Frank de Boer Musim Depan Akan Melatih Crystal Palace



KampusBola.com –

London – Crystal Palace sudah punya manajer baru untuk musim kompetisi 2017/2018. Dia adalah pria asal Belanda Frank de Boer yang dikontrak tiga tahun.

Frank de Boer Musim Depan Akan Melatih Crystal Palace

Frank de Boer

Palace mencari manajer baru sepeninggal Sam Allardyce yang memutuskan mundur usai mempertahankan klub itu di Premier League musim depan. Jadilah manajemen The Eagles mencari manajer begitu musim lalu berakhir.

Pencarian itu berakhir pada satu nama yakni De Boer yang tengah mengganggur usai dipecat Inter Milan November lalu. Pelatih asal Belanda itu diikat kontrak hingga 2020.

“Saya sangat senang ditunjuk sebagai manajer Crystal Palace,” ujar De Boer seperti dikutip situs resmi Palace.

Baca juga : Bacca : James Rodriguez Akan Hengkang Dari Real Madrid

“Kehormatan besar bagi saya bisa menangani klub bersejarah ini, klub yang dikenal di dunia lewat fans yang begitu bersahaja dan bergairah,” sambungnya.

“Jabatan ini merupakan kesempatan luar biasa untuk saya, dan saya tidak sabar untuk segera memulai petualangan di Premier League bersama para pemain serta staf saya di London Selatan,” tutup De Boer.

De Boer mengawali karier sebagai pelatih Ajax di tahun 2010 dan membawa klub itu juara liga empat musim beruntun. De Boer jadi pelatih asing kedua untuk Palace setelah Attilio Lombardo pada 1998.

“Kami sudah melakukan proses seleksi dengan seksama untuk memastikan bahwa kami bisa mendapatan manajer sekaliber dan berpengalaman seperti Frank,” tutur Chairman Palace Steve Parrish.

“Saya sangat senang menyambutnya ke Crystal Palace dan saya tahu dia tidak sabar untuk segera memulai dan mempersiapkan untuk musim kelima beruntun di Premier League,” sambungnya.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Timo Werner Diharapkan Bisa Menjadi Ujung Tombak Bagi Timnas Jerman



KampusBola.com –

Sochi – Dua gol Timo Werner mengantar Jerman mengalahkan Kamerun 3-1. Werner diharapkan melanjutkan ketajamannya untuk menjadi striker andalan Jerman di masa depan.

Timo Werner Diharapkan Bisa Menjadi Ujung Tombak Bagi Timnas Jerman

Timo Werner

Werner, 21 tahun, diturunkan sejak awal dalam pertandingan terakhir Grup B Piala Konfederasi 2017, Minggu (25/6/2017) malam WIB. Dia menggandakan keunggulan skor di menit 66, setelah Karim Demirbay membuka skor pertandingan di awal babak kedua.

Vincent Aboubakar sempat memperkecil ketinggalan Kamerun 1-2 di menit 78. Namun, di 10 menit terakhir Werner memastikan kemenangan Die Mannschaft sekaligus lolos ke semifinal.

Kontribusi tersebut menandai penampilan keempat Werner dalam seragam Jerman, sejak menjalani debutnya melawan Inggris di laga ujicoba pada Maret silam. Sekaligus menghidupkan harapan Jerman untuk memiliki suksesor Miroslav Klose, yang konsisten.

Baca juga : Frank de Boer Musim Depan Akan Melatih Crystal Palace

“Dia benar-benar masih muda, dia telah menjalani sebuah musim yang hebat di Bundesliga dan Anda bisa melihat masa depannya terlihat sangat bagus,” cetus gelandang Julian Draxler, yang mengkapteni Jerman di turnamen ini.

“Dia sudah tangguh, kami mendapat keuntungan dari situ.”

