Galatasaray Ingin Memboyong Fabio Coentrao Ke Turki



KampusBola.com –

Madrid – Fabio Coentrao dikabarkan menjadi target incaran dari klub raksasa Turki yaitu Galatasaray, Dan Galatasaray akan memboyongnya pada bursa transfer musim panas mendatang.

Coentrao Akui Musim Ini Menemui Jalan Yang Berbeda Dari Yang Diharapkan

Fabio Coentrao

Coentrao memang kemungkinan besar memilih hengkang dari Santiago Bernabeu pada akhir musim nanti karena terbatasnya waktu bermain yang ia dapatkan di Real.

Coentrao pun mendapat tawaran dari dua klub, yakni Sporting Lisbon dan Galatasaray. Meski demikian, Galatasaray diklaim memberikan penawaran yang lebih menggiurkan untuk pemain 29 tahun tersebut.

Baca juga : Neymar Akan Sangat Merindukan Luis Enrique

Musim ini Coentrao hanya mendapat dua kali kesempatan bermain di La Liga sebagai starter. Selain cedera kambuhan, penyebab lain mengapa ia jarang dimainkan adalah penampilan Marcelo yang sangat konsisten di pos bek kiri.

Musim lalu Real sempat meminjamkan Coentrao ke klub Ligue 1, AS Monaco. Setelah kembali ke Bernabeu, peruntungan eks pemain Benfica itu belum juga membaik. Coentrao terikat kontrak bersama Real hingga 2019 mendatang.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Sergio Ramos Ingin Membawa Real Madrid Raih Double Winners



KampusBola.com –

Madrid – Sergio Ramos baru-baru ini kembali menegaskan ambisinya di sisa musim ini. Ramos menyebut ia ingin memimpin El Real mengangkat trofi Liga Champions dan La Liga pada musim ini.

Berita Bola Spanyol : "Ramos Selalu Hadir Pada Momen Spesial Untuk Buat Gol Bersama Real Madrid"

Sergio Ramos

Performa Los Blancos di ajang Liga Champions musim ini bisa dikatakan fenomenal. Mereka berhasil menembus final Liga Champions dini hari tadi usai mengalahkan Atletico Madrid dengan agregat 4-2 dini hari tadi.

Selain di Liga Champions, performa Los Blancos di La Liga juga bisa dikatakan cukup bagus. Mereka sejauh ini berada di peringkat kedua dengan raihan 84 poin, tertinggal selisih gol dari Barcelona namun mereka punya tabungan satu laga lebih banyak dari sang juara bertahan.

Baca juga : Hector Bellerin Tidak Cocok Bermain Di Barcelona?

Ramos sendiri mengungkapkan bahwa ia ingin mengangkat trofi Liga Champions dan La Liga pada akhir musim nanti. “Sejauh ini kami sudah bekerja dengan sangat baik dan kami akan berusaha sekeras mungkin di Final dan juga kami akan fokus di La Liga,” tutur Ramos.

“Saya sendiri sangat menikmati kehidupan di Madrid, baik secara personal maupun secara profesional dan anda bisa melihat itu semua di lapangan.”

“Memimpin tim ini sebagai seorang kapten adalah sumber kebanggaan tersendiri bagi saya, dan hal yang lebih baik dari menjadi kapten adalah mengangkat trofi juara.” tandas bek Timnas Spanyol tersebut.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Diego Simeone Jelaskan Perbedaan Atletico Dengan Real Madrid



KampusBola.com –

Madrid – Diego Simeone sebagai pelatih Atletico Madrid, menjelaskan perbedaan tim besutannya dengan Real Madrid, usai timnya tersingkir di semifinal Liga Champions.

Diego Simeone Jelaskan Perbedaan Atletico Dengan Real Madrid

Diego Simeone

Los Colchoneros berhasil menang 2-1 atas El Real di leg kedua semifinal yang berlangsung di Vicente Calderon, Kamis (11/5/2017) dinihari WIB.

Atletico pun tetap gagal ke final lantaran di leg pertama mereka kalah 0-3 berkat trigol Cristiano Ronaldo. Agregat akhir jadi 4-2 untuk Los Blancos.

Di pertandingan leg dua semifinal Liga Champions dinihari tadi, Atletico sebenarnya bermain bagus sejak awal. Saul Niguez dan Antoine Griezmann sempat membawa Atletico unggul 2-0.

Namun jelang babak pertama tuntas, Isco mencetak satu gol yang membuat mental Atletico runtuh. Skor 2-1 bertahan sampai akhir. Simeone menjelaskan, kekalahan ini disebabkan karena perbedaan Atletico dan Madrid dalam bermain.

Atletico yang selalu mengandalkan kolektivitas tim, disebut tidak cukup bagus menghadapi kemampuan individu pemain Madrid.

