Hasil Piala AFF 2018 Myanmar : Indonesia Menang Dramatis Dengan Skor Tipis



KampusBola.com –

Yangon – Timnas Indonesia berhasil memetik poin penuh pada laga pembuka Grup B Piala AFF U-18. Egy Maulana Vikri menjadi bintang kemenangan bagi Timnas Indonesia U-19. Egy mencetak dua gol dan membawa Skuat Garuda Nusantara menang dramatis dengan skor tipis 2-1 atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, Selasa (5/9).Hasil Piala AFF 2018 Myanmar : Indonesia Menang Dramatis Dengan Skor Tipis

Sejak menit awal, Timnas U-19 tampil lebih dominan, namun sayang, lantaran keasyikan menyerang membuat lini pertahanan Timnas U-19 lengah. Duet Rachmat Irianto dan Nurhidayat Haris tercatat beberapa kali melakukan blunder yang memudahkan pemain Myanmar mendapat peluang.

Baca juga : Herry Kiswanto Mengundurkan Diri Usai Dibantai Bali United

Satu peluang mampu dikonversi menjadi gol pada menit ke-28 dari tendangan Myat Kaung yang berdiri bebas. Gol tersebut membuat pertahanan Timnas U-19 gugup. Beruntung kiper M Riyandi bermain bagus dan mampu mempertahankan gawangnya dari serbuan pemain Myanmar. Skor 1-0 pun masih bertahan hingga babak pertama usai.

Timnas U-19 bermain lebih bagus pada babak kedua, mereka lebih sabar dalam membangun serangan. Meski begitu, sikap pemain Myanmar yang kerap mengulur waktu dengan berlama-lama tergeletak di lapangan menyulitkan Timnas U-19.

Garuda Nusantara baru bisa mencetak gol pada menit ke-71. Berawal dari umpan Rifad Marasabessy yang gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Myanmar dan bola liar pun disundul oleh Egy Maulana untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Perjuangan skuat asuhan Indra Sjafri di babak kedua patut diacungi jempol. Pada menit 90+4, secara dramatis, Timnas U-19 sukses mencetak gol lagi dari pemain yang sama, Egy.

Egy Maulana membawa Timnas U-19 menang dengan dua golnya yang membuat Indonesia unggul 2-1 atas Myanmar. Hasil ini jadi modal bagus bagi Skuat Garuda Nusantara, jelang laga kedua melawan Filipina yang akan digelar pada hari Kamis (7/9) yang akan datang.

(Siti Rahma – Satupedia.com)



Source link

Lionel Messi Indonesia Menjadi Bintang Kemenangan Indonesia



KampusBola.com –

Yangon – Lionel Messi asal Indonesia, Egy Maulana Vikri menjadi bintang kemenangan timnas Indonesia saat melawan Myanmar pada laga pembuka Grup B Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Yangon, Selasa (5/9). Dalam laga tersebut pasukan Garuda Nusantara menang dramatis atas tuan rumah dengan skor tipis 2-1.Lionel Messi Indonesia Menjadi Bintang Kemenangan Indonesia

Pemain asal Medan tersebut membuktikan performanya di lapangan dengan mencetak dua gol kemenangan. Padahal, timnas Indonesia sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Baca juga : Hasil Piala AFF 2018 Myanmar : Indonesia Menang Dramatis Dengan Skor Tipis

Gol yang ditorehkan Egy pada laga itu, tak diraih secara mudah. Ia harus jatuh bangun melewati para pemain belakang Myanmar dan harus rela beberapa kali mendapatkan tekel. Hingga akhirnya Egy mampu mencatatkan namanya di papan skor pada menit 71.

Gol kedua yang dicetak Egy sangat istimewa, setelah ia melakukan aksi invidual dengan menggiring bola dari sisi kanan kemudian memasuki kotak penalti dan diakhiri tendangan ke tiang jauh Myanmar.

Aksinya itu membuktikan, bahwa Egy merupakan salah satu pemain penting yang menghuni skuat Indra Sjafri. Sebelumnya, Egy mendapatkan Jouer Revelation Trophee ketika membela timnas Indonesia di Turnamen Toulon beberapa waktu lalu. Ia pun disebut sebagai Lionel Messi asal Indonesia karena gaya permainannya yang mirip.

(Siti Rahma – Satupedia.com)



Source link

PSSI Segera Luncurkan Filosofi Sepakbola Indonesia Tahun Ini



KampusBola.com –

Jakarta – PSSI segera meluncurkan filosofi sepakbola Indonesia pada tahun ini, dalam beberapa tahun ke depan diharapkan Sepakbola Indonesia sudah memiliki jati diri. Berkaca dari Barcelona yang memiliki Tiki-Taka serta Belanda dikenal dengan total fotball, hal semacam itu yang segera dimiliki Indonesia nanti.PSSI Segera Luncurkan Filosofi Sepakbola Indonesia Tahun Ini

Kepengurusan PSSI periode 2016-2020 ingin memantapkan hal yang sudah lama dirancang itu. Hal itu juga dijelaskan oleh sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, yang memaparkan bahwa filosofi sepakbola Indonesia akan diperkenalkan tahun ini.