Memperkuat tim promosi RB Leipzig, Werner menjadi salah pemain yang mengejutkan di Bundesliga 2016-17. Werner sukses mencetak 21 gol, keempat terbanyak di bawah Anthony Modeste (Koeln/21 gol), Robert Lewandowski (Bayern Munich/30 gol), dan Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund/31 gol) dan membantu Leipzig finis kedua di klasemen.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Timnas Jerman Juara Grup B Setelah Kalahkan Timnas Kamerun



KampusBola.com –

Sochi – Timnas Jerman lolos ke semifinal Piala Konfederasi sebagai juara Grup B. Ini didapat setelah Die Manschaft menang 3-1 atas Kamerun.

Timnas Jerman Juara Grup B Setelah Kalahkan Timnas Kamerun

Para Pemain Timnas Jerman

Pada pertandingan ketiga grup yang dihelat di Olimpiyskiy Stadion Fisht, Minggu (25/6/2017) malam WIB, Jerman masih tampil dengan kekuatan terbaiknya demi mencari kemenangan. Emre Can yang diisukan akan absen karena cedera tetap diturunkan di lini tengah bareng Sebastian Rudy dan Joshua Kimmich.

Julian Draxler mendukung Timo Werner sebagai penyerang tunggal. Jerman tampil agresif sejak menit pertama karena mereka bikin total 20 attempts dengan sembilan mengarah ke gawang, sementara Kamerun cuma diberi delapan kali attempts dengan dua on goal.

Tapi Kamerun-lah yang membuat peluang pertama pada menit ke-16 ketika Vincent Aboubakar menuntaskan umpan tarik rekannya namun bola bisa diadang Marc-Andre Ter Stegen.

Jerman mendapat kans pertama di menit ke-21 lewat Can tapi sepakan pemain Liverpool itu masih melebar dari sasaran.

Meski terus menekan sepanjang babak pertama, Jerman tetap tak mampu bikin gol dan akhirnya laga berakhir dengan skor kacamata. Peluang terbaik Kamerun ada di menit akhir babak ini ketika sepakan Zambo Anguissa dari jarak berhasil di-tip Ter Stegen.

Baca juga : Vidal Menyarankan Sanchez Untuk Bergabung Dengan Bayern Munchen

Masuk di babak kedua, Jerman langsung unggul ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Dari jarak 25 yard, Kerem Demirbay melepaskan sepakan keras yang bersarang di pojok atas gawang Josep Ondoa.

Dalam upayanya mengejar ketertinggalan, Kamerun malah harus kehilangan Ernest Mbouaka yang dikartumerah pada menit ke-63 karena mengangkat kaki terlalu tinggi saat berduel dengan Can. Keputusan ini sempat diprotes para pemain Kamerun saat wasit memakai teknologi Video Assistant Referee (VAR) karena salah mengartumerah Sebastien Siani.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Jerman untuk memperbesar keunggulan tiga menit berselang. Umpan silang Kimmich dari sisi kiri dengan sempurna ditanduk Timo Werner ke gawang Kamerun.

Meski tertinggal dua gol dan kalah jumlah pemain, Kamerun masih sempat merepotkan Jerman untuk kemudian mencetak gol pada menit ke-78 lewat Aboubakar. Crossing dari sisi kanan disambut sundulan Aboubakar yang menaklukkan Ter Stegen.

Pada menit ke-81, Jerman menjauhkan lagi keunggulan menjadi dua gol lewat gol kedua Werner. Julian Brandt merangsek dari sisi kanan dan mengirim umpan tarik yang dituntaskan sepakan Werner dari jarak dekat.

Jerman sempat nyaris mendapat gol keempat andaikan sepakan Werner pada menit ke-85 usai meneruskan umpan Can tidak ditepis Ondoa.

Skor 3-1 bertahan hingga laga usai dan Jerman lolos sebagai juara grup dengan tujuh poin untuk menghadapi Meksiko di semifinal. Kamerun finis sebagai juru kunci dengan satu poin.

