Hadapi Prancis di Final, Kroasia Usung Misi Balas Dendam



KampusBola.com –

Jakarta – Kroasia berhasil mendapatkan satu tiket ke partai final Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Inggris pada babak semi-final dengan skor 2-1 di Stadion Luzhniki, Moscow, Kamis (12/07/18) dini hari tadi.

Hadapi Prancis di Final, Kroasia Usung Misi Balas Dendam

Kroasia pun sudah ditunggu oleh Prancis di laga final Piala Dunia. Prancis sendiri juga berhasil malaju ke final usai menumbangkan Belgia dari semifinal, Rabu (11/07/18) dini hari kemarin.

Baca juga : FIFA Minta Kameramen Tak Lagi Menyorot Suporter Cantik

Pertandingan final Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Kroasia bakal berlangsung di Stadion Luzhniki, Minggu (15/06/18) pukul 22.00 WIB malam mendatang.

Dikutip dari fifa.com, Kroasia mampu menembus babak semifinal untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1998. Pada waktu itu mereka harus tersingkir usai kalah dari Prancis.

Sebelum mengalahkan Inggris, Perdana Menteri Kroasia, Andrej Plenkovic mengunjungi hotel tempat tim menginap dan mengajak semua pemain untuk balas dendam ke Prancis.

“Kita mungkin punya kesempatan untuk membalaskan dendam di final menghadapi Prancis, dendam yang sudah bertahan 20 tahun lalu,” ucap Plenkovic dilansir dari sportskeeda.com.

Kroasia pun berhasil melaju ke final Piala Dunia 2018 dan akan bertemu dengan Prancis.

“Kita punya peluang bagus untuk membalas dendam kami 20 tahun yang lalu, ketika mereka melaju ke final. Mungkin ini waktunya untuk kami membalaskan dendam, tapi ini akan menjadi laga yang sulit,” ucap Lovren kepada laman resmi FIFA.

(Okto – Satupedia.com)

Giroud Sesumbar Cetak Gol di Semifinal dan Final



KampusBola.com –

Jakarta – Striker timnas Prancis, Olivier Giroud memang masih belum mencetak satu gol selama Piala Dunia 2018 Rusia. Giroud sendiri telah berhasil mengantarkan Prancis mencapai semifinal, namun ia masih belum mencetak Satu gol pun untuk Prancis.

Giroud Sesumbar Cetak Gol di Semifinal dan Final

Kini Prancis bakal berhadapan dengan Belgia di semifinal Piala Dunia, Rabu (11/7) dini hari WIB mendatang. Giroud pun menyatakan bahwa dirinya bakal berusaha untuk membuka keran golnya. Giroud juga mengatakan bahwa selama ini dia memang sengaja menyimpan golnya untuk semifinal dan final.

Baca juga : Simak Data Statistik Jelang Laga Prancis vs Belgia

Namun Giroud sama sekali tak terpengaruh. Bahkan ia masih yakin bakal terus menjadi pilihan utama pelatih Didier Deschamps, dan dengan itu dia yakin golnya akan segera tiba.

Giroud beralasan bahwa dirinya kesulitan untuk mencetak gol karena perannya di dalam skuat Prancis. Sebagai penyerang, Giroud diplot untuk membuka pertahanan lawan dan memberi ruang bagi rekan setimnya untuk beraksi.

“Memang benar saya belum punya banyak kesempatan. Saya mencoba untuk membuat ruang bagi rekan setim saya,” kata Giroud dikutip dari express.

“Saya menyimpan gol saya untuk semifinal dan mungkin final.”

Giroud merasa tak terlalu terbebani dengan catatan tanpa gol tersebut. Giroud menilai bahwa yang paling penting dan terutama adalah kemenangan tim.

“Ketika anda menjadi seorang penyerang seperti saya, anda selalu bermain untuk rekan satu tim. Saya lebih suka mendapatkan peluang dan mencetak gol tetapi jika saya bisa membuka ruang untuk pemain lain, saya selalu mencoba memilih yang terbaik untuk tim.”

“Itulah yang paling penting. Jika kami menjadi juara dunia tanpa saya mencetak gol, itu tidak masalah. Justru itu berarti ketika saya di lapangan pelatih berpikir saya bisa membantu tim.”

“Saya memiliki peran untuk dimainkan. Itulah yang paling penting,” tandas Giroud.

(Okto – Satupedia.com)

Deschamps Apresiasi Pencapaian Henry Bersama Timnas Belgia



KampusBola.com –

Jakarta – Prancis bakal berduel kontra Belgia di Stadion Saint Petersburg pada babak semifinal Piala Dunia 2018, Rabu (11/07/18) dini hari. Dengan demikian, pelatih Prancis, Didier Deschamps bakal berjumpa kembali dengan Thierry Henry sebagai lawan bukan kawan.

Deschamps Apresiasi Pencapaian Henry Bersama Timnas Belgia

Untuk diketahui bahwa Deschamps dan Henry pernah satu tim saat membawa Les Bleus juara Piala Dunia 1998. Kini, Henry dianggap sebagai lawan karena berpihak kepada Belgia. Sebab Henry sendiri sudah lama menjadi asisten pelatih Belgia untuk mendampingi Roberto Martinez.