Baca juga : Lionel Messi Indonesia Menjadi Bintang Kemenangan Indonesia

“Ini merupakan kajian penting yang sudah lama terjadi, bukan dari PSSI yang sekarang ini tapi dari kepengurusan yang lebih dulu sudah ada,” urai Tisha di kantor PSSI, Selasa (5/9) petang.

“(Yang sekarang) Memformalkan ini, meregulasikan ini untuk jadi lebih baik lagi. Di bawah coach Danurwindo ada masukan-masukan, juga yang datang dari berbagai pelatih dan ada juga yang datang dari pemain sepakbola di Indonesia,” imbuhnya.

“Soal hal ini, mungkin kita-kita ini baru bisa menikmatinya ketika kita sudah terbaring lemah dan sulit berdiri nantinya.”

Filosofi sepakbola Indonesia telah dimantapkan melalui rapat teknik yang diikuti para stakeholder penting seperti pelatih, pemain dan tim analisis performa. Rencananya, filosofi ini akan diperkenalkan pada Oktober mendatang pada pembukaan Piala Soeratin.

“Kami akan segera meluncurkan filosofi sepakbola Indonesia bersama dengan National Youth Football Championship, Pertamina Piala Soeratin U-17 dan U-15 yang akan dilaksanakan di Yogyakarta kick-off 8 Oktober, berakhir 22 Oktober.”

“Di sini merupakan agenda terbesar kami, persiapan sudah dari jauh-jauh hari, karena ini lah sepakbola Indonesia yang sebetulnya.”

(Siti Rahma – Satupedia.com)



Source link

Myanmar Akui Merasa Panik Saat Tertekan Oleh Timnas Indonesia



KampusBola.com –

Yangon – Tim nasional Myanmar harus menelan kekalahan menyakitkan pada laga perdana grup B Piala AFF U-18 2017. Karena mereka ditakhlukkan Indonesia dengan skor tipis 2-1 pada menit-menit akhir di Stadion Thuwunna, Yangon, Selasa (5/9) malam.Myanmar Akui Merasa Panik Saat Tertekan Oleh Timnas Indonesia

Myanmar sebenarnya sempat unggul lebih dulu pada menit ke-28 lewat gol Myat Kaung Khant. Namun pada babak kedua, Indonesia mampu comeback melalui dua gol Egy Maulana Vikri.

Baca juga : Cetak Dua Gol, Egy Tetap Sederhana

Pelatih Myanmar, Rabah Benlarbi menglaim, bila timnya merasakan tekanan yang kuat dari Indonesia sepanjang laga tersebut. Skuat Garuda Nusantara asuhan Indra Sjafri memang terlihat mendominasi jalannya pertandingan tersebut.

“Kami di babak pertama berhasil menjalankan strategi yang kami rancang, para pemain mampu fokus. Namun di babak kedua, setelah terus menerus ditekan selama 25 menit, saya sudah ingatkan para pemain untuk fokus dalam bertahan, kemudian mengandalkan serangan balik dan mengontrol permainan. Tapi pada kenyataannya, para pemain saya panik dan membuat kesalahan. Indonesia akhirnya mampu mencetak dua gol dari memanfaatkan kesalahan kami,” ujar Benlarbi, dalam jumpa pers setelah laga.

“Jika kami disiplin, saya pikir Indonesia tak akan bisa berbuat apa-apa. Ini adalah sebuah proses pembelajaran dari para pemain muda kami agar bisa menjadi pemain profesional,” tambah pelatih asal Prancis itu.

Myanmar akan menghadapi Brunei Darussalam pada laga kedua grub B yang akan digelar di Stadion Thuwunna, 9 September mendatang.

(Siti Rahma – Satupedia.com)



Source link

Cetak Dua Gol, Egy Tetap Sederhana



KampusBola.com –

Yangon – Timnas Indonesia berhasil menaklukkan Myanmar dengan skor tipis 2-1, pada laga perdana grup B Piala AFF U-18 2017 di Stadion Thuwanna, Yangon, Selasa (5/9) malam. Egy Maulana Vikri menorehkan dua gol kemenangan Indonesia pada menit ke-72 dan 90+3. Sementara satu gol Myanmar dicetak Myat Kaung Khant (28′).Cetak Dua Gol, Egy Tetap Sederhana

Meski mencetak dua gol, Egy tetap sederhana “Saya cetak gol untuk masyarakat Indonesia, keluarga, dan almarhum Catur Yuliantono. Dan bukan berarti lantaran mencetak gol saya menjadi pemain bintang sendiri, karena semua ini adalah berkat kerja sama tim. Semua ini untuk Indonesia, kita menang sama-sama, kalah juga sama-sama,” ucap Egy, setelah pertandingan.

Baca juga : PSSI Segera Luncurkan Filosofi Sepakbola Indonesia Tahun Ini

Pemain jebolan Diklat Ragunan ini juga membeberkan salah satu kunci sukses kemenangan timnya pada laga ini adalah lantaran Skuad Garuda Nusantara telah mempelajari semua permainan Myanmar. “Jadi kami punya formula untuk mengatasi mereka,” tegasnya.

Egy juga memilih untuk tak terlena dengan kemenangan ini dan masih menjaga fokus pada laga selanjutnya melawan Filipina, 7 September mendatang.

“Kami tetap patok kemenangan. Mohon doa dan dukungan warga Indonesia agar kami menjadi juara Piala AFF U-18,” pungkasnya.

(Siti Rahma – Satupedia.com)



Source link