Morata Berharap Isco Cepat Pulih Dari Cedera



KampusBola.com –

Madrid – Striker timnas Spanyol, Alvaro Morata memberikan konfirmasi bahwa Isco hanya menderita cedera ringan dan berharap supaya cepat pulih.

Morata Berharap Isco Cepat Pulih Dari Cedera

Morata dan Isco diduetkan oleh pelatih timnas Spanyol saat menghadapi timnas Kosta Rika pada hari Minggu (12/11). Tim asuhan Julen Lopetegui tersebut mampu menguasai permainan dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor telak 5-0. Bintang dari laga tersebut adalah David Silva, yang mencetak dua gol.

Baca juga : Tanpa Ampun, Panpel Sita 45 Flare Dari Bobotoh

Morata sendiri juga ikut mencatatkan namanya di papan skor dengan mencetak satu gol. Sementara dua gol lainnya disumbangkan oleh Jordi Alba dan Andres Iniesta. Isco tampil menawan dengan mengatur irama permainan skuat Spanyol. Akan tetapi, pada menit 65 gelandang Real Madrid itu harus menepi dan digantikan oleh Marco Asensio.

Sebelumnya, Isco sempat berbenturan dengan bek lawan. Namun ia masih bisa berjalan setelah itu. Morata mengatakan cederanya sepertinya tak terlalu parah, namun ia berharap koleganya itu lekas pulih.

“Itu cuma masalah kecil,” kata Morata seperti dikutip AS.

“Kaki Isco (sedikit) memar, jadi mari kita berharap ia sembuh secepat mungkin,” serunya.

“Isco adalah fenomena nyata, inilah rumahnya, tanahnya dan selama dirinya bahagia, kami bahagia,” tegas bomber Chelsea tersebut.

(Okto – Satupedia.com)

Menang 1-0 Atas Israel, Spanyol Kokoh di Puncak



KampusBola.com –

Jakarta – Menang tipis 1-0 atas Israel dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di Stadion Teddy, Jerusalem, Senin (9/10/2017), Spanyol kini kokoh di puncak klasemen sementara.

Menang 1-0 Atas Israel, Spanyol Kokoh di Puncak

Pada pertandingan ini, Spanyol terlihat tampil lebih mendominasi, karena mereka memimpin penguasaan bola hingga 66 persen. Dari segi peluang, Spanyol menciptakan sebanyak 12 peluang, sedangkan Israel hanya memiliki lima kesempatan. Meskipun begitu, Spanyol harus menunggu hingga menit ke-76 untuk mencetak gol melalui Asier Illarramendi.

Baca juga : Tampil Menyerang, Italia Bawa Pulang Kemenangan 1-0 Dari Markas Albania

Pada babak pertama, Spanyol telah mengambil inisiatif serangan, sehingga pada menit ke-33, mereka memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh Sergio Ramos. Namun, kiper tuan rumah, Ariel Harush masih sanggup menepis bola.

Spanyol kembali mendapat peluang emas pada menit ke-43, melalui Pedro Rodriguez yang berduel satu lawan satu dengan Harush, Sangat disayangkan, lesakan Pedro masih lemah dan bisa dihalau dengan mudah oleh Harush. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Spanyol tetap mendominasi permainan, dan gol pembuka yang sangat dinanti oleh suporter La Furia Roja akhirnya tercipta pada menit ke-76. Melalui Asier Illarramendi yang melakukan tendangan pisang dari jarak jauh.

Tendangan sang gelandang yang pernah bergabung dengan Real Madrid pada periode 12 Juli 2013 hingga 26 Agustus 2015 ini tak mampu ditepis oleh Harush, yang tampil prima sepanjang pertandingan. Skor 1-0 untuk Spanyol pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Perolehan tiga poin ini sukses mematenkan tim asuhan Julen Lopetegui untuk merajai klasemen Grup G dengan koleksi 28 poin. Spanyol unggul lima poin dari Italia, yang berada di posisi kedua.

(Okto – Satupedia.com)

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2018 : Israel vs Spanyol



KampusBola.com –

Jerusalem – Pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa Spanyol akan menghadapi Israel di Stadion Teddi Malcha, Jerusalem, Senin (9/10/2017). Pada laga ini La Furia Roja bakal tampil tanpa tiga pemain utamanya.