(Reno – satupedia.com)



Source link

RB Leipzig Tidak Akan Melepas Emil Fosberg Dan Naby Keita



KampusBola.com –

Leipzig – Dua pemain RB Leipzig, Emil Fosberg dan Naby Keita, kencang diisukan bakal hengkang. Untuk kesekian kalinya, Leipzig menegaskan keduanya takkan dijual.

RB Leipzig Tidak Akan Melepas Emil Fosberg Dan Naby Keita

Forsberg dan Keita jadi alasan mengapa Leipzig sempat memuncaki klasemen, bersaing dengan Bayern Munich dalam perebutan gelar juara sebelum akhirnya finis runner-up. Padahal musim lalu adalah musim perdana klub itu di Bundesliga.

Forsberg sebagai andalan di lini tengah mampu menjalankan perannya sebagai gelandang serang dengan torehan delapan gol dan 19 assist. Sementara Keita adalah “dinamo” di lini tengah, bertugas menjaga keseimbangan Leipzig dan dia mampu bikin delapan gol serta delapan assist.

Wajar saja dengan performa cemerlang itu, Forsberg dan Keita diminati banyak klub besar Eropa. Forsberg sudah dibidik AC Milan dan Arsenal yang siap menggelontorkan dana lebih dari 30 juta euro.

Baca juga : Dortmund Masih Menunggu Tawaran Dari Klub Besar Eropa Yang Menginginkan Aubameyang

Sementara itu Keita jadi incaran utama Liverpool, setelah Mohamed Salah, yang kabarnya bakal mengeluarkan dana hingga 50 juta euro untuk memboyongnya ke Anfield.

Leipzig tentu tahu kalau dua pemainnya itu kini jadi incaran. Tapi karena kondisi keuangan klub yang sehat plus bakal tampil di Liga Champions, maka Leipzig menegaskan takkan menjual Forsberg dan Keita.

“Tentu saja kami tidak bodoh dengan membiarkan salah satu dari pemain top kami pergi,” ujar chief executive, Oliver Mintzlaff.

“Emil dan Naby adalah pemain yang punya talenta luar biasa serta sangat menjanjikan. Kami sebagai klub senang mampu membantu perkembangan mereka dan kami kini ingin membuktikan diri di Liga Champions,” sambungnya.

“Belum ada tawaran serius memang. Tapi tentu saja para pemain itu menarik perhatian karena performa mereka. Itu wajar, tapi kami tidak akan menjual mereka,” tutupnya.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Carlos Bacca Masih Belum Ingin Hengkang Dari AC Milan



KampusBola.com –

Milan – Striker Kolombia Carlos Bacca disebut-sebut menuju pintu keluar AC Milan. Akan tetapi, pemain yang bersangkutan menyatakan bahwa dirinya tidak akan kemana-mana.

Berita Bola Italia : Milan Berhasil Kalahkan Chievo 3-1

Carlos Bacca

Bacca, 30 tahun, diyakini akan kehilangan banyak kesempatan bermain di musim depan. Soalnya, Milan baru saja merekrut Andre Silva dari Porto yang sama-sama berposisi sebagai penyerang.

Sementara itu, rumor yang mengaitkan Barcca dengan kepergian dari Milan sudah berembus cukup lama. Terakhir, agen Bacca mengatakan bahwa kliennya tidak akan menutup potensi kepindahan ke Paris St. Germain dan Olympique Marseille. Selain itu belakangan bekas klubnya, Sevilla, juga menginginkan dia kembali.

Baca juga : Chelsea Tertarik Memboyong Lewandowski Ke Stamford Bridge?

Kontrak Bacca di San Siro masih akan berlangsung sampai 2020. Bacca pun menyatakan komitmennya.

“Sekarang waktunya bursa transfer, selalu ada nama-nama yang beredar di media,” ungkap Bacca.

“Aku tenang, aku bahagia di Milan. Aku suka berada di sini dan aku masih punya tiga tahun sisa kontrak.”

“Aku akan bertahan, aku akan datang ketika latihan dimulai lagi pada 5 Juli mendatang,” lugas mantan bintang Sevilla ini.

(Reno – satupedia.com)



Source link