Emery Berharap Suntikan Moral Dari Pendukung PSG Saat Menjamu Madrid



KampusBola.com –

Jakarta – Unai Emery berharap para pendukung PSG mampu memberikan suntikan moral kepada para pemainnya saat menjamu Real Madrid. Emery juga percaya bahwa performa apik PSG di Parc des Princes bakal menjadi keuntungan tesendiri jelang duel leg kedua melawan Real Madrid di Liga Champions.

Emery Berharap Suntikan Moral Dari Pendukung PSG Saat Menjamu Madrid

PSG tercatat telah berhasil memenangkan semua laga kandang mereka musim ini, namun mereka akan menghadapi tugas berat yakni membalikkan keadaan setelah kalah 1-3 dari Madrid di Bernabeu pekan lalu.

Baca juga : De Boer Menyebut Suasana di Ruang Ganti Inter Kacau

Akan tetapi, Emery nampaknya cukup optimis ketika sukses membawa timnya menang 5-2 atas Strasbourg di laga lanjutan Ligue 1 pekan lalu.

“Ini adalah kemenangan yang penting, terutama usai kekalahan di tengah pekan lalu,” tuturnya di EFE.

“Kami sudah memenangkan semua pertandingan kandang dan kami akan dinanti dua ujian berat melawan Marseille dan Real Madrid, namun kami percaya diri dan suporter kami akan memberikan suntikan moral.”

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami tidak hanya bisa bermain di level ini melawan Strasbourg – tanpa mengurangi rasa hormat – namun juga melawan tim-tim top Eropa.”

“Kami ingin terus bermain bagus di kandang dan kami ingin Parc des Princes terus menjadi layaknya benteng.”

(Okto – Satupedia.com)

Xavi Hernandez Anggap Kemenangan Madrid Atas PSG Tidak Adil



KampusBola.com –

Barcelona – Xavi Hernandez merasa bahwa dirinya tak terkesan dengan permainan Real Madrid ketika mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 3-1 dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (14/2) lalu.

Xavi Hernandez Anggap Kemenangan Madrid Atas PSG Tidak Adil

Xavi Hernandez

Madrid sendiri sempat tertinggal terlebih dahulu berkat gol yang dicetak Adrien Rabiot, Namun mereka mampu bangkit dengan mencetak gol balasan melalui penalti Cristiano Ronaldo jelang babak pertama berakhir. Kemudian PSG berhasil mengontrol jalannya babak kedua, namun akhirnya mereka harus kebobolan 2 gol di akhir laga melalui Ronaldo dan Marcelo.

Baca juga : Arjen Robben Puji Kinerja Pep Guardiola Bersama Manchester City

Hal itulah yang menjadi alasan utama Xavi menganggap bahwa kemenangan Madrid sebagai sebuah hasil yang tidak adil. Pasalnya Madrid merupakan tim yang tidak peduli untuk bermain indah dan hanya fokus meraih kemenangan.

“Madrid punya sesuatu. Melawan mereka, Anda tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan, jika tidak mereka akan menghukum Anda,” kata Xavi kepada So Foot.

“Tapi yang paling buruk adalah, Madrid bisa melukai Anda tanpa berusaha apa pun.  Sebuah serangan balik sudah cukup untuk membawa pulang kemenangan. Sial!”

“Rasanya tidak adil. PSG kalah dengan margin yang cukup besar. Padahal, laga ini seharusnya berakhir dengan skor 1-1, 2-2, atau kemenangan 2-1 untuk PSG.”

“Ini sulit dipahami. Real Madrid tidak bermain (cuma bertahan), tapi bisa menang. Di laga ini, ada beberapa momen di mana PSG sangat mendominasi laga dan seharusnya bisa mencetak gol kedua.”

“Apakah Madrid superior daripada PSG? Bagi saya, tidak. Tetapi mereka tidak peduli tentang superior atau tidak, mendominasi atau didominasi. Filosofi mereka cuma ingin menang, sesederhana itu,” pungkas gelandang Al Sadd ini.

Leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara PSG dan Real Madrid bakal berlangsung di Parc des Princes pada 6 Maret mendatang. PSG sendiri wajb meraih kemenangan dengan skor minimal 2-0 untuk bisa melaju ke babak perempat-final Liga Champions.

(Okto – Satupedia.com)

Eks Brasil Anggap Neymar Sebagai Monster



KampusBola.com –

Jakarta – Mantan pemain Brasil, Walter Casagrande menganggap bahwa Neymar merupakan ‘monster’. Apabila ada yang beranggapan Neymar sebagai pemain hebat seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo adalah kesalahan besar.

Eks Brasil Anggap Neymar Sebagai Monster

Neymar sendiri mengamankan kepindahannya dari Barcelona ke PSG pada musim panas lalu dengan harga 222 juta euro. Secara statistik, Neymar memang memberikan kontribusi yang signifikan bagi PSG. Ia sudah mencetak 28 gol dari 28 penampilan.