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2018 : Israel vs Spanyol

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2018 : Israel vs Spanyol

Tiga pemain inti tersebut adalah Thiago Alcantara yang pulang ke klubnya, Bayern Munchen, karena mengalami cedera. Sedangkan Gerard Pique dan David Silva harus absen karena akumulasi kartu kuning.

Baca juga : Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2018 : Albania vs Italia

Spanyol masih diunggulkan melawan Israel meski tanpa 3 pemain tersebut karena mereka bisa digantikan dengan para pemain lain yang tidak kalah berpengalaman. Laga ini juga tidak berpengaruh terhadap posisi Spanyol di klasemen Grup G, sebab pasukan Julen Lopetegui sudah memastikan lolos ke Piala Dunia 2018 sebagai juara grup.

Meski demikian, Lopetegui tetap menjalani laga dengan serius di Jerusalem, dan ia bakal menjadikan laga nanti sebagai ajang seleksi awal bagi para pemain sebelum mengikuti Piala Dunia 2018. Sedangkan bagi Israel, laga ini tidak akan mengubah nasib mereka, pasalnya Israel sudah masuk kotak dan tidak bisa lolos ke Piala Dunia 2018.

Sejauh laga kualifikasi ini, Israel hanya menempati peringkat keempat dengan raihan 12 poin. Dengan hanya menyisakan satu pertandingan, Israel yang berjarak delapan poin dengan Italia sebagai penghuni peringkat kedua sudah dipastikan tidak bisa melaju ke play-off.

Sementara itu, Israel ingin mengulang catatan manis ketika terakhir kali menjamu Spanyol. Sekitar 16 tahun lalu, Israel pernah menahan Spanyol 1-1 di Ramat Gan. Meskipun Spanyol datang dengan materi pemain kelas atas, seperti Juan Carlos Valeron, Luis Enrique, ataupun Raul Gonzalez saat itu.

 

Head to head

24/3/2017 – Spanyol 4-1 Israel (Kualifikasi Piala Dunia)

6/6/2001 – Israel 1-1 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia)

9/10/2000 – Spanyol 2-0 Israel (Kualifikasi Piala Dunia)

10/10/1999 – Spanyol 3-0 Israel (Kualifikasi Piala Eropa)

14/10/1998 – Israel 1-2 Spanyol (Kualifikasi Piala Eropa)

Lima pertandingan terakhir Israel

6/10/2017 – Liechtenstein 0-1 Israel (Kualifikasi Piala Dunia)

5/9/2017 – Italia 1-0 Israel (Kualifikasi Piala Dunia)

2/9/2017 – Israel 0-1 Makedonia (Kualifikasi Piala Dunia)

11/6/2017 – Israel 0-3 Albania (Kualifikasi Piala Dunia)

6/6/2017 – Israel 1-1 Moldova (Persahabatan)

Lima pertandingan terakhir Spanyol

6/10/2017 – Spanyol 3-0 Albania (Kualifikasi Piala Dunia)

5/9/2017 – Liechtensten 0-8 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia)

2/9/2017 – Spanyol 3-0 Italia (Kualifikasi Piala Dunia)

11/6/2017 – Makedonia 1-2 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia)

7/6/2017 – Spanyol 2-2 Kolombia (Persahabatan)

Perkiraan susunan pemain

Israel: Ariel Harush; David Keltjens, Tal Ben Haim, Eitan Tibi, Ofir Davidzada; Maruwan Kabha, Bibras Natcho, Maor Melikson; Lior Refaelov, Tomer Hemed, Eliran Atar

Spanyol: David de Gea; Nacho Fernandez, Sergio Ramos, Nacho Monreal; Alvaro Odriozola, Koke, Saul Niguez, Marco Asensio; Pedro Rodriguez, Aritz Aduriz, Rodrigo Moreno

Prediksi Skor Israel vs Spanyol : 1-4

(Okto – Satupedia.com)

Laga Israel vs Spanyol Bakal Dipimpin Oleh Wasit Yang Unik



KampusBola.com –

Jakarta – Spanyol akan terbang ke Yerussalem untuk mendapat jamuan dari Israel di laga pamungkas kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, Selasa (10/10/2017).