Baca juga : Prediksi Piala Dunia 11 Juli 2018 : Prancis vs Belgia

Meskipun bakal berhadapan dengan Henry yang ada di kubu Belgia, namun Deschamps tetap memberikan apresiasi untuk mantan rekan setimnya tersebut.

“Kami dulunya satu tim, tetapi dia (Henry) melatih negara lain. Saya gembira dengan keputusannya. Saya akan selalu mengapresiasi pencapaiannya bersama klub dan Timnas Prancis,” ujar Deschamps dilansir dari Daily Star.

“Situasi sulit akan dia alami. Rasanya akan seperti pergi dari sebuah klub dan kembali lagi sebagai lawan,” tambahnya.

Deschamps mengaku jika dirinya sudah tidak sabar bertemu dengan Henry di partai semifinal. Sebelumnya, Deschamps mengira bakal bertemu dengan Henry di babak knockout Piala Dunia 2018.

Di sisi lain, kiper Prancis, Hugo Lloris juga merasa tak sabar untuk menantikan laga kontra Belgia. Apalagi Lloris sempat bermain bersama Henry selama dua musim di Timnas Prancis.

“Saya beruntung pernah bermain bersama dia selama dua musim di Tim Nasional. Dia pemain besar Prancis,” ungkap kiper Tottenham Hotspurs tersebut.

(Okto – Satupedia.com)

Varane Tak Terlalu Khawatir Dengan Cedeta Lutut Samuel Umtiti



KampusBola.com –

Jakarta – Samuel Umtiti mengalami cedera lutut selama menjalani turnamen Piala Dunia 2018 dan sempat diistirahatkan saat Prancis bermain imbang dengan skor 0-0 kontra Denmark di laga terakhir babak grup.

Varane Tak Terlalu Khawatir Dengan Cedeta Lutut Samuel Umtiti

Umtiti pun kembali beraksi di babak 16 besar kontra Argentina dan bermain selama 90 menit penuh dalam kemenangan 2-0 kontra Uruguay di perempat-final. Padahal Umtiti sendiri merasa tidak nyaman dengan lututnya.

Baca juga : Persebaya Ingin Menangi Semua Sisa Laga Putaran Pertama Liga 1

Sementara itu, Raphael Varane merasa sangat yakin jika cedera lutut yang menimpa Samuel Umtiti tidak akan menghalangi partnernya di timnas Prancis itu untuk turun menghadapi Belgia di babak semi-final Piala Dunia 2018.

Bahkan Varane percaya jika Umtiti bakal segera fit saat melawan Belgia di St. Petersburg pada Rabu (11/7) dini hari WIB mendatang.

“Sami (Umtiti) baik-baik saja,” kata Varane kepada wartawan. “Dia sedikit bermasalah (dengan lututnya) setelah pertandingan kemarin, namun itu adalah cedera yang dia tahu cara penanganannya.

“Dia tahu perawatan apa yang dibutuhkan. Kami tahu satu sama lain dengan baik dan saya tidak terlalu mengkhawatirkan itu.”

(Okto – Satupedia.com)

Sampaoli Yakin Messi Cs Bisa Singkirkan Prancis



KampusBola.com –

Jakarta – Timnas Argentina bakal berhadapan dengan Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli merasa sangat yakin jika para pemainnya bisa menumbangkan Prancis, meski pada babak fase grup timnya tampil kurang meyakinkan.

Sampaoli Yakin Messi Cs Bisa Singkirkan Prancis

Sampaoli percaya jika Argentina bakal segera bangkit dan tampil dengan performa yang gemilang. Sampaoli menilai bahwa para pemain Timnas Argentina memiliki sisi psikologis yang kuat. Dengan demikian, hasil buruk di fase grup sudah pasti tak akan mengganggu mental dan persiapan tim secara keseluruhan.

Baca juga : Prediksi Piala Dunia 1 Juli 2018 : Uruguay vs Portugal

Sampaoli yakin dengan pengalaman yang dimiliki oleh para pemain Timnas Argentina saat ini. Apabila diadu dengan Prancis yang dihuni banyak pemain muda, pastinya Argentina lebih memiliki pengalaman dan mental yang lebih matang. Kondisi tersebut bakal dimanfaatkan Sampaoli pada laga nanti.

“Kami sepenuhnya percaya dengan kemampuan kami. Argentina sangat kuat secara psikologi dan ini akan memungkinkan kita untuk menghadapi pertandingan dengan komitmen yang lengkap. Anda akan melihat tim yang akan memiliki banyak motivasi untuk menang,” ungkap Sampaoli, seperti diwartakan BT Sport, Sabtu (30/6/2018).

“Kami berbicara tentang melatih sekelompok profesional yang baik. Kami perlu tahu bagaimana mengatasi momen-momen menantang yang selalu muncul dalam kompetisi ini. Terlepas dari apa yang terjadi, kami harus terus berjuang. Kami sangat berkomitmen dengan seluruh skuad untuk memberikan penampilan terbaik mereka,” tuntas Sampaoli.

(Okto – Satupedia.com)