Baca juga : Dietmar Hamann : Alexis Sanchez Bisa Jadi Pengganti Posisi Robben Dan Ribery

“Saya tidak beranggapan kalau kami tidak punya sikap yang tepat pekan lalu. Kami cuma tidak cukup bagus di Bernabeu,” jelas Simeone.

“Kami adalah sisi yang amat bergantung dengan tim secara keseluruhan, sementara Real Madrid adalah sisi yang bergantung dengan individu dan individu itu bisa saja mendapatkan sebuah momen.”

“Tim sudah bermain bagus hari ini dan kami nyaris mendapatkan sesuatu yang hebat,” tegas pelatih asal Argentina itu.

Kendati tersingkir, Atletico bisa memberi kemenangan terakhir kepada fans di Vicente Calderon untuk terakhir kalinya, sebab musim depan mereka akan pindah markas.

“Kami bisa mewariskan emosi yang ada. Keriuhan hari ini akan tetap ada di stadion yang baru. Gairah dan ilusi orang-orang adalah sesuatu yang tidak bisa anda ganti. Rumah hari ini adalah Calderon, besok adalah Metropolitano,” lanjut Simeone.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Real Madrid Dan Juventus Bertemu Kembali Setelah 19 Tahun Berlalu



KampusBola.com –

Cardiff – Real Madrid telah memastikan maju ke babak selanjutnya untuk menghadapi Juventus di final Liga Champions musim ini. Ini jadi pertemuan kembali setelah 19 tahun lalu.

Real Madrid Dan Juventus Bertemu Kembali Setelah 19 Tahun Berlalu

Piala Liga Champions

Madrid menyusul langkah Juve yang sudah lebih dulu ke final, usai kalah 1-2 dari Atletico Madrid di Vicente Calderon, Kamis (11/5/2017) dinihari WIB, di semifinal leg kedua. Akan tetapi hasil itu memastikan Los Blancos lolos dengan agregat 4-2.

Sementara Juve sebelumnya menang 2-1 atas AS Monaco di partai leg keduanya, sehingga menang agregat 4-1 di dua pertemuan. Juve dan Madrid pun akan berduel di Millenium Stadium, atau juga dikenal dengan nama sponsor Principality Stadium, di Cardiff, 3 Juni mendantang.

Ini adalah pertemuan kedua Juve dan Madrid di final Liga Champions setelah di Amsterdam pada musim 1997/1998 silam. Kala itu Madrid tampil sebagai juara dengan skor tipis 1-0 lewat gol Predrag Mijatovic pada menit ke-66.

Baca juga : Gilmour Resmi Berseragam Chelsea Musim Depan

Madrid tentu akan berharap sejarah itu akan memberikan tuah untuk mereka. Setelah musim lalu memenangi gelar Liga Champions ke-11, Los Merengues niscaya ingin jadi tim pertama yang juara dua kali beruntun sejak era Liga Champions dimulai pada 1992/1993.

Yang menarik justru adalah keberadaan Zinedine Zidane. Pelatih Madrid itu merupakan anggota skuat Juve yang pulang dengan tangan hampa dari Amsterdam pada 19 tahun lalu.

Secara catatan pertemuan, kedua tim berimbang. Sejauh ini Juve dan Madrid sudah berhadapan total 18 kali di ajang kompetitif dengan sama-sama meraih delapan kemenangan dan dua sisanya berimbang.

Jadi apakah di Cardiff nanti Juve membalas kekalahan yang lampau? Atau justru Madrid mengukir rekor dengan dua kali juara secara beruntun?

(Reno – satupedia.com)



Source link

Neymar Akan Sangat Merindukan Luis Enrique



KampusBola.com –

Catalunya – Neymar mengatakan Barcelona akan sangat merindukan kehadiran Luis Enrique di musim kompetisi yang akan datang.

Neymar Akan Sangat Merindukan Luis Enrique

Neymar dan Luis Enrique

Mantan manajer Celta Vigo dan AS Roma itu sudah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Camp Nou, begitu kontraknya habis di musim panas nanti.

Enrique mengatakan bahwa ia akan cuti sejenak dari dunia sepakbola, usai terus mendapat banyak tekanan selama menangani Barcelona di tiga musim terakhir.

Baca juga : Siapa Saja Tim Yang Meminati Mahrez?

Neymar kemudian mengatakan bahwa ia banyak belajar selama ditangani oleh pria yang juga pernah menangani Barcelona B tersebut. Ia pun mengaku kehadiran sang entrenador bakal amat dirindukan musim depan.

“Dia selalu ingin meraih kemenangan, dia selalu menginginkan yang terbaik untuk tim, saya rasa dia salah satu manajer terhebat,” tutur Neymar.

“Kami akan merindukannya, saya berharap yang terbaik untuk perjalanan karir dan kehidupannya dan terima kasih untuk semua yang ia ajarkan pada kami, namun sekarang kami harus terus bergerak maju.”

(Reno – satupedia.com)



Source link