Kane selama ini.

Kane bakal ikut andil dalam kompetisi Piala Dunia 2018 dengan membela Inggris. Banyak orang yang mengabarkan bahwa Kane merupakan penyerang yang harus diwaspadai seluruh lawan yang bertemu Inggris di Piala Dunia mendatang.

(Okto – Satupedia.com)

Pelatih Argentina Tanggapi Calon Lawannya di Grup D Piala Dunia 2018



KampusBola.com –

Jakarta – Argentina nyaris gagal lolos menuju Piala Dunia 2018 setelah bermain buruk di babak kualifikasi. Jorge Sampaoli pun menjanjikan Argentina bakal raih prestasi yang membanggakan di Piala Dunia 2018.

Pelatih Argentina Tanggapi Calon Lawannya di Grup D Piala Dunia 2018

Jorge Sampaoli

Akhirnya Argentina mampu lolos dalam kualifikasi Piala Dunia, meski hanya mengantongi 28 poin, tertinggal tiga poin dari Uruguay dan 13 poin dari Brasil. Argentina pun hanya tujuh kali menang dan empat kali kalah dari 18 pertandingan.

Baca juga : Antusiasme Harry Kane Usai Melihat Hasil Drawing Piala Dunia 2018

Dari hasil pengundian grup yang dilakukan FIFA, Argentina menempati Grup D bersama Islandia, Kroasia, dan Nigeria. Untuk Timnas Nigeria, mereka bukanlah tim yang asing bagi Argentina karena pernah bertemu di fase grup Piala Dunia 1994.

“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan kepada suporter kami adalah kami akan membuat Argentina bangga. Saya juga memiliki pemain terbaik dalam sejarah, yang selalu menjadi nilai plus,” kata Sampaoli, yang dilansir Reuters.

“Nigeria adalah tim yang tidak bisa diprediksi. Dengan Nigeria, Anda tidak tahu apa yang akan Anda dapatkan. Mereka sangat berbahaya,” tambahnya. “Lawan-lawan kami akan tampil dengan beberapa kewajiban dan antusiasme yang tinggi. Piala Dunia telah memberi mereka kesempatan yang unik.”

Legenda Argentina, Diego Maradona juga memastikan bahwa negaranya tak akan kesulitan untuk lolos dari Grup D. Namun Argentina diminta untuk sedikit meningkatkan performa.

“Sama sekali bukan grup yang buruk. Argentina harus bertambah baik… kami tidak bisa bermain seburuk sekarang,” tutur Maradona.

(Okto – Satupedia.com)