Laga Israel vs Spanyol Bakal Dipimpin Oleh Wasit Yang Unik

Sebenarnya, skuat asuhan Julen Lopetegui sudah memastikan satu tiket pada kompetisi akbar di Rusia tahun 2018 mendatang. Sementara Israel sudah dipastikan gagal pergi ke Rusia usai timnya hanya berhasil mengumpulkan 12 poin yang menempati posisi keempat.

Baca juga : Eriksson Menilai Rooney Layak Diperlakukan Sama Seperti Totti

Di lain sisi, laga Israel vs Spanyol akan ada hal yang menarik dan unik untuk ditunggu. Hal tersebut berasal dari wasit yang akan memimpin pertandingan di lapangan yaitu, Craig Alexander Thompson.

Wasit asal Skotlandia tersebut ternyata mempunyai catatan yang menarik saat memimpin laga internasional. Dikabarkan jika dalam dua tahun terakhir, Craig Thompson “tidak biarkan” tim tamu menang saat melakoni laga tandang.

Hal tersebut bukan dimaksudkan Craig Thompson telah sengaja membela tim tuan rumah, melainkan sebuah kebetulan yang beruntun selama dua tahun.

Kemenangan terakhir tim tamu atas tim tuan rumah dalam pertandingan yang dipimpin Craig Thompson terjadi pada Juni 2015, saat Lithuania harus kalah saat menjamu Swiss di ajang kualifikasi Piala Dunia.

Craig juga menjadi pemimpin laga kemenangan dramatis Republik Irlandia atas Uruguay, Bulan Juni lalu. Lantas, apakah nanti Spanyol akan meraih hasil kurang memuaskan atau justru memutus catatan unik sang wasit? mari kita nantikan perjalanan pertandingan besok.

(Okto – Satupedia.com)

Isco Antar Spanyol Menang 3-0 Atas Albania



KampusBola.com –

Jakarta – Isco mengantarkan Spanyol menang 3-0 atas Albania dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di Stadion Jose Rico Perez, Alicante, Jumat (6/10/2017) atau Sabtu dini hari WIB.

Isco Antar Spanyol Menang 3-0 Atas Albania

Tiga gol Spanyol ditorehkan oleh Rodrigo Moreno (menit ke-16), Isco (24′), dan Thiago Alcantara (27′). Pada pertandingan tersebut, Spanyol tampil sangat dominan. Mereka terlihat memimpin penguasaan bola hingga 57 persen. Spanyol memiliki 20 peluang, sedangkan Albania hanya mempunyai 11 peluan.

Baca juga : PSIM Yogyakarta Bakal Bawa Amunisi Penuh saat Bertandang Ke Malang

Sejak menit awal pertandingan, Spanyol mengambil inisiatif serangan dan langsung mengancam pada menit ke-13. Namun, tandukan Rodrigo dari umpan silang Isco masih melebar dari gawang Albania.

Pada menit ke-16, Spanyol membuka keunggulan, usai menerima umpan dari Isco, Rodrigo mengontrol bola dengan dada dan diakhiri tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti, skor 1-0 untuk Spanyol.

Berselang delapan menit, Isco menggandakan keunggulan Spanyol, usai mendapat umpan matang dari Koke, Isco langsung melesakkan bola dari dalam kotak penalti.

Pada menit ke-27, Spanyol menjauh melalui Alcantara menanduk dengan brilian crossing dari Alvaro Odriozola. Skor 3-0 untuk anak asuh Julen Lopetegui bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Spanyol tidak mengendurkan gempuran, mereka nyaris menambah gol pada menit ke-50 dan 53′ melalui sundulan Koke dan tendangan jarak dekat Rodrigo namun masih dimentahkan kiper Albania, Etrit Berisha.

Pada menit ke-69, Albania mampu memberikan ancaman, namun tandukan Armando Sadiku masih mengenai tiang gawang David De Gea. Skor 3-0 untuk Spanyol tidak berubah hingga laga usai.

Hasil kemenangan ini membuat Spanyol lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia, karena mereka memuncaki klasemen Grup G dengan koleksi 25 poin dan tak terkejar oleh pesaing terdekat, Italia (20 poin), yang hanya bermain imbang 1-1 menghadapi Makedonia dalam waktu yang sama.

(Okto – Satupedia.com)