Zidane Samai Prestasi Pelatih Legenda Dari Italia



KampusBola.com –

Cardiff – Keberhasilan Real Madrid menjadi juara Liga Champions membuat Zinedine Zidane mencatat rekor tersendiri. Pelatih asal Prancis itu menyamai prestasi pelatih legenda Italia, Arrigo Sacchi.

Zidane Samai Prestasi Pelatih Legenda Dari Italia

Zidane

Madrid mengalahkan Juventus di final Liga Champions. Los Blancos menang 4-1 di Millennium Stadium, Cardiff, Wales, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB.

Kemenangan itu mengantar Madrid menjadi juara untuk ke-12 kalinya di Liga Champions, sekaligus mempertahankan gelarnya musim lalu.

Baca juga : Gael Clichy Tidak Masuk Dalam Daftar Buruan Liverpool

Kesuksesan Madrid mempertahankan gelar itu yang membuat Zidane menorehkan rekor baru. Zidane rupanya jadi pelatih kedua yang bisa mengantar timnya menang secara beruntun.

Zidane menyamai prestasi Sacchi, yang mana Sacchi membawa Milan mempertahankan gelar juara di musim 1989-1990. Artinya, Zidane menyamai prestasi yang sudah 28 tahun bertahan.

Sacchi dan Zidane pun nyaris punya kemiripan soal karier kepelatihannya. Saat membawa Milan, Sacchi baru berbekal pengalaman melatih Parma di musim 1985-1987. Sementara Zidane baru jadi pelatih kepala dua musim terakhir ini.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Bale : Memenangi Gelar Juara Di Kota Sendiri Adalah Perasaan Yang Luar Biasa



KampusBola.com –

Cardiff – Kesuksesan Real Madrid menjuarai Liga Champions, dan meninggalkan catatan spesial untuk salah satu pemain Real Madrid yaitu Gareth Bale. Dia masuk dalam daftar langka pemain yang juara di kota sendiri.

Bale : Memenangi Gelar Juara Di Kota Sendiri Adalah Perasaan Yang Luar Biasa

Gareth Bale

Real Madrid keluar sebagai juara setelah mengalahkan Juventus di final Liga Champions. Dalam pertandingan di Millennium Stadium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB, Madrid memetik kemenangan 4-1.

Di laga tersebut, Bale yang musim ini kerap diganggu cedera itu cuma masuk sebagai pemain pengganti. Bale baru dimainkan di menit ke-77 menggantikan Karim Benzema.

Kendati demikian, Bale tetap menorehkan sebuah catatan langka. Pria kelahiran Cardiff itu tercatat sebagai pemain keenam yang menjuarai Liga Champions di kota kelahirannya sendiri.

Baca juga : Persiba Akhirnya Peroleh Kemenangan Perdana di Liga 1

“Sungguh pemandangan yang luar biasa. Kota ini sudah melakukan kerja yang sangat rapi dalam menggelar event luar biasa ini,” ujar Bale.

“Memenangi gelar ini di kota sendiri adalah perasaan yang luar biasa. Ini adalah musim yang sulit. Saya sudah bekerja tanpa lelah agar fit dan ini adalah imbalannya,” lanjutnya.

“Kami sudah membuat sejarah, kami akan menikmati momen ini sekarang,” kata Bale.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Zidane Percaya Cristiano Ronaldo Akan Bermain Sesuai Harapan



KampusBola.com –

Cardiff – Zinedine Zidane memuji Cristiano Ronaldo menjelang final Liga Champions. Entrenador Real Madrid itu menyebut CR7 mempunyai kualitas lebih oke daripada dirinya.

Zidane Percaya Cristiano Ronaldo Akan Bermain Sesuai Harapan

Zidane dan Ronaldo

Final Liga Chmapions bakal dihelat di Stadion Millennium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB. Laga puncak itu akan mempertemukan Madrid dengan Juventus.

Kendati jumlah gol tak sebanyak musim sebelumnya, Ronaldo masih menjadi pemain paling produktif El Real musim ini. Dengan ‘hanya’ membuat 40 gol dalam 45 penampilan di semua kompetisi bersama Madrid, Ronaldo tak lepas dari cemoohan madridista.

Zidane membela Ronaldo. Zidane optimistis dengan permainan Ronaldo, Madrid mampu mempertahankan trofi Liga Champions.

Baca juga : Sergi Roberto dan Aleix Vidal Akan Mendapat Kepercayaan Dari Valverde?