Baca juga : Toni Kroos Isyaratkan Madrid Lempar Handuk Raih Gelar La Liga

Namun saat PSG bertemu dengan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions, Neymar terlihat seperti tak bisa berbuat banyak. Ia pun harus rela melihat timnya mengalami kekalahan 1-3 dari Real Madrid. Selain itu, Neymar juga menunjukkan sikap yang kurang pantas sebagai pemain dalam laga tersebut.

Kondisi tersebut membuat Casagrande merasa aneh jika Neymar kerap disejajarkan dengan pemain hebat seperti Messi dan Ronaldo. Casagrande menilai bahwa Neymar memiliki sikap kurang baik di atas lapangan sehingga ia pantas disebut monster.

“Ini sangat mengganggu saya bahwa kebanyakan pendukung dan media masih memberikan dukungan pada Neymar. Ia beberapa kali telah menunjukkan sikap yang tak layak dalam timnya. Menghadapi Real Madrid, ia mendapat kartu kuning di babak pertama dan bisa saja diusir dari lapangan pada babak kedua,” ucap Casagrande pada SporTV.

“Itu akan menjadi bencana jika ia bersikap seperti itu di Piala Dunia. Kita ini sedang menciptakan monster, di mana sebagian orang menganggapnya jenius.”

“Neymar tidak memiliki kualitas Messi, Maradona atau Cristiano Ronaldo yang bisa memenangkan pertandingan kapan saja,” tegasnya.

(Okto – Satupedia.com)

Raiola Terus Upayakan Transfer Donnarumma Menuju PSG



KampusBola.com –

Jakarta – Agen pemain, Mino Raiola nampaknya bakal terus mengupayakan untuk mewujudkan transfer Gianluigi Donnarumma menuju ke PSG di musim panas mendatang.

Raiola Terus Upayakan Transfer Donnarumma Menuju PSG

Masa depan kiper muda AC Milan masih terus dipenuhi tanda tanya setelah Raiola disebut ingin kontrak baru yang diikat oleh Donnarumma di awal musim untuk dibatalkan. Pasalnya Gigio dikabarkan telah dipaksa untuk menandatangani kontrak tersebut sebagai akibat dari banyaknya tekanan dari berbagai pihak.

Baca juga : 3 Tim Elit Ini Sudah Ajukan Tawaran Untuk Asensio

Menurut laporan yang diturunkan Calciomercato, menyatakan bahwa Raiola terus mengadakan kontak dengan PSG dan siap mengirim kliennya itu ke Paris di akhir musim nanti.

Donnarumma sendiri juga telah dikaitkan dengan Bayern Munchen dan Real Madrid, namun Raiola lebih memilih Gigio untuk datang ke PSG.

Apalagi PSG kini memang sedang mencari kiper baru untuk musim depan, di mana presiden klub Nasser Al-Khelaifi mempunyai permintaan khusus kepada direktur olahraga Antero Henrique untuk segera mendapatkan kiper.

PSG sendiri nampaknya masih kurang puas dengan performa yang ditunjukkan oleh Kevin Trapp dan Alphonse Areola di sepanjang musim kompetisi ini, dan berniat untuk memberikan kesempatan pada Donnarumma.

PSG baru saja menelan kekalahan dengan skor 1-3 saat menghadapi Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Bernabeu.

(Okto – Satupedia.com)

Messi Tak Abaikan Madrid Dalam Persaingan di Liga Champions



KampusBola.com –

Jakarta – Lionel Messi mengaku bahwa Manchester City atau Paris Saint-Germain merupakan salah satu lawan terkuat di babak 16 besar Liga Champions 2017/18.

Messi Tak Abaikan Madrid Dalam Persaingan di Liga Champions

Dalam fase ini, Barcelona harus lebih dulu melewati hadangan Chelsea di fase perdelapan final, namun ia juga sudah menatap potensi berjumpa dengan Manchester City atau PSG di delapan besar.

Baca juga : Prediksi Liga Champions 14 Februari 2018 : Juventus vs Tottenham

Messi menyadari terkait kuaitas yang dimiliki skuat pemuncak Liga Primer Inggris dan Ligue 1 Prancis tersebut. Bahkan dalam kubu City dan PSG juga memiliki dua sosok yang sangat akrab dengan Messi yakni Pep Guardiola dan Neymar.

“Manchester City adalah salah satu lawan terkuat di antara yang lainnya, demikian juga dengan Paris Saint-Germain,” papar Messi kepada Mirror.

Selain itu, Messi juga juga tak mengabaikan rival abadinya di Spanyol, Real Madrid, yang merupakan juara bertahan kompetisi tertinggi Eropa itu. Menurut Messi, Real Madrid tetaplah sebuah ancaman yang nyata, meskipun kini sang rival dalam periode buruk di liga domestik.

“Saya juga bukannya mencoret Real Madrid bila melihat dari segi kualitas dan pengalaman mereka, biar pun mereka tidak mencapai hasil-hasil yang diharapkan musim ini,” lanjutnya.

“Lalu ada Bayern Munich, tim lainnya yang bisa menghadirkan kesulitan bagi Anda sampai akhir pertandingan.”

“Namun hari ini, yang terbaik bagi saya adalah City dan PSG,” pungkas penyerang berusia 30 tahun tersebut.

(Okto – Satupedia.com)