“Ronaldo tak perlu diragukan. Dia mencetak banyak gol dan mayoritas adalah gol penting,” ujar Zidane.

“Saya memang bermain oke waktu itu tapi soal bikin gol bukan spesialis saya. Saya bagus dalam membuat assist. Saya memang bikin gol-gol penting tapi tak sebanyak dia.

“Zidane itu sosok yang selalu ingin lebih, meskipun di saat latihan. Apa yang ditawarkan dia kepada kami adalah keinginannya untuk selalu menang. Dia mempunyai sesuatu did alam dirinya. dia dilahirkan sebagai pemimpin, khususnya di tengah lapangan,” ucap dia.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Cristiano Ronaldo Tak Ingin Disebut Sebagai Pemain Bintang



KampusBola.com –

Cardiff – Real Madrid membuka peluang untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions akhir pekan ini. Cristiano Ronaldo menyebut dirinya bukanlah pemain bintang dalam laga itu nanti.

Cristiano Ronaldo Tak Ingin Disebut Sebagai Pemain Bintang

Latihan Madrid Jelang Liga Champions

Ronaldo tak mau terbebani menjelang final Liga Champions di Millennium Stadium, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB. Padahal, dia sudah mencetak 40 gol sepanjang musim ini untuk El Real.

Menjelang laga itu, Ronaldo juga akan tampil sebagai pemain berpredikat topskor Madrid sepanjang masa. Sejauh ini dia sudah mengoleksi 404 gol dari 393 pertandingan.

Ronaldo juga akan tampil di final nanti sebagai pemilik 103 gol di Liga Champions. Ronaldo adalah pemain pertama yang mampu mengoleksi lebih dari 100 gol di Liga Champions.

Baca juga : Allegri Beberkan Pemain Madrid Yang Patut Diwaspadai

Namun, Ronaldo tak mau terbebani dengan predikat itu menjelang final di Cardiff. Dia merendah.

“Penalti dalam final? Itu tak menakutkan. Saya sedang dengan sebuah risiko. Risiko itu bisa diperhitungkan, ini bukan soal hidup mati. Saya bisa menetak gol atau gagal,” kata Ronaldo.

“Tapi, kali ini saya tak akan gagal. Kalian harus berpikir positif. Itulah bedanya antara pemain bagus, pemain yang sangat bagus dan pemain bintang.”

“Saya merasa diri saya bukan pemain bintang. Tapi, saya anggap diri saya sebagai pemain yang telah menciptakan sejarah di Manchester, Madrid dan bersama tim nasional,” ujar dia.

(Reno – satupedia.com)



Source link

Buffon Lebih Mewaspadai Tendangan Cristiano Ronaldo



KampusBola.com –

Cardiff – Final Liga Champions mempertemukan Juventus dengan Real Madrid. Sorotan publik tak lepas kepada duel Gianluigi Buffon dan Cristiano Ronaldo.

Buffon Lebih Mewaspadai Tendangan Cristiano Ronaldo

Buffon

Buffon dengan pengalaman dan jam terbangnya menjadikan Juventus amat tangguh di Liga Champions musim ini. Faktanya Nyonya Tua tak pernah kalah dan hanya kebobolan tiga kali.

Namun, Juventus dan Buffon sebaiknya waspada. Bianconeri akan menghadapi Madrid yang memiliki Ronaldo. Ronaldo cukup produktif di Liga Champions dengan koleksi sepuluh gol, delapan di antaranya dicetak pada fase gugur.

Head to head menunjukkan kalau Buffon tak berdaya menghadapi Ronaldo. Dalam lima laga yang mempertemukan Buffon dengan Ronaldo, Buffon kebobolan lima kali.

Baca juga : Morata Tak Akan Tolak Tawaran AC Milan

Buffon menyadari dirinya menjadi sorotan dalam laga itu. dia tak terganggu.

Saya tak bermimpi untuk menempatkan diri saya pada titik yang sama dengan Ronaldo. Kami memainkan peran yang berbeda. Saya pada barisan pertahanan sedangkan dia pada penyerangan. Kami benar-benar bertolak belakang,” kata Buffon.

“Apa yang bisa saya lakukan adalah berupaya agar tak kebobolan. Tapi, saya harus berhati-hati karena dia bisa menjadi penentu hasil pertandingan.

“Saya menghargai media yang memberikan sorotan kepada pertandingan besok sebagai pertarungan antara saya dengan Cristiano. Tapi, realitasnya tak seperti itu,” ungkap dia.

(Reno – satupedia.com)



